
Selepas melepas rindu, Tian meminta kepada Samuel untuk kembali ke Negara N, meminta Denis untuk mengurus Kerajaan Sedangkan Samuel mengurus perusahaan dan kelompok GEROGRE LORIZD.
Untuk dirinya dia akan menetap sementara waktu di Negara S bersama keluarga Alexander, sampai Ceril Sadar.
Malam hari.
"Dad," panggil Chloe
"Ada apa sayang?" Tanya Tian memangku Chloe
"Apan Mommy angun?" Tanya Choe
"Doakan Mommy cepat bangun dan bisa berkumpul dengan kita," ucap Tian mencium kepala Chloe dengan sayang.
"Ko, antuk," ucap Chloe memutar tubuh nya dan memeluk tubuh Tian.
"Tidurlah," ucap Tian dengan nada lembut. Mengelus kepala Chloe agar anak itu lekas memejamkan mata nya.
"Sayang bangunlah, aku dan Chloe merindukanmu. Kami butuh kamu sayang," ucap Tian menggenggam tangan Ceril.
Cukup lama Tian menemani Ceril, Chloe pun akhirnya tertidur pulas dalam dekapan Daddy nya. Tian yang melihat putri nya sudah terlelap, ia pun membawa nya ke kamar Chloe.
"Tidur yang nyenyak ya sayang, semoga besok pagi Mommy Ceril siuman. Dan kita bisa bersama sama selamanya," ucap Tian mengecup kening Chloe
Chloe yang sudah nyenyak sama sekali tidak terganggu dengan ciuman yang di berikan Tian.
Setelah memastikan Chloe benar benar tidur, Tian keluar kamar, menutup pintu dengan pelan, sesekali melihat ke arah Chloe, "Daddy sayang Chloe," gumam Tian sambil menutup pintu.
Tian kembali ke kamar Ceril. Malam ini dia akan menemani Ceril, tidur bersama wanita yang dia rindukan selama ini.
Sesampai nya di depan Ceril
Perlahan Tian naik ke atas ranjang, dan merebahkan tubuh nya di samping Ceril, memandang wajah yang pucat namun tak menghilangkan kecantikan nya.
"Sayang, aku akan menemani mu malam ini. Ku harap besok pagi kau sadar," ucap Tian lirih sambil mengelus wajah Ceril, "Aku mencintaimu, sangat mencintaimu," Tian mencium kening Ceril dengan begitu lembut.
Tian memeluk tubuh Ceril dengan hati hati, takut alat medis yang ada di tubuh Ceril lepas karena ulah nya.
__ADS_1
Tian mulai memejamkan mata nya. Tubuh lelah, pikiran lelah dan hati yang lelah membuat Tian tak butuh lama untuk tidur mengarungi mimpi indah nya, berharap dalam mimpi bisa bertemu dengan Ceril kekasih nya.
Tian sudah memutuskan. Jika Ceril sadar dari koma nya, dia akan menikahi Ceril dengan pesta yang akan diadakan besar besaran di kerajaan. Menjadikan nya Ratu untuk dirinya, putri nya dan seluruh rakyat Negera N.
Nickel yang ingin menjenguk adik nya diam, saat membuka pintu. matanya melihat Tian yang sedang memeluk adik nya dengan begitu sayang.
Kakak harap setelah kedatangan nya kau akan segera sadar adik ku, kami sangat sayang kepada mu. Cepat lah sadar, Mami dan Papi menunggu mu," gumam Nickel kembali menutup pintu, takut mengganggu Tian yang memang seperti nya sangat kelelahan.
Pagi hari.
Tian tidur, masih dengan setia memeluk Ceril tanpa memperdulikan beberapa orang yang berdiri di kamar itu. Seorang Dokter memeriksa keadaan Ceril.
"Bagaimana Dok?" Tanya Marx.
"Kita turut bahagia akhirnya penantian kita selama 3 tahun ini akhirnya terbayar sudah. Nona Ceril telah sadar. Saya akan memberikan obat terbaik agar tubuh Nona Ceril lekas pulih," ucap Dokter.
"Terimakasih Dok, terima kasih karena selama ini telah sabar merawat putri ku dan istri ku," ucap Marx.
"Sama sama tuan Marx. Ini memang sudah menjadi tugas saya sebagai seorang Dokter," jawab Dokter. "Oh ya, Nona Ceril harus banyak banyak istirahat. Agar tubuh nya lekas pulih," sambung nya.
Ceril yang mendengar pertanyaan dokter, kepala sedikit menoleh, tersenyum kecil. Masih tetap tampan kekasih nya ini, pikirnya.
"Dia ayah dari Chloe," jawab Marx.
"Oh, berarti suami Nona Ceril," ucap Dokter. "Mungkin karena ada nya dirinya, bisa jadi membawa kesadaran Nona Ceril kembali," imbuh nya.
Chloe masuk ke kamar itu.
"Uncle," panggil Chloe pada Nickel.
Hap…
"Baru bangun?" Tanya Nickel menciumi wajah Chloe yang belum mandi.
"Maaf tuan, Nona Chloe belum mandi karena terus meminta bertemu dengan Daddy nya," ucap Nanny.
"Tidak masalah. Pergilah, biar dia bersama ku," ucap Nickel.
__ADS_1
"Baik tuan," jawab Nanny setelah itu pergi.
Chloe yang berada dalam gendongan Nickel berkata," Mommy,"
Ceril yang merasa di panggil menatap Chloe, air matanya luruh, ia tahu pasti gadis kecil itu adalah Putri nya. Melihat Ceril yang ingin menyentuh putri nya, Nickel pun menurunkan Chloe.
Tangan Ceril bergerak perlahan meminta Chloe untuk mendekat, "Mendekat lah, Mommy pasti ingin memeluk mu," ucap Nickel.
Perlahan Chloe mendekat, tangan nya terulur menyentuh wajah Ceril, "Mommy."
Mendengar suara putri nya air mata Ceril tak bisa dibendung lagi, ia menangis sambil memeluk tubuh kecil itu. Tian yang memeluk tubuh Ceril perlahan membuka mata karena merasakan seseorang sedang terisak.
Di lihat nya, wanita yang sedang berada di pelukan nya sadar, dan saat ini sedang menangis sambil memeluk putri nya,
"Sayang," Panggil Tian ikut bergabung memeluk orang yang di cintai nya. Semua keluarga menangis melihat semua itu, sungguh hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan untuk semua.
.
.
.
Maaf sedikit telat.
Ada keperluan yang tidak bisa di tinggal, dan akhirnya baru bisa Update.
Jangan lupa
Like
Komen
Hadiah
Dan Vote nya.
Kalau sudah Autor kasih ini😘😘😘🤣🤣🤣🤣
__ADS_1