Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
DUA BISNIS HANCUR, LEVI MARAH.


__ADS_3

Di negara B.


Setelah mendapatkan laporan dari nomor yang tidak di kenal, beberapa anggota kepolisian langsung bergegas pergi ke pelabuhan di mana anggota Kelompok Mafia JOEGER melakukan transaksi ilegal.


Dengan bersembunyi sembunyi para polisi itu mengintai sedikit jauh dari tempat mereka.


"Apakah semua nya aman?" tanya pembeli ilegal.


"Aman tuan. Dan untuk semua barang nya, saya jamin anda pasti suka. Karena beberapa dari mereka ada yang masih Ori." ucap salah satu anggota JOEGER


"Bagus, bawa mereka semua ke Kapal. Dan ini uang nya." ucap Pembeli ilegal menyerahkan beberapa uang dalam koper.


Pria dari anggota JOEGER menerimanya dengan sangat senang. "Bawa mereka semua masuk ke kapal." teriak nya memerintah kepada bawahan nya.


Mereka pun membawa wanita wanita cantik itu menuju kapal. Kebanyakan dari mereka adalah Gadis Gadis, ada yang sudah tidak Ori ada yang masih Ori. Para gadis itu hanya menurut karena jika mereka menolak sudah di pastikan nyawa mereka akan melayang.


Namun belum semua nya para gadis itu masuk ke kepal, sebuah tembakan mengarah ke mereka.


Dooor.....


Satu peluru di keluarkan oleh polisi sebagai tanda peringatan.


Mereka semua yang melakukan transaksi ilegal itu langsung menoleh ke arah beberapa polisi yang datang secara tiba tiba tanpa sepengetahuan dari mereka.


"Polisi?" gumam seseorang.


"Cepat Kabur." perintah Anggota JOEGER agar semuanya kabur dari tempat itu.


Melihat itu polisi dengan cepat menembakkan beberapa peluru ke arah mereka untuk menahan para tersangka. Namun siapa sangka pra polisi kini malah mendapat perlawanan. Anggota JOEGER tidak terima, mereka malah menyerang anggota kepolisian.


Adu tembak dan berkelahi pun terjadi di tempat itu.

__ADS_1


Door....Door...Door.


Suara tembakan saling bersahutan. Ada beberapa yang mati, dan ada juga yang hanya terluka.


"Bunuh polisi polisi itu, jangan biarkan mereka menangkap kita." ucap anggota JOEGER yang mengetuai kelompok itu.


Mereka mengeluarkan senjata nya dan menembakkan ke arah polisi polisi itu. Para polisi itu pun membalas mereka juga menembakkan senjata nya ke arah Anggota JOEGER. Melihat jumlah mereka yang tidak sepadan, para polisi itu lebih unggul dalam mengambil situasi sehingga dapat dengan mudah mengalahkan dan membekuk mereka semua.


Anggota JOEGER dan pembeli ilegal itu pun hanya bisa pasrah di seret para polisi itu ke kantor polisi. Sedangkan para gadis gadis yang akan di perdagangkan di bawa oleh polisi dan akan di mintai keterangan tentang kasus ini.


Di tempat lain tepat nya di markas JOEGER, Levi yang mendengar kabar bahwa bisnisnya mengalami kegagalan dan mengakibatkan kerugian besar, ia sangat marah dan saat ini mengamuk dengan cara menyiksa tawanan nya.


Para anak buah Levi yang melihat bergidik ngeri melihat ke marahan Bos mereka.


"Siapa yang berani melaporkan nya, Bangs*at. Kurang ajar, bajingan. Aaah..." kesal Levi dengan marah dan mengumpat.


"Akan ku bunuh siapapun itu jika sampai aku tahu siapa yang melakukan ini." ucap Levi dengan nafas memburu karena marah.


Mata Levi memerah, wajah nya yang angker membuat dia sungguh sangat mengerikan.


"Tuan, menurut saya pasti ini ulang dari kelompok Mafia GEROGRE LORIZD. Karena anda tahu sendiri bukan, hanya kelompok mafia itu yang berani berurusan dengan kita. Jika itu dari kelompok lain saya tidak yakin bahwa mereka akan berani berbuat nekad mengganggu kelompok kita." ucap Tangan kanan Levi, Alfie.


......Levi diam, setelah itu berkata. "Bajingan. Ya, kau benar, pasti ini ulah si Tian sialan itu."


"Oh ya tuan, barusan saya juga mendapatkan informasi dari markas tempat kita membuat obat obatan. Ada sekelompok Mafia yang datang dan menghancurkan markas serta mengambil semua obat obatan yang kita miliki di markas itu tuan." ucap Alfie yang baru saja mendapatkan informasi dari seorang anak buah nya yang ada di kota Changzhou yang berhasil meloloskan diri dari penyerangan Anggota di bawah naungan Tian.


"Apa!!! Kenapa bisa? Dasar bodoh. Hancur semua bisnis ku, sialan." Kesal Levi menendang kuris.


Brak...


"Saya baru mendapatkan informasi nya hari ini Tuan, Karena ada satu anak buah kita yang berhasil lolos yang mengabarkan kepada kita." ucap Alfie.

__ADS_1


"Siapa pelaku nya?" tanya Levi berkacak pinggang sambil dengan nafas terengah engah.


"Kelompok Mafia COSA NEVELAS, mereka kelompok yang sering melakukan pemerasan dan melayani perjanjian serta menjalani transaksi ilegal tuan." jawab Alfie.


"Cosa Nevelas? Si bajingan Axton tengil itu. Berani berani nya dia menggangu milik ku dan mengambil barang ku. Apakah kau yakin dia yang melakukan nya?" tanya Levi


"Benar tuan, jika di dengar dari penjelasan anak buah kita, Cosa Nevelas lah pelaku nya." ucap Alfie.


"Tapi aku tidak yakin dia memiliki keberanian mengganggu kelompok kita." ucap Levi.


"Mereka berani tuan, karena mereka berada di bawah naungan GEROGRE LORIZD." jawab Alfie.


"Apa!!! Tian lagi, Tian lagi. Kenapa semua nya karena Tian si sialan itu. Aku benar benar ingin membunuh nya dan mencincang nya. Sudah dua bisnis ku yang di hancurkan oleh nya, besok nya apa lagi. Aku tidak yakin Tian akan berhenti sampai di sini." ucap Levi.


"Perintahkan beberapa kelompok anak buah kita untuk menyerang beberapa markas nya yang ada di kota A." lanjutnya memerintah.


"Baik tuan." jawab Alfie.


Levi tidak tahu bahwa mereka akan menyerang sarang GEROGRE LORIZD kedua. Negara A adalah tempat markas GEROGRE LORIZD terbesar kedua. yang anggotanya hampir semua berada di sana. Jika Levi benar benar memerintahkan anak buah nya untuk menyerang Markas di Negara A, sudah di pastikan mereka seperti mengantarkan nyawa ke malaikat pencabut nyawa.


Di negara A memang terdapat banyak bisnis bisnis GEROGRE LORIZD, namun bisnis bisnis yang kebanyakan ilegal itu di tutup dengan bisnis yang legalitas. Seperti membuka Restoran mewah, namun di belakangnya terdapat bisnis obat obatan terlarang. Pemikiran Tian yang cerdas membuat bisnis bisnis nya sama sekali tidak tercium bau oleh anggota kepolisian.


Mereka tidak akan menyangka dan mencurigai bahwa bisnis ilegal berkedok Restoran itu adalah milik Mafia. Beberapa orang yang datang ke Restoran itu pun sebenar nya ada melakukan sebuah transaksi, namun semua itu tidak terlihat karena jika di lihat mereka hanya mampir dan makan seperti orang pada umum nya.


Kepintaran dan kecerdasan Tian dalam berbisnis dan berkelahi membuat banyak orang mengagumi dan menghormati, sehingga dia di jadikan ketua Mafia dunia bawah yang memiliki ke anggotaan yang sangat besar melebihi 1.000.000 anggota di seluruh dunia.


.


.


.

__ADS_1


Hah lelah nya, kepala Autor sakit. Tapi masih sempat Autor garap agar semua nya terhibur.


Selamat membaca jangan lupa like nya. Sudah Autor sempat sempat berfikir dan menulis walaupun kepalanya sakit, jadi jangan lupa tinggalkan jejak.


__ADS_2