Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
SYARAT ALEXA.


__ADS_3

Pukul Setengah dua belas malam, Tian baru selesai. Melihat hal itu Samuel dengan cepat menghampiri dan berkata.


"Tuan, Nona Ceril hilang." ucap Samuel.


"Apa! Barusan kau bilang apa?" tanya Tian takut pendengaran nya salah.


"Nona Ceril hilang Tuan, para bodyguard itu kehilangan jejak Nona Ceril." ucap Samuel.


"Bagaimana bisa? Menjaga satu orang saja mereka tidak bisa, benar benar bodoh." kesal Tian. "Cepat ayo kita pergi cari dia." perintah Tian.


Tian dan Samuel masuk mobil dan melajukan mobil nya.


"Apakah mereka sudah melacak keberadaan nya?" tanya Tian.


"Sudah Tuan. Tapi Nona Ceril meninggalkan hp nya di rumah, sehingga mereka tidak bisa melacak keberadaan Nona Ceril." ucap Samuel menjelaskan.


"Memang kenapa mereka bisa kehilangan dia?" tanya Tian.


"Nona ceril mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi." jawab Samuel.


"Sial. Benar benar menyusahkan saja." gumam Tian


Mereka berdua membelah jalanan yang sudah sepi. " Kemana aku harus mencari nya." batin Tian.


Tian berfikir bagaimana cara menemukan gadis nakal nya itu. Lama berfikir.


"Bukan kah dia pergi bersama dengan teman nya?" tanya Tian.


"Benar tuan." jawab Samuel.


"Minta seseorang mencari siapa teman nya." perintah Tian. "Aku merasa kau sudah kehilangan ketajaman mu Sam."lanjutnya.


"Maaf tuan, saya tidak kefikiran sampai di situ. Saya akan mencari siapa teman yang bersama dengan Nona." ucap Samuel.


Samuel menghubungi seseorang untuk mencari informasi tentang Sesil, yang ternyata adalah seorang cucu dari keluarga Winston.


"Tuan saya sudah menemukan nya, dia bernama Nona Sesil dari keluarga Winston." ucap Samuel setelah mendapat informasi dari anak buah nya.

__ADS_1


"Keluarga Winston?" gumam Tian. "Cepat perintahkan anak buah mu untuk melacak keberadaan nya." perintah Tian.


"Baik Tuan." jawab Samuel dan meminta anak buah nya melacak keberadaan Sesil.


Setelah menemukan keberadaan Sesil dan Ceril. Tian dan Samuel pergi ke Club malam dimana mereka berada. Samuel meminta para bodyguard lebih dulu ketempat itu.


Satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai.


Tian turun sambil menggulung kemeja putih nya.


"Bisa bisa nya dia datang ketempat ini tanpa memberitahu ku." gumam Tian kesal, masuk kedalam.


Tempat Club malam masih ramai dengan pengunjung. Tian melangkah kan kaki jenjang nya masuk mencari keberadaan Ceril.


Para bodyguard di perintah mencari juga. Sedangkan Samuel mencari siapa yang mengadakan ulang tahun di tempat ini.


"Sungguh aneh, kenapa mengadakan acara di tempat ini. Gadis nakal itu juga selalu saja membuat ku susah dan khawatir." keluh Tian.


"Tuan Itu adalah gadis yang mengadakan ulang tahun disini." ucap Samuel menemukan siapa yang mengadakan acara ditempat ini setelah menanyakan kepada manager Club.


"Em...Ayo temui dia. Jika dia sampai tidak tahu kemana gadis nakal itu berada, lihat lah akan ku hancurkan tempat ini dan keluarga nya." Kesal Tian menghampiri Alexa.


Permisi." Ucap Samuel menepuk bahu Alexa


"Iya." jawab Alexa menoleh kebelakang saat diri nya merasakan tepukan di bahunya. Dilihat nya dua pemuda tampan berdiri di depan nya. Namun satu yang lebih tampan dan membuat Alexa bersemu saat melihat ketampanan Tian.


"Apakah anda Nona Alexa?" tanya Samuel.


"Ah ..Ya, dengan saya sendiri." ucap Alexa sadar. "Ada perlu apa tuan tuan mencari saya." ucap Alexa sedikit mencari perhatian.


"Menjijikkan." batin Tian melihat Alexa yang sedikit Menggoda nya dengan tubuh nya.


"Saya mencari Nona ini." Samuel menunjukkan foto Ceril dari hp Tian. "Apakah anda tahu dimana saat ini dia berada?" tanya nya.


"....." Alexa mengernyitkan alisnya melihat dengan seksama wajah di foto itu. "Oh dia Ceril kan, teman Sesil." ucap Alexa.


"Benar Nona. Dia nona Ceril. Apakah anda tahu dimana dia?" tanya Samuel lagi.

__ADS_1


"Aku tahu, Tapi ada syarat nya." ucap Alexa berfikir licik.


Melihat Tian yang sama sekali tidak ada respon, dia beralih mencari mangsa lain nya. Ya Samuel lah mangsa lainnya. Alexa adalah gadis cantik dan baik, hanya saja ia sering bergabung dengan teman teman nakal nya sehingga dia menjadi wanita yang suka keluar malam untuk mencari kesenangan dan keramaian. Namun hanya dalam artian kesenangan menghibur suasana hati nya ya, tidak dalam artian nakal seperti wanita murah*an.


"Syarat?" beo mereka berdua.


"Anda jangan bermain main dengan saya ya Nona." ucap Tian penuh penekanan.


Gleeek....


Alexa menelan ludah saat melihat mata tajam dan mengerikan itu. Seolah pemuda yang ada di depan nya ini ingin membunuh nya dalam sekejap.


"Ha..Ha...Ha..Aku hanya bercanda Tuan." ucap Alexa takut.


"Tapi sebenarnya tidak sulit sih menyetujui persyaratan saya. Yaitu anda Tuan..." tunjuk Alexa kepada Samuel. "Anda harus mau menjadi pacar saya." lanjutnya.


Samuel yang mendengar langsung kaget dan melotot kan mata nya tampak seperti orang bodoh. Ia seakan tidak percaya dengan pendengaran nya.


"Setuju, tunjukkan dimana gadis ku." ucap Tian menyetujui syarat Alexa.


Samuel yang mendengar menjadi bodoh kedua kali nya mendengar Tuan nya menyetujui persyaratan Gadis itu tanpa meminta persetujuan nya terlebih dulu.


Tapi Tuan." ucap Samuel mengejar kedua nya yang lebih dulu pergi.


Sedangkan Alexa tersenyum senang, karena akhirnya dia memiliki pacar dadakan.


.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Selamat membaca


jangan lupa like and komen serta vote

__ADS_1


Mohon dukungan nya.


__ADS_2