AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!

AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!
Sang penyelamat


__ADS_3

“Kenapa hanya diam?,apa kamu itu tuli?!”ucap orang itu lagi yang berhasil menyadarkan Safira dari lamunannya.


“Nita kamu ada di sini?”bukan itu yang sebenarnya ingin Safira tanyakan,tapi kenapa bisa Nita mau menyelamatkan dirinya,sedangkan ia tahu jika Nita membenci dirinya karena mengira ia saingan cinta bagi Nita.


“Aku tahu apa yang sedang kamu pikirkan”ucap Nita santai karena terlihat jelas dari mata Safira yang terlihat terkejut.


“Tapi aku juga nggak sejahat itu kali”lanjut Nita dengan nada cueknya.Meski ia tidak menyukai Safira karena sadar dengan tatapan suka Reno pada Safira,tapi untuk urusan nyawa ia tidak mungkin tega melihat orang yang ia kenal mati begitu saja


“Mau pulang?,kalau mau pulang kamu bisa bareng sama aku”ucap Nita lagi dengan nada menawarkan.


“Ng..nggak usah deh”jawab Safira sedikit ragu.


“Kamu tunggu di sini!”perintah Nita pada Safira tanpa mendengar kan jawaban Safira.


Safira yang mendengar itu,ia hanya diam saat melihat kepergian Nita.Safira sebenarnya juga merasa bingung karena dari tadi tidak ada satu pun angkutan yang lewat,jalanan itu jelas sangat sepi,dan walaupun ada beberapa yang lewat pasti sudah memiliki penumpang.Bahkan tadi saat Safira tidak sengaja melihat bus,ia melihat jika penumpangnya telah penuh dan berdesakan.


Tak lama sebuah mobil hitam berhenti tepat di sampingnya.“Ayo masuk!”ajak Nita yang telah menurunkan kaca mobil hingga Safira tahu jika itu adalah mobil yang Nita tumpangi.


“Lebih baik aku naik mobil yang lain,karena..karena aku takut merepotkan kamu”ucap Safira ragu,ia takut jika nanti akan merasa canggung di dalam mobil.Meski kadang ia pernah berfikir buruk dan merasa waspada jika Nita akan melukainya,tapi melihat bagaimana Nita menyelamatkan nya ia tahu Nita tidak sejahat yang dibayangkan.


“Santai saja,nggak usah sungkan”ucap Nita dengan sedikit tersenyum.


Dengan sedikit ragu Safira pun memasuki mobil akhirnya


...*****...


* Di dalam mobil.


Saat Safira telah duduk dengan nyaman di samping Nita,mobil itu pun mulai berjalan dengan Nita yang mengemudikannya.


Sepanjang perjalan Safira hanya diam,ia merasa sedikit canggung karena tidak terlalu dekat dengan Nita.Ingin membuka obrolan,tapi khawatir akan membuat Nita tidak nyaman karena merasa ia sok akrab.

__ADS_1


‘Benarkan apa yang aku pikirkan tadi’pikir Safira,ia terpaksa menaiki mobil Nita,walau tahu jika akan se-cangung ini,itu ia lakukan karena takut tidak bisa pulang karena sangat sulit mencari kendaraan untuk pulang.Apalagi Nita terus mendesaknya,dan ia juga tidak mungkin menolak kebaikan seseorang.


Sedangkan Nita terlihat tenang dan hanya diam karena ia sedang fokus menyetir.


Tiba-tiba Nita menghentikan mobilnya di sebuah minimarket.“Kamu tunggu di sini”ucap Nita terdengar sedikit memaksa,ia langsung berjalan keluar dari mobil dan meninggalkan Safira begitu saja.


Safira yang melihat hal itu,ia pun hanya diam.Safira bisa saja pergi dari mobil Nita,ia tidak takut jika Nita marah atau membencinya,tapi ia merasa tidak enak jika harus pergi begitu saja,padahal dengan baik Nita mau menolongnya.


“Sudahlah,tunggu sebentar saja,mungkin dia sedang membeli sesuatu yang dia perlukan”ucap Safira pada dirinya sendiri.


Tak lama setelah itu,Nita pun memasuki mobil dengan sebuah kresek yang di bawahnya.“Kamu nungguin lama ya?,maaf karena tadi lumayan antri”ucap Nita sedikit merasa bersalah.


“Nggak,santai saja”jawab Safira menenangkan.


“Oh,ini aku bawa minuman untuk kamu”ucap Nita yang langsung memberikan minuman yang baru saja ia beli.


“Mungkin dengan minuman itu kamu bisa lebih tenang”ucap Nita lagi yang langsung mengungkapkan tujuannya itu.


Safira pun langsung menerima itu,ia dengan sedikit ragu mencoba membuka tutup minuman itu,dan rupanya itu masih tersegel belum di buka sama sekali.


Safira bukan bermaksud menuduh atau berfikir jahat,tapi karena Safira adalah orang yang pintar dan sangat berhati-hati pada siapapun,itu semua ia lakukan demi kebaikan nya sendiri,agar ia tidak mudah di bodohi oleh orang lain.


“Kamu pasti curiga kan?,atau lebih tepatnya kamu takut aku racuni kamu,iya kan?.Tapi kamu tenang aja,karena aku gak bermaksud jahat sama kamu kok”ucap Nita dengan sedikit tersenyum,ia bisa memahami keraguan Safira.


“Maaf,aku gak bermaksud menuduh kamu,hanya berhati-hati saja”ucap Safira menjelaskan.Ia Sebenarnya merasa tidak enak saat mengatakan itu,tapi awalnya ia juga masih merasa sedikit curiga meski sudah ia tepis beberapa kali.kenapa Nita bisa bersikap baik padanya?


“Iya nggak masalah,aku bisa ngerti kok.Kalau begitu kita lanjutkan perjalanannya”ucap Nita yang langsung di jawab dengan anggukan.


Mobil pun kembali melaju dengan kecepatan rata-rata.“Rumah kamu di mana?”tanya Nita sambil fokus menyetir.


“Di deket taman yang ada di pinggir kota,itu desa aku tinggal.Nanti setelah itu kamu turunin aku di sana aja,karena kalau kamu masuk lebih dalam,itu hanya akan membuat waktu kamu terbuang sia-sia”ucap Safira yang bermaksud baik,ia tidak ingin merepotkan Nita lebih jauh,lagipula jalanan itu akan sulit dilalui oleh mobil dan memerlukan waktu lebih untuk sampa sana.

__ADS_1


“Nggak masalah,kita ngobrol aja,mungkin dengan begitu kita akan lebih akrab”ucap Nita santai,ia berniat mengantar Safira hingga sampai ke rumah


nya,meski itu harus berjalan berputar-putar cukup jauh,padahal jika berjalan kaki,maka itu tidak membutuhkan waktu lama karena bisa menggunakan jalur singkat.


“Oh iya,aku dengar dari Reno kamu sedang dalam masalah?”tanya Nita yang seperti nya sudah bisa lebih mengakrabkan diri dengan Reno.


“Iya begitulah”balas Safira yang merasa enggan untuk bercerita.


Nita yang mendengar itu,ia pun berusaha untuk mengerti dan tidak bertanya lebih jauh.


“Maaf ya selama ini aku sering bersikap jahat ke kamu.Itu semua karena aku takut kehilangan Reno,apalagi banyak banget rumor yang tidak enak tentang kamu di kantor,tapi sekarang aku tahu jika itu hanya rumor dari orang yang iri dan membenci kamu.Sekarang aku juga sudah tahu kalau Reno dan kamu sahabatan dari kecil,pantas saja kalian sangat akrab”ucap Nita panjang lebar.Meski ada curiga dari tatapan Reno pada Safira,tapi karena tahu jika mereka sahabatan,di tambah ia tahu Safira telah menikah,hal itu membuatnya tenang.


Safira akhirnya paham kenapa Nita tidak bersikap buruk lagi padanya,ia jadi mengerti alasan Nita selama ini selalu bersikap buruk padanya,mengetahui itu Safira pun bisa memahami perasaan Nita.


“Iya gak masalah,aku bisa ngerti”jawab Safira sedikit tersenyum.


“Aku senang kalau kalian lebih akrab,dan semoga kalian bisa langgeng terus”lanjut Safira penuh harap.


“Terima kasih”balas Nita sambil tersenyum,


ia pun menghentikan mobilnya di depan rumah Safira.


“Ini rumah kamu kan?”ucap Nita yang terdengar yakin,ia sepertinya sudah tahu itu rumah Safira.


“Wah ternyata kamu sudah tahu”ucap Safira dengan nada yang terdengar sedikit terkejut.


“Iya aku tahu,sudah beberapa kali aku bersama Reno ingin mengunjungi kamu,tapi sayangnya kamu kadang selalu nggak ada di rumah”jawab Nita menjelaskan.


Safira hanya mengangguk mengerti saat mendengar cerita Nita,ia juga merasa senang atas kedekatan Nita dengan Reno.


Rupanya Nita itu adalah perempuan yang baik dan mudah bergaul,hanya saja ia sedikit kasar tapi meski begitu ia tidak jahat.

__ADS_1


“Kalau begitu aku langsung keluar,dan terima kasih banyak,karena berkat kamu aku bisa pulang dalam keadaan baik-baik saja”ucap Safira yang langsung keluar dari dalam mobil setelah mengatakan itu.


Nita hanya menjawab anggukan atas ucapan Safira itu.


__ADS_2