AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!

AKU ATAU KAMU ORANG KETIGA!!
Keposesifan Arnam


__ADS_3

Saat mereka berdua telah berada di tempat yang sepi,Safira pun menghentikan langkahnya itu.


“Sal”panggil Safira pada Salma.


Salma yang mendengar itu langsung ikut berhenti melangkah,ia pun berbalik dan menatap ke arah Safira.


“Kamu tidak perlu merasa tidak enak”ucap Salma yang tahu jika Safira merasa tidak enak padanya.


“Tapi kan kado yang kamu berikan pada Rena tadi sangat bagus,dan pasti itu sangat mahal.Mungkin jika di hitung,gaji aku selama setahun nggak akan bisa untuk membeli gaun itu”ucap Safira mengungkapkan ketidak-enakannya karena telah merepotkan Salma.


“Terlalu berlebihan!,kamu nggak usah merasa terbebani seperti itu.Lagipula itu gaun dari butik ku,dan aku juga yang merancangnya,jadi aku yang berhak menentukan gaun itu mahal atau tidak”ucap Salma terdengar menenangkan.


“Walau begitu aku akan-”belum selesai kalimat yang akan Safira ucapkan,Salma langsung memotongnya.


“Sudahlah lupakan!,itu masalah kecil,jadi jangan terlalu anggap penting hal itu”ucap Salma dengan nada yang sedikit tegas.


“Aku-”lagi-lagi perkataannya terpotong karena Salma langsung menyelanya.


“Nggak perlu ganti,kalau memang kamu ingin mengganti gaun itu dengan uang,maka akan langsung aku tolak.Tapi kalau kamu mau traktir aku makan selama seminggu,akan aku terima itu”ucap Salma terlihat menimang-nimang,ia tahu jika Safira tidak akan menerima kebaikannya begitu saja.


“Baiklah sebulan,kalau perlu setahun”ucap Safira setuju.


“Sebulan saja,kalau setahun terlalu lama,nanti malahan aku yang jadi merasa terbebani”putus Salma pada akhirnya.


Dan akhirnya Safira pun setuju dengan hal itu,karena ia takut jika Salma akan merasa tersinggung.Lagipula masalah makan itu sesuatu hal yang mudah bagi Salma,mungkin Salma setuju untuk di traktir makan olehnya karena untuk mengurangi rasa tidak enaknya itu.


“Hay”sapa seorang lelaki tampan yang tiba-tiba datang menghampiri Safira dan Salma.


Sontak mendengar hal itu,mereka yang awalnya tengah berhadapan langsung menoleh ke arah lelaki tersebut.


Safira yang melihat lelaki tampan tengah tersenyum ke arah mereka berdua,ia terlihat hanya diam saja seolah enggan untuk menjawab.Mungkin karena memang tak nyaman untuk langsung sok akrab dengan seseorang,ia pun hanya diam.


Sedangkan Salma yang juga hanya diam,ia terlihat tidak suka pada lelaki di hadapannya itu,karena ia juga adalah perempuan yang tidak suka jika ada lelaki yang sok akrab padanya.

__ADS_1


“Kalian sudah menyapa tuan acara?”ucap lelaki itu lagi mencoba berbasa-basi,walau sapaannya tidak di balas oleh kedua wanita itu.Yang di maksudnya dengan tuan acara adalah Rena.


“Sudah”jawab Salma dan Safira singkat.Mereka menjawab seadanya.Tidak mungkin kan karena rasa tidak nyaman dan tidak suka mereka harus mengabaikan pertanyaan itu.


“Oh gitu”ucap lelaki itu yang tiba-tiba merasa sedikit canggung dengan suasana saat ini.Sebenarnya lelaki itu sempat melihat Safira di dalam,ia menanyakan hal itu hanya sekedar basa basi.Lelaki itu,sebenarnya sedang berusaha untuk akrab dengan Safira yang berhasil menarik perhatiannya.


“Perkenalkan nama saya Farrel,Farrel Andayana”ucap lelaki itu yang bernama Farrel,marganya keluarga nya adalah Andayana.


Farrel seolah tidak menyerah untuk bisa dekat dengan mereka berdua.Saat ia berniat mengulurkan tangannya ke arah Safira,tapi sebelum itu Salma langsung menjabat tangan lelaki itu.


“Salma!.Dan dia teman aku namanya Safira”jawab Salma yang entah mengapa tidak membiarkan Farrel untuk menjabat tangan Safira,karena yang ada di pikiran Salma saat ini,entah mengapa ia berfikir jika lelaki yang bernama Farrel itu merasa tertarik pada Safira.


“Oh salam kenal”jawab Farrel sedikit kikuk,entah mengapa ia baru sadar jika kehadirannya tidak di terima sama sekali.


“Kalau begitu saya permisi,sampai bertemu lain hari”Farrel pun memilih kembali ke tempat di mana pesta itu di adakan.Sepertinya ia mulai menyerah untuk sok akrab dengan mereka berdua.


“Kamu kenapa kayak nggak suka gitu sama dia?”tanya Safira sedikit heran.Ia bertanya saat lelaki bernama Farrel itu telah masuk ke dalam.


“Kan belum tentu”ucap Safira yang tidak langsung percaya dengan ucapan Salma.


“Tapi kan kita tetap harus hati-hati.Sekarang apa kamu mau ke dalam atau langsung pulang?,biar nanti aku antar kalau memang kamu ingin pulang”ucap Salma pada Safira.


“Sebentar sal,tiba-tiba aku kebelet pengen ke toilet nih”pamit Safira yang langsung di jawab anggukan tanda setuju dari Salma.


“Kalau aku lama di toilet,kamu bisa langsung pulang aja,biar nanti aku pulang naik taksi”ucap Safira yang merasa tidak enak jika Salma harus menunggu lama.


“Iya iya dasar bawel.Sudah sana pergi!”ucap Salma sedikit mengusir Safira,Salma merasa tak suka dengan sikap Safira yang tidak ingin merepotkan dirinya.Padahal justru ia senang bisa membantu Sahabatnya itu.


Bukankah sahabat itu layaknya saudara meski tanpa hubungan darah??


...*****...


Beberapa menit kemudian.

__ADS_1


Safira yang telah selesai menggunakan toilet,ia awalnya hendak keluar.Tapi tiba-tiba ada seseorang yang langsung masuk begitu ia membuka pintu,belum sempat ia melihat wajah orang itu,Safira yang terkejut langsung di tarik masuk ke dalam toilet yang sempat ia gunakan tadi.


Safira yang masih merasa terkejut dan syok itu,ia hendak berteriak karena takut,tapi sebelum itu bibirnya sudah di bungkam oleh bibir seseorang yang tadi membawanya masuk.


Dari jarak dekat Safira tidak bisa melihat laki-laki itu dengan jelas.Laki-laki yang mana kini sedang mencium bibirnya.


Awalnya ciuman itu terasa lembut sampai Safira hampir terhanyut untuk beberapa saat,walau ia hanya diam tidak merespon,tapi lama-kelamaan ciuman yang berubah menjadi ******* itu menjadi agresif dan semakin agresif,hingga Safira yang sempat melamun itu,ia pun langsung tersadar dari lamunannya itu karena ciuman laki-laki itu yang semakin agresif.


Dengan sekuat tenaga Safira langsung memukul dada bidang lelaki itu.Tapi yang ada lelaki itu malah menggenggam tangan Safira dengan erat,ia malah semakin dalam mencium Safira.


Baru beberapa detik setelah nya,laki-laki itu pun baru melepaskan ciuman itu karena Safira mulai merasa kekurangan oksigen.


“Bernafas bodoh!”ucap laki-laki itu dengan suara yang terdengar akrab di telinga Safira.


Sontak Safira yang sedang menghirup nafas sebanyak-banyaknya itu,ia pun langsung menghentikan aktivitas nya itu sejenak.


“Arnam”kaget Safira.Ia tidak menyangka jika laki-laki yang mencium dirinya secara paksa tadi adalah suaminya sendiri.


Dan yang lebih tidak Safira sangka adalah saat Arnam memakinya dengan sebutan'bodoh'.Walau merasa kesal dengan sebutan itu,tapi Safira bisa paham jika Arnam sedang marah padanya.Karena ia datang ke acara pesta Rena tanpa izin dari Arnam.


“Kamu kapan datang?”tanya Safira menatap Arnam.


Tanpa menjawab,Arnam pun kembali mencium Safira.Ciuman itu tidak seagresif tadi yang seolah ia berusaha menghapus noda lipstik yang ada di dalam bibir mungil istrinya itu.Setelahnya,Arnam pun melepaskan tautannya itu.


Arnam merasa tidak rela saat membayangkan jika orang-orang telah melihat penampilan indah istrinya itu,dan sayangnya ia datang terlambat ke sini.


Membuatnya hanya bisa mendengus kesal dan mengusap bibir istrinya yang sedikit bengkak karena ulahnya.


“Kita pulang!!!”perintah Arnam yang tidak ingin di bantah.


*****


Jangan lupa like nya😘

__ADS_1


__ADS_2