AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!

AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!
Syarat


__ADS_3

“Kamu?,kenapa kamu bisa ada di sini?,siapa yang undang kamu ke sini?,bukankah sudah aku katakan jika hubungan kita telah berakhir semenjak kamu memilih menikah dengan dia”Marah Farrel ke arah orang yang tadi menyapanya.


Orang tersebut hanya tersenyum dengan sedikit menggoda,bibir merah yang menyala itu terlihat menyebalkan di mata Farrel.


“Oh ayolah Farrel,apakah kamu segitu tidak bisa move on nya dari aku,sampai-sampai ketemu aku saja kamu langsung marah”ucap wanita itu terdengar meledek.


“Rena!,dasar wanita sialan!,aku hanya tidak terima kamu membuang aku begitu saja hanya demi lelaki yang jelas-jelas tidak kamu kenal langsung!!”Farrel merasa tak terima dengan ledekan Rena itu.Pasalnya ucapan Rena itu seolah menyinggung harga dirinya.


“Oh oh oh,ayolah Farrel,bukankah kamu tahu jika Arnam jauh lebih hebat dan lebih baik daripada kamu.Dan bukankah sudah jelas kalau aku pasti akan memilih yang lebih baik”Balas Rena santai tanpa tahu malu.


Ya! Wanita yang menyebalkan bagi Farrel adalah Rena,istri pertama atau lebih tepatnya istri yang tidak sah,karena Toni berhasil mengakali agar pernikahan palsu itu terlihat nyata.


“Ayah,kenapa bisa wanita gila ini ada di sini!!?”tanya Farrel merasa malas meladeni Rena.


Karena Farrel sudah terbiasa meminum alkohol,ia masih bisa memiliki kesadaran yang cukup baik,walau kini emosinya tidak stabil dan gampang marah.


“Farrel,tenangkan dirimu dahulu,kita bicara di ruang tamu saja!”ucap Bram yang langsung mengajak Rena keluar.

__ADS_1


Sebelum keluar Rena pun tersenyum ke arah Farrel,dan menurut Farrel senyum itu terlihat sangat menyebalkan.


“Sialan!!,dasar wanita licik,mau apalagi dia datang ke sini”kesal Farrel sambil menjambak rambutnya karena frustasi.


Flashback End


Keesokan harinya.


Seperti biasa,Safira pun kembali bekerja, walau terasa menyebalkan jika harus terus bersama dengan Farrel di ruang yang sama,tapi Safira tidak bisa memiliki pilihan lain.


“Tuan”panggil Safira saat sudah berada di ruang Farrel.


Farrel hanya diam dengan pandangan yang hanya menatap lurus kearah Safira.


Kemarin malam Farrel ketiduran di kantor,ia tidak sempat pulang karena sedang membayangkan akan pertemuannya dengan Rena pada saat itu.Pertemuan yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman antara Safira dan Arnam.


“Anda tidak pulang?,apakah tadi malam anda menginap di sini?”tanya Safira dengan pandangan herannya.

__ADS_1


Tanpa menjawab Farrel pun langsung berdiri dari duduknya,ia berjalan ke arah kamar mandi miliknya yang berada di dalam ruangan miliknya.


Melihat itu Safira pun hanya bisa mendengus kesal secara perlahan.


Tapi tak lama kemudian terdengar suara air yang menandakan jika Farrel sedang mandi.


“Lebih baik aku keluar,toh aku cuman ke sini untuk menyerahkan dokumen yang harus di tandatangani,setelah ini aku bisa bebas deh dari lembur”ucap Safira sedikit sumringah,karena ia telah menyelesaikan tugasnya,Farrel pun tak bisa meminta.


Sedangkan Farrel yang telah selesai membersihkan dirinya itu,ia pun keluar,melihat Safira tidak ada di sana,ia hanya bisa mendengus kasar.


“Kenapa malam itu harus terjadi sih,sial!!,harusnya aku yang ada di sana”ucap Farrel sambil menjambak rambutnya dengan kasar.


Tanpa menunggu Farrel pun langsung menelpon seseorang yang sebenarnya sangat enggan ia temui.


“Kita ketemu di tempat biasa”ucap Farrel yang langsung mematikan sambungan telepon itu,ia hanya berkata singkat karena ia benar-benar malas berurusan dengan orang itu,hanya saja mereka memiliki tujuan yang sama.Yaitu ingin memisahkan Safira dan Arnam.


****

__ADS_1


maaf untuk bab ini pendek ceritanya.


Besok akan author up 3 bab kalau nggak ada halangan


__ADS_2