
Hai Autor lagi sibuk ni, jadi maaf ya hari ini Up satu saja.
Autor lagi ngecat rumah, di bantu bapak. He..He..jangan tanya, kenapa g di catin tukang saja? Alasan nya uang nya buat beli roti 🤣🤣🤣🤣🤣.
.
.
.
...💞💞💞💞💞💞💞...
Anak Tak Diakui.
.
.
.
Dua Minggu kemudian.
Hari yang di tunggu tunggu oleh semuanya pun akhirnya tiba. Kedua pengantin pun siap melakukan ritual pernikahan. Seluruh tamu undangan kini telah sampai di istana Kerajaan NEVOLEON, baik dari Negara N sendiri ataupun tamu undangan dari luar Negara N.
Tian yang sudah terbalut dengan pakaian raja dan mahkota di kepalanya berdiri di altar pernikahan menunggu sang mempelai wanita datang.
Tian tersenyum saat Ceril datang dengan Gaun putih nya, sungguh sangat cantik sekali. Ceril terus berjalan dengan membawa sebuket bunga di tangan nya. Setelah sampai, tangan Tian terulur menyambut kedatangan permaisuri nya, berdiri saling berhadapan.
Sang Pendeta berdiri diantara kedua pengantin untuk memulai janji pernikahan.
"Maka tibalah saat nya untuk meresmikan perkawinan saudara. Saya persilahkan saudara masing masing membuat janji pernikahan."
Tian bersiap untuk menyatakan janji pernikahan di depan Ceril dan seluruh keluarga dan para tamu undangan.
"Dihadapan imam dan para saksi, saya Tian Dominic, menyatakan tulus ikhlas, bahwa Ceril Alexander yang hadir disini mulai sekarang ini menjadi istri saya. Saya berjanji setia kepadanya dalam untung dan malang, dan saya mau mencintai dan menghormatinya seumur hidup."
Setelah Tian menyatakan janji nya, kini imam meminta Ceril untuk menyatakan janjinya.
"Saya Ceril Alexander memilih engkau menjadi suami saya. Saya berjanji setia kepada mu dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit dan saya mau mencintai dan menghormati engkau seumur hidup."
__ADS_1
Setelah mengucap janji, prosesi selanjutnya adalah pemasangan Cincin. Pendeta saat ini memegang cincin sambil berkata.
"Cincin ini bulat, tanpa awal dan tanpa akhir, sebagai lambang kasih kristus yang tanpa awal tanpa akhir. Atas dasar itu, cincin ini menyatakan bagi saudara berdua, untuk meniru kasih Kristus dalam kehidupan rumah tangga dengan mengasihi pasangan tanpa awal dan tanpa akhir."
Setelah pendeta selesai, Tian dan Ceril menjawab.
"Saya, Tian Dominic/Ceril Alexander, cincin ini aku berikan kepada mu sebagai lambang cinta kasih dan kesetiaan ku."
(Hasil dari Mbah Google)
Setelah itu mereka berdua saling bertukar cincin perkawinan. dan di lanjutkan pemberkatan pernikahan oleh pendeta. Dan terakhir pasangan yang sudah resmi menjadi suami istri itu berciuman dihadapan para tamu undangan.
Sorak Sorai tepuk tangan memenuhi ruangan itu. Tian dan Ceril nampak bahagia sekali akhirnya mereka bersama. Chloe yang berada dalam pangkuan Nickel turun, dan berlari kearah mereka dan langsung minta di gendong oleh Tian, Daddy nya.
Setelah acara selesai, tinggal acara resepsi yang akan di laksanakan malam hari.
Malam Hari Tian duduk di pelaminan bersama Ceril sambil terus menyunggingkan senyum nya saat para tamu undangan memberikan selamat kepada mereka berdua.
Para tamu undangan juga di persilahkan untuk menikmati semua hidangan yang sudah di siapkan oleh istana.
Happy Ending.
Terimakasih karena sudah mendukung karya saya hingga selesai. Masih banyak kesalahan dalam saya menulis, atau cerita nya mungkin kurang menarik. Tapi inilah yang hanya bisa 🙏🙏🙏🙏
*
*
*
*
*
PART EXTRA.
Setelah dua tahun pernikahan Ceril Hamil dan akan melahirkan Anak kedua mereka.
__ADS_1
Hari ini Ceril sedang berada di dalam ruang bersalin untuk melahirkan Anak kedua mereka yang berjenis kelamin laki laki.
Tian yang menemani Ceril melahirkan terus mengelap keringat di dahinya. Sungguh saat ini Tian merasakan keringat dingin di tubuh nya. Jika biasanya dia membunuh atau berhadapan langsung dengan musuh nya tanpa rasa takut, berbeda dengan sekarang. Dia sangat takut saat melihat Ceril yang mengejan dan berteriak saat berusaha mengeluarkan bayinya.
"Dokter, apa yang yang kau lakukan? Kenapa kau malah santai seperti itu? Cepat keluarkan bayinya dalam perut istri ku! Lihatlah dia sangat kesakitan," bentak Tian dengan marah.
"Jika kau tidak cepat mengeluarkan nya, akan ku tembak kepala mu," ancam Tian sambil menodongkan pistolnya.
Para Dokter yang melihat langsung menelan ludah dengan kasar. Jelas saja mereka takut, karena mereka semua tahu siapa laki laki yang ada di depan nya ini, Raja Tian Dominic, kejam bagi musuh, adil dan baik bagi rakyat nya.
"Sayang," Panggil Ceril saat melihat Tian menodongkan senjata nya di depan Dokter.
"Ya," jawab Tian menghampiri Ceril dan mengelus kepalanya dengan lembut. "Apakah ini masih sakit, sini aku elus ya," Tian mengelus perut besar Ceril.
Para Dokter yang melihat perubahan itu hanya terbengong. Saat tadi memarahi mereka, Raja itu bagaikan iblis. Namun saat berbicara dengan Istrinya Raja itu bagaikan malaikat tak bersayap.
Perbedaan yang sangat jauh.
Dokter itu mendekat, dan memeriksa Ceril. Di lihat nya sudah pembukaan penuh, Para Dokter itu pun bersiap untuk menyambut kelahiran Putra Mahkota Kerajaan NEVOLEON.
Ceril mengejan dan mengejan, hingga suara tangis bayi pun memenuhi ruang bersalin itu.
Dilihatnya Bayi tampan, dan gemuk. Tian yang melihat meneteskan air mata saat melihat perjuangan istrinya melahirkan anak kedua mereka.
"Terimakasih sayang, terimakasih," Ucap Tian sambil menciumi wajah Ceril yang penuh keringat itu. "Aku mencintai mu, sangat mencintai mu," Tian mencium dan menyesap bibir Ceril di hadapan para Dokter yang menatap mereka. Para Dokter itupun tidak ada yang berani menegur atau melarang, pikir nya, suka suka mereka. Lebih baik diam dari pada Nyawa hilang.
Bayi laki laki itu di beri nama. "ALDIRCH DOMINIC"
Berharap dia menjadi pemimpin yang bijaksana kelak saat menggantikan dirinya.
.
.
.
Sebenar nya ingin saya lanjutkan Season Dua tentang Choe Dominic yang pergi dari istana karena ingin merasakan hidup menjadi orang biasa tanpa bergelimang harta. Bertemu dengan laki laki muda dari kelaurga kaya, namun keluarga dari laki laki itu menentang hubungan mereka hanya karena Choe adalah seorang gadis miskin. Tapi entahlah Autor bisa tidak waktunya......
.
.
.
.
__ADS_1
By by salam sayang dari Autor 😘😘😘
SEKIAN.