AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!

AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!
Masa lalu Rey.


__ADS_3

Keesokan harinya.


Saat ini Safira,Arnam,dan sahabat-sahabatnya sedang berada di sebuah restoran,mereka kini sudah duduk di kursi mereka masing-masing.


“Sayang banget ya...,kita bisa kumpul-kumpul begini tapi Reno nggak bisa hadir”ucap Salma membuka pembicaraan.


“Iya,kan kalau ada Reno lumayan juga bisa minta dia traktir aku makan lagi”ucap Rey ikut menimpali.Dah hanya di balas gelengan malas dari Safira juga Salma.


Dasar Rey ini mau nya untung terus,padahal kaya!.


“Kamu yang di pikirin cuman gratisan doang.Dari kemarin juga kamu bahasnya traktiran terus.Sudah deh Rey,jangan bahas itu lagi..,bosen aku dengarnya!”ucap Safira dengan nada menggerutu karena sebal.


Begitu para pelayan selesai menaruh makanan dan minuman di atas meja makan,mereka semua pun langsung memulai acara makannya.


“Kenapa menu makan kamu selalu sama dengan menu makanan milik safira?”tanya Rey kepada Arnam yang terlihat memakan makanannya dengan lahap.


“Kenapa?”tanya balik Arnam dengan nada datarnya,seakan mengatakan apakah ada masalah dengan Rey jika dirinya selalu memilih menu makan yang sama dengan Safira.


“Nggak,gak masalah kok,cuman penasaran doang”jawab Rey dengan sedikit cengengesan.


Acara makan pun telah selesai,tapi mereka tetap duduk sambil mengobrol.Dan di tengah obrolan itu,


tiba-tiba datang seorang wanita yang menghampiri Rey.


“Sayang kamu ke mana aja sih,aku tuh udah cari-cari kamu ke mana-mana tapi nggak ketemu juga”ucap wanita tersebut sambil memeluk Rey dari samping.


“Eh sayang,maaf ya,aku nggak pernah hubungin kamu lagi soalnya aku sibuk kerja.Jadi lupa kasih kabar ke kamu”ucap Rey beralasan,dengan senyum yang terlihat di paksakan.


“Kerja?,kerja apaan kamu Rey,orang kamu itu pengangguran.Hidup kamu aja masih di biayain sama ayah kamu,pakai alasan kerja segala.Jujur aja Rey! kamu itu sibuk cari gebetan baru kan setelah putus dengan mantan-mantan kamu itu”ledek Safira.


Sebenarnya Safira tak mengenal kelakuan Rey dengan jelas,tapi akhir-akhir ini Safira sering memergoki Rey yang sedang bersama dengan wanita yang berbeda-beda.Ia curiga jika Rey sering gonta-ganti pasangan,meski ia tahu jika Rey tidak akan pernah berbuat kelewatan,tetap saja perempuan itu selalu mengedepankan hatinya,dan mungkin perbuatan Rey bisa saja menyakiti hati perempuan yang tak bersalah.


Rey yang mendengar itu,ia pun langsung menoleh dan menatap ke arah Safira dengan tatapan yang melotot karena kesal.Tapi saat ia melihat tatapan Arnam yang duduk di samping Safira,nyalinya itu langsung menciut.Secepat mungkin Rey merubah ekspresi nya menjadi memelas dan memohon.


Rey tahu jika Arnam tidak akan berbuat kasar padanya,asalkan ia tidak menyinggung Safira!.Maka nya Rey tidak berani berbuat seenaknya jika Arnam ada di samping Safira,bahkan hanya sekedar meledek Safira pun ia tak berani.


“Apaan itu maksud tatapan kamu,jangan gitulah tatapan nya...,Jijik tahu liatnya!”ledek Safira dengan pandangan tak suka.

__ADS_1


Saat Safira menoleh arah Arnam,seketika itu juga tatapan Arnam berubah menjadi tatapan yang lembut dan penuh kasih sayang.Seolah tatapan tajam yang membuat nyali Rey ciut itu hanya ilusi,hingga Rey hanya bisa berdecak kagum di dalam hatinya.


Secepat itu ekspresi Arnam berubah?


“Apa yang perempuan tadi itu katakan benar?”Tanya wanita yang bernama Tari.Wanita yang notabennya pacar resmi karena pernah di kenalkan langsung pada Safira dan yang lainnya.


“Nggak sayang,itu gak benar!,jangan dengarkan ucapan Safira!,itu cuman bercanda !”elak Rey dengan tatapan yang berusaha meyakinkan.


Melihat itu,Safira pun menggerakkan bibirnya tanpa suara,seakan ia tengah meledek pada ucapan Rey tadi.


Dan tak lama datang lagi seorang wanita yang berjalan menghampiri Rey


“Rey,kamu di sini?,sama siapa kok kayak dekat banget sama kamu?”tanya wanita yang bernama Cindy.Ia tak suka melihat lelaki yang ia yakini masih menjadi kekasihnya itu tengah di peluk oleh seorang wanita .


Rey yang melihat salah satu mantannya itu,ia pun hanya dapat menepuk jidatnya dengan sedikit keras.Iya! menurut Rey Cindy itu mantan nya yang baru kemarin ia putuskan secara sepihak.


‘ Mampus nih’. batin Rey.


“Kamu siapa?,sok kenal banget sama Rey”tanya Tari dengan tatapan tak sukanya.


“Saya pacarnya,terus kamu siapanya Rey?”balas Cindy dengan tatapan yang sama tak suka nya saat menatap Tari.


“Loh kok bisa gitu sih Rey,apa salah aku sama kamu sampai kamu putusin aku secara sepihak?.Pokoknya aku nggak terima!!”tanya Cindy yang merasa tak terima.


“Karena aku sudah nggak mau punya hubungan lagi sama kamu,dan aku sudah punya pacar baru ini dia,kenalkan namanya Tari”ucap Rey dengan bangga.


“Kamu tega banget sih Rey”ucap Cindy dengan wajah yang tiba-tiba terlihat sendu,matanya mulai memerah dan berkaca-kaca.


Safira yang melihat hal itu,ia pun langsung bangkit dari duduknya,dan berjalan menghampiri tempat Rey duduk.


" Brugggh" Safira memukul Rey sekuat tenaga karena emosi.


“Brengsek!!!”maki Safira.


Sebegitu tidak tahu malu nya sahabatnya itu!!, sampai-sampai Safira merasa tidak mengenali sosok Rey yang ada di hadapannya saat ini.


“Safira!”ucap Rey dengan nada tertahan.Pukulan Safira benar-benar bukan main-main,malah Rey merasa ia seperti tiang samsak bagi Safira.

__ADS_1


Rey pun hanya diam sambil menahan rasa sakit di perutnya,sepertinya nanti ia harus ke rumah sakit untuk memastikan seluruh organ nya baik-baik saja.


“Sakit kan Rey?.Tapi apa kamu pernah mikir gimana sakit nya para wanita yang pernah menjadi pacar kamu selama ini,yang setelah kamu merasa bosan kamu putusin mereka begitu aja tanpa sebab!.”tanya Safira dengan tatapan dan nada sinisnya!


Tatapan Safira itu mengatakan jika ia pun wanita,sekalipun Rey sahabatnya itu tak merubah kenyataan jika Rey kini telah berbuat salah!!


“Aku selama ini hanya diam ya Rey,karena aku benar-benar nggak menyangka jika kamu sebrengsek ini!”lanjut Safira sambil berteriak marah,ia mengangkat kerah baju Rey seolah ingin menghajarnya.


Tapi tertahan karena Arnam yang langsung memeluknya dengan erat.Usapan lembut Safira dapatkan,hingga membuat emosinya sedikit reda.


Rey yang mendengar itu,ia hanya diam dengan rasa sakit yang sedang ia tahan.


“Kenapa Rey?,alasan kamu kayak gini itu kenapa?”tanya Safira kini dengan nada lemahnya.


Safira benar-benar tidak mengerti kenapa Rey bisa berperilaku seperti saat ini,ia seolah masih belum tahu dengan baik bagaimana sifat sahabatnya itu.


“Kamu gak tahu aku melakukan itu karena apa?.Kamu nggak akan ngerti Fi!,jadi jangan langsung nyalahin aku gitu aja”ucap Rey terlihat emosi dengan tatapan terlihat penuh luka.


“Ya maka nya cerita!,emang aku pernah ngelarang kamu buat cerita?!.Ku kira persahabatan kita ini adalah persahabatan yang adil!.Aku selalu cerita apapun tentang aku ke kalian!.Tapi kalian?,maksud aku kamu Rey!,karena hanya kamu yang belum pernah cerita tentang masalah kamu ke kita.Aku merasa aku bukan sahabat kamu.Karena apa?,karena kamu seperti tidak menganggap persahabatan ini!!. Emangnya kamu pernah cerita sama kita tentang masalah kamu?,nggak kan?!. Jadi apa ini yang namanya sahabat?”Kali ini Safira menangis saat mengatakan itu,hingga Salma mendekat dan berusaha menenangkan Safira dengan tepukan lembut di bahunya.


Diantara yang lain Rey itu tipe yang sangat tertutup kalau di tanya tentang keluarga nya,hingga membuat yang lain hanya bisa menerima itu dan tidak memaksa Rey untuk bercerita tentang masalah pribadinya.


“Aku melakukan itu karena masa lalu aku.Dulu ibu ku pergi tinggalkan aku dan ayahku,dia pergi bersama dengan cinta pertamanya.Semenjak itu aku jadi membenci yang namanya wanita,aku ingin mereka sakit hati seperti apa yang aku rasakan dulu”ucap Rey menceritakan masa lalunya,dan menatap ke arah Safira dengan tatapan tak tega.Itu kejadian yang sudah lama,mungkin saat ia berumur 13 tahun,dan saat itu ia telah berteman baik dengan Safira dan Salma.


“Lalu kenapa hanya mereka?,aku juga wanita!,Salma juga wanita!.Jadi kenapa kami tidak kamu sakitin kita juga?!”tanya Safira mendongkak ke arah Rey yang lebih tinggi darinya.


“Karena kalian berdua itu berbeda!.Kalian berdua itu adalah teman masa kecil sekaligus sahabat bagi aku,lagipula kalian berdua adalah orang baik.Dan aku sayang sama kalian berdua sebagai sahabat”ucap Rey dengan nada yang bersungguh-sungguh.


“Rey,bukan gini caranya!.Jika kamu ingin bahagia,cobalah untuk berusaha melupakan masa lalu kamu.Aku dulu memang nggak pernah tahu tentang masa lalu kamu,aku juga baru tahu alasan kenapa kamu bisa jadi seperti ini..,”Safira menjeda sejenak ucapannya,ia pun menunduk.


“Jadi maaf karena gak bisa jadi sahabat yang baik buat kamu”lanjut Safira membuat Rey kelabakan.


“Ini bukan salah kamu Fi.Mugkin ini salah aku sepenuhnya karena tidak berani mengatakan masa lalu aku kepada kalian semua.Karena aku takut kalau kalian nggak akan mau bersahabat denganku lagi”ucap Rey dengan menundukkan wajahnya.Ia tidak ingin Safira merasa bersalah karena kesalahannya.


“Dasar bodoh!.Sahabat adalah orang terdekat layaknya saudara tanpa hubungan darah!.Mereka melebihi sebuah pertemanan,jadi apa sedangkal itu persahabatan kita ini?.Meski kecewa karena kamu tidak jujur,tapi aku ingin mengatakan jika kita menerima kamu,gak peduli bagaimana pun masa lalu kamu itu!!”ucap Safira yakin dan diangguki yang lain,membuat Rey merasa bersalah sekaligus terharu mendengar hal itu.


*****

__ADS_1


Makasih buat yang udh mampir dan baca.


Jangan lupa dukungan nya semua😘


__ADS_2