Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
AMORA DAN ALDIRCH (LAMARAN)


__ADS_3

Semenjak pertemuan itu Rayna Nakata benar benar tergila gila kepada Aldirch.


Di Negara J, Rayna duduk bersama dengan Papa nya Noji Nakata.


"Pa," panggil Rayna.


"Ada apa?" tanya Noji sedang membaca berkas laporan dari anak buahnya.


"Aku ingin Papa melamar Aldirch Dominic untuk ku."


Noji yang mendengar langsung menoleh, menatap putri nya. "Kau menyukai Putra Mahkota dari kerajaan NEVOLEON?"


"Benar, aku menyukai nya dan aku menginginkan nya menjadi suami ku."


"Papa bisa saja meminta itu, tapi bagaimana jika Putra Mahkota memiliki kontrak nikah dengan yang lain?"


"Sepertinya tidak Pa. Jika dia memiliki kontrak nikah dengan seorang gadis, pastinya saat acara malam tadi dia bersama dengannya. Tapi ku lihat tadi malam dia sendirian saja," jelas Rayna


Noji diam membenarkan ucapan putri nya. Memang tadi malam dia tidak melihat Aldirch bersama dengan seorang wanita selain Chloe, Putri Mahkota.


"Nanti Papa akan coba bicara dengan Yang Mulia raja, tentang keinginan mu ini," ucap Noji Nakata


"Terimakasih ya Pa," Ucap Rayna senang dan langsung memeluk tubuh papa tersayangnya.


.


.


.


Aldirch dan Chloe yang ada di kerajaan sedang bermanja-manja dengan kedua orang tua nya. Chloe dengan Tian, dan Aldirch dengan Ceril.


"Mom, benarkah Mommy hamil?" tanya Aldirch yang kepala nya di letakkan di pangkuan Ceril.


"Tentu saja. Apakah kalian tidak suka jika Mommy hamil?" tanya Ceril mengelus kepala Aldirch dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"Bukan tidak suka Mom, hanya saja_" jawab Chloe


"Semua sudah Mommy dan Daddy rencanakan dan pikirkan. Kalian sudah besar dan tidak mungkin kalian akan terus bersama dengan Mommy. Kalian pasti nya tidak akan lama lagi akan menikah.


"Kamu Princess, kamu pasti akan ikut dengan suami mu kelak. Dan untuk mu Baby, kamu akan memimpin kerajaan ini. Mommy dan Daddy pasti akan sendiri, oleh sebab itu Mommy membuatkan kalian adik untuk menemani Mommy dan Daddy di hari tua kami kelak." ucap Ceril.


"Tapi kami bisa memberikan cucu untuk Mommy dan Daddy dan pastinya kalian tidak akan kesepian," jawab Aldirch.


"Apakah anak kalian akan selama nya bersama kami? Pastinya tidak. Hanya sekali atau dua kali mereka bersama kami. Tidak untuk adik kalian nanti, Mommy dan Daddy akan memintanya bersama untuk menemani Daddy dan Mommy saat tua nanti, walaupun dia nanti sudah menikah, kami akan meminta pasangan nya untuk tetap bersama dengan kami," jelas Ceril.


Chloe dsn Aldirch diam, membenarkan ucapan Mommy nya. Dan mau tidak mau mereka pun akhirnya menerima keinginaan Daddy dan Mommy nya untuk menambah anak lagi.


.

__ADS_1


.


.


Malam hari Samuel mendapatkan pesan dari Tun Noji Nakata bahwa besok dia ingin bertemu dengan Tian, dan seluruh keluarga nya.


Samuel yang mendapatkan pesan itu langsung memberitahukan kepada Tian, bahwa Tuan Noji Nakata ingin bertemu.


"Ada apa dia ingin bertemu dengan ku? Sepertinya ada hal penting yang ingin dia bicarakan. Apakah dia tidak mengatakan sesuatu kepada mu tentang pertemuan yang dia inginkan ini?" tanya Tian.


"Tidak Tuan," jawab Samuel yang memang tidak mengetahui niat apa Noni Nakata ingin bertemu dengan keluarga kerajaan.


"Baiklah, hubungi dia kembali bahwa aku menyetujui permintaan nya."


"Baik tuan," jawab Samuel.


Samuel pun menghubungi kembali Noji Nakata, memberitahukan bahwa tuan nya bersedia bertemu dengan nya esok hari.


.


.


.


Keeseokan hari nya. Sesuai janji yang telah di buat, Noji Nakata dan keluarga nya datang ke negara N menuju kerajaan NEVOLEON. Di kerajaan semua sudah berkumpul menyambut tamu yang akan datang.


"Terimaksih sudah menerima permintaan saya ini Yang Mulia," jawab Noji menjabat tangan Tian.


Tian mengangguk, "Mari kita masuk," Ucap Tian mempersilahkan semua keluarga Nakata untuk masuk ke dalam istana.


Semuanya pun mengikuti Tian masuk kedalam ruangan yang sudah di sediakan. Sebelum itu Tian menjamu keluarga Nakata dengan baik dan dengan hidangan makanan makanan istana yang sangat sangat nikmat. Setelah selesai kini mereka semua berkumpul di suatu ruangan khusus untuk para tamu yang datang.


Tuan Noji menghela nafas untuk memulai pembicaraan nya. "Maaf sebelumnya tentang permintaan yang mendadak ini Yang Mulia. Tapi kami tidak bisa menundanya karena ini menyangkut permintaan putri kami," jelas Noji pada intinya.


"Putri anda! Memang kenapa dengan putri anda?" tanya Tian penasaran.


"Tapi sebelum itu, bolehkah saya bertanya?"


"Silahkan."


"Apakah Yang Mulia Putra Mahkota sudah memiliki kontrak nikah dengan keluarga lain?"


Mendengar itu Tian dan yang lainnya tahu maksud yang akan di bicarakan Tuan Noji di pertemuan kali ini. Aldirch yang menjadi topik pembicaraan mengepalkan tangannya, Chloe yang tahu langsung menggenggam tangan Aldirch, menenangkan perasaan adiknya yang mulai bergemuruh.


"Tenanglah, kita dengarkan dulu apa maksud kedatangan mereka kemari," bisik Chloe di telinga Aldirch.


Aldirch mengatur napasnya agar lebih rileks, menampilkan wajah tenangnya. Namun matanya melirik ke arah Rayna yang terus menatap ke arah nya. "Menjijikkan," batin Aldirch melihat wajah Rayna yang terus tersenyum ke arah nya.


Tian melirik ke arah putranya, menghela napas saat mengetahui niat Tuan Noji datang kepadanya.

__ADS_1


"Untuk saat ini Putra saya tidak memiliki Kontrak nikah dengan keluarga mana pun Tuan Noji. Tapi tidak tahu nantinya, karena saat ini putra saya sedang tidak ingin menjalin kontrak nikah dengan gadis keluarga manapun," jawab Tian


"Oh begitu," ucap Noji menganggukkan kepala dan merasa lega. "Jika memang begitu saya disini ingin mengajukan kontrak nikah dengan keluarga anda. Mencalonkan putri saya sebagai gadis calon mempelai Putra Mahkota. Bisa dikatakan saya sebagai orang tua dari wanita melamar Putra Mahkota menjadi calon menantu saya."


Mendengar itu Aldirch langsung berdiri dan menolak lamaran Tuan Noji, "Saya menolak," jawab Aldirch dengan tatapan tegas.


Semua menoleh ke arah Aldirch begitupun Tian dan Ceril. "Sayang tenang lah, duduk dan bicarakan dengan baik baik," pinta Ceril mengelus lengan Aldirch dengan lembut.


Aldirch menatap Ceril dan Tian bergantian. Tian meminta Aldirch untuk tenang dan duduk di tempat nya. Melihat tatapan Daddy nya perlahan Aldirch duduk dengan perasaan bergemuruh.


"Maafkan kelakuan anak saya Tuan Noji," ucap Tian meminta maaf atas kelakuan Aldirch yang tidak sopan. Tian tahu saat Aldirch menolak, wajah Noji sudah sangat gelap.


"Tidak masalah Yang Mulia," jawab Noji. "Lalu bagaimana dengan lamaran yang saya ajukan?"


"Begini Tuan Noji, saya tidak bisa memutuskan. Selama ini saya tidak pernah mengatur anak anak saya untuk hal yang menyangkut pasangan mereka. Kami akan mendukung pilihan mereka sendiri, maka dari itu saya tidak bisa memaksa anak anak kami dengan lamaran lamaran setiap keluarga yang datang," jelas Tian.


"Maksud anda, apakah anda akan menolak jika putra anda menolak lamaran ini?"


"Bisa di katakan seperti itu. Tapi keputusan ada di tangan putra saya," jawab Tian.


Noji yang mendengar napas nya sudah naik turun menahan amarah. Semua orang menatap Aldirch meminta jawaban atas lamaran yang di ajukan Tuan Noji.


.


.


.


.


Selamat membaca


Jangan lupa dukung karya Autor


Dengan cara


Like


Komen


Tap favorit


Beri hadiah dan Votenya


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2