AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!

AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!
Baju pengantin.


__ADS_3

Safira yang mendengar pertanyaan dari Arnam itu,ia pun hanya bisa menghela nafas lesu.


“Kenapa,ada masalah?”tanya Arnam lagi.


“A...aku...awalnya ingin ganti baju,ta..tapi...”ucap Safira yang tiba-tiba terhenti,ia terlihat bingung mau menjelaskan seperti apa.


Flashback.


Saat berada di kamar mandi.


Dengan perlahan Safira pun membuka baju pengantin yang cukup rumit itu dengan hati-hati.Ia pertama-tama membuka pita yang melekat indah di pinggang rampingnya.


Begitu Safira hendak membuka resleting gaun yang ada di belakangnya itu,tiba-tiba ia berhenti,karena sangat sulit untuk membuka resleting itu.

__ADS_1


“Duh susah banget,gimana ini cara bukanya?!.Kalau begini caranya,mana bisa kebuka,dan pasti harus minta bantuan dari orang lain untuk membuka resleting ini”ucap Safira pada dirinya sendiri,ia berkata dengan nada sedikit menggerutu.


Safira pun kembali mencoba membuka resleting itu,ia tidak ingin merepotkan Arnam.Tapi tetap saja tidak bisa,akhirnya dengan terpaksa Safira pun memilih untuk meminta bantuan kepada Arnam.Ia pun langsung melangkah keluar dari dalam kamar mandi,dengan memakai gaun pengantin yang masih melekat di tubuhnya,dengan kondisi pita yang sedikit berantakan.


Flashback end.


“Kamu kenapa?,kok melamun?”ucap Arnam bertanya untuk kesekian kalinya.


Safira langsung tersadar dari lamunannya itu.Ia diam sejenak sambil menatap ke arah Arnam.Sebelum membuka suara,Safira menghela nafas panjang.


“Minta tolong apa?,kalau ada masalah kamu bisa langsung katakan,jangan sungkan!”ucap Arnam dengan tatapan nya yang langsung menatap ke arah Safira penasaran.


“Bolehkah kamu bantu aku untuk membuka gaun ini”ucap Safira dengan sedikit melirik ke arah Arnam.

__ADS_1


Deg


Tiba-tiba jantung Arnam berdebar tak karuan,ia pun diam sejenak sebelum menjawab ucapan Safira.


Sementara saat ini di tempat lain.


Rena yang awalnya tertidur pulas itu,ia pun mulai membuka matanya secara perlahan.Bberapa detik kemudian,ia sadar jika ia hendak menghancurkan pernikahan Arnam dan Safira,tapi hal itu gagal karena ada seseorang yang membekap mulutnya.


“Sial,ternyata rencana ku gagal dan berantakan.Ini semua pasti karena ulah Arnam,mungkin saja ia sudah tahu kalau aku ingin menghancurkan pernikahannya itu,dan ia langsung memerintahkan bawahannya untuk mencegah aku yang ingin menghancurkan pernikahan nya ini,dan mungkin pernikahannya kini tengah berjalan dengan lancar”ucap Rena saat melihat sekeliling,dan ia tahu jika ia kini berada di kamar miliknya.Rena berniat keluar dan kembali ke tempat pernikahan Arnam untuk menghancurkan pernikahannya itu,tapi begitu melihat Rima telah pulang,akhirnya Rena sadar jika pernikahan itu telah selesai.


“Lihat saja!,cepat atau lambat dia juga akan tahu kebenaran ini.Dan jika pun dia nanti tahu akan kenyataan ini,itu pun harus aku yang beritahu,karena aku yang akan membuat dia malu!”ucap Rena yakin,ia sedang berfikir dan mencari cara bagaimana agar bisa mengatakan langsung kepada Safira jika Arnam adalah suaminya juga.


*Keesokan harinya.

__ADS_1


Arnam dan Safira langsung pulang sesuai permintaan Safira.Dan tentang alasan Arnam bisa menyewa gedung,Arnam mengatakan pada Safira jika itu hadiah dari sahabatnya yang membayar biaya sewa gedung,sedangkan untuk kamar hotel itu hadiah dari bos nya.


__ADS_2