Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
CHLOE PUTRI CERIL ALEXANDER


__ADS_3

"Tuan," panggil Samuel karena Tian terus melihat ke arah Chloe dan Pengasuh nya.


Em," jawab Tian.


"Mari kita kembali Tuan," ucap Samuel.


"Sam, coba kau cari tahu siapa Chloe itu. Aku tidak yakin anak sekecil itu bisa salah mengenali orang jika dia belum pernah melihat wajah nya. Aku yakin gadis itu pasti pernah melihat diri ku, entah itu dari foto atau secara langsung. Dan aku merasa ada sesuatu yang aneh dengan hati ku saat dia memanggil ku Daddy," ucap Tian.


"Besok pagi aku ingin semua data nya ada." Sambungnya.


"Baik tuan." Jawab Samuel.


Mereka semua akhirnya kembali ke hotel. Sedangkan Samuel memerintahkan anak buah nya untuk mencari data tentang Chloe sesuai perintah Tian.


Pagi hari.


Samuel masuk kedalam kamar Tian, di lihatnya Tian nya itu masih tertidur pulas. Karena tidak ingin menganggu, samuel pun akhirnya menunggu di sofa sambil melihat Laporan laporan yang berikan anak buah nya.


"Aku tidak menyangka jika mereka semua berada di Negara ini, bukankah ini terlalu jauh? Tapi aku tidak tahu alasan nya mereka semua berada disini," Gumam Samuel.


"Hah...Aku yakin Tuan pasti senang dengan apa yang mereka dapat." sambungnya sambil tersenyum kecil.


Handphone Samuel bergetar, di lihat nya Alexa menghubunginya. "Hallo sayang." jawab Samuel.


"Kenapa tidak menghubungi ku akhir akhir ini?" tanya Alexa.


"Aku sibuk yang, ini saja aku berada di Negara S. Apa kau merindukanku?" tanya Samuel.


"Tentu saja aku merindukan mu," jawab Alexa. "Aku punya kabar bagus untuk mu," ucap nya


"Apa? Jangan bilang kangen dan minta itu." ucap Samuel.


"Kenapa kamu tahu saja apa yang ku inginkan! Pokoknya jika sudah pulang kau harus segera menemui ku. Aku ada kabar bahagia untuk mu." ucap Alexa .


"Apa? Katakan aku ingin tahu sekarang, dan jangan buat aku penasaran," ucap Samuel.


"Kau benar benar ingin tahu?" tanya Alexa


"Tentu saja aku pengen tahu," jawab Samuel.


"Tapi janji, setelah pulang kau harus menemani ku seharian penuh." ucap Alexa


"Ya, sayang." ucap Samuel.


"Aku hamil." ucap Alexa.


"Apa!! Ulangi sekali lagi," pinta Samuel.

__ADS_1


"Aku hamil sayang," jawab Alexa sedikit keras.


"Ha...Hamil...!! Apakah aku tidak salah dengar?" tanya Samuel.


"Tidak," Jawab Alexa.


"Kau tidak membohongi ku kan sayang? Kau pasti sedang berbohong." tanya Samuel.


"Mana mungkin aku membohongi mu. Apa kau tidak senang aku hamil? Padahal jika ku lihat saat di atas ku kau merem melek sangat menikmati. Saat aku bilang hamil kau malah bilang aku bohong, aku marah ini." ucap Alexa


"Eh, jangan marah yang, aku seneng kok kamu hamil. Udah dong jangan merajuk, nanti kalau aku pulang aku akan menemani mu seharian di ranjang. Terserah kamu mau apain diri ku." ucap Samuel


"Benarkah?" ucap Alexa sumringah. "Baiklah, aku akan menyiksa mu nanti. Jadi bersiap lah, ok." sambungnya.


"Em..." jawab Samuel.


"Kalau begitu aku tutup telpon nya. Jangan lupa cepetan pulang, aku tidak sabar menyiksa mu." ucap Alexa dan di jawab iya oleh Samuel.


Setelah panggilan berakhir, Samuel berdiri dan berjingkrak jingkrak senang.


"Yes, yes, yes. Aku akan jadi ayah, tak sia sia aku garap hampir setiap hari." ucap Samuel


Samuel tidak menyadari ada sepasang mata yang terus memperhatikan nya. Apalagi saat ini sedang melihat tingkah nya yang seperti bukan Samuel yang ia kenal.


"Ehem....Begitu senang kah kau menghamili wanita?" ucap Tian berjalan mendekati Samuel.


"Lanjutkan," perintahnya.


"Apa nya Tuan?" tanya Samuel bingung.


"Seperti tadi, melompat lompat seperti anak kecil. Aku ingin melihatnya dan setelah itu merekam nya, lalu akan ku sebar ke seluruh Anggota. Kira kira apa reaksi mereka?" ucap Tian berfikir.


"Apa!! Tuan, jangan seperti itu. Saya ini lagi bahagia Tuan, sebentar lagi saya akan menjadi ayah seperti anda," ucap Samuel.


"Apa katamu! Hei, aku ini tidak menghamili anak orang seperti kau ya," ucap Tian tak terima.


"Tidak menghamili bagaimana? La wong sampai brojol segitu besar nya masih di bilang tidak menghamili," gumam Samuel masih bisa di dengar oleh Tian.


"Apa yang gumam kan? Kalau ngomong itu yang jelas," ucap Tian.


"Tidak ada," Jawab Samuel cepat dan membuat Tian menggelengkan kepala.


"Duduklah. Bagaimana dengan yang ku minta? Apakah sudah kau dapatkan?" tanya Tian.


"Sudah Tuan," Jawab Samuel menyerahkan data Chloe. "Saya harap anda tidak terkejut," Imbuhnya.


"Terkejut kenapa?" tanya Tian.

__ADS_1


"Silahkan anda baca terlebih dahulu." Ucap Samuel.


Tian membuka laporan itu, dan mulai membaca nya perlahan.


Deg ....


Tian berhenti tepat di tulisan. 'Chloe putri dari Ceril Alexander.'


Tangan Tian bergetar membaca laporan yang di berikan Samuel, dirinya seakan tidak percaya dengan apa yang dia baca barusan. "Sam, apakah ini benar?" tanya Tian dengan nada bergetar.


"Benar Tuan, Gadis kecil itu ternyata putri dari Nona Ceril, yang mungkin bisa jadi dia adalah Putri anda," jawab Samuel.


"Benarkah ini? Aku sedang tidak mimpi kan? Aku menemukan dia Sam, kita menemukan dia." ucap Tian begitu senang dan bahagia.


"Aku harus kesana, aku harus menemui nya dan menjemputnya. Aku ingin memeluknya, mencium nya. Ayo Sam kita pergi," ucap Tian berdiri menarik Samuel agar lekas menemui Ceril dan Chloe.


"Tuan," ucap Samuel menahan tangan Tian.


"Apa? Kenapa berhenti? Kita harus cepat, aku tidak ingin kehilangan dia lagi Sam. Sudah empat tahun aku mencarinya kemana mana dan sekarang aku menemukannya. Ayo Sam dan jangan menahan ku," ucap Tian.


"Saya tidak menahan, Tuan. Hanya saja silahkan anda mandi terlebih dahulu. Anda tidak ingin di lihat anehkan oleh keluarga Alexander karena hanya memakai boxer," ucap Samuel.


Mendengar itu Tian langsung melihat dirinya dan ternyata benar dia hanya memakai celana boxer. "Kenapa kau tidak bilang dari tadi?" tanya Tian menendang kaki Samuel setelah itu pergi untuk membersihkan diri.


Sedangkan Samuel yang mendapatkan tendangan hanya mengaduh kecil.


.


.


.


.


💞💞💞💞💞


Selamat membaca


Jangan lupa


like


komen


dan vote serta


hadiah nya

__ADS_1


__ADS_2