Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
AMORA DAN ALDIRCH ( KEDATANGAN RATU ISABELLA)


__ADS_3

Noji terus menatap Amora dengan tatapan rumit, dia tidak menghiraukan apa yang dikatakan Rayna dan Nena.


"Wajah ini nampak tidak asing!" batin Noji Nakata.


Saat terus berpikir, suara ledakan terdengar dari luar, Noji yakin jika asal suara itu adalah sebuah Bom. "Apakah mereka juga menggunakan Bom?" batin Noji dan berjalan keluar melihat ke adaan pertarungan itu.


Di lihat nya di luar sangat sangat kacau, anggota Mafia GEROGRE LORIZD dan Mafia YAKUZA masih terus bertarung untuk mengalahkan satu sama lain. Suara Tembakan dan suara bom terus bersautan, tempat itu penuh dengan kepulan asap dan api hasil ledakan Bom yang di lakukan Mafia GEROGRE LORIZD.


"Ini tidak bisa di biarkan," gumam Noji saat melihat anak buah nya sedikit terdesak oleh kelompok Mafia GEROGRE LORIZD.


Noji berpikir, ini masih Mafia GEROGRE LORIZD yang dia hadapi belum Kerajaan ZEPHYRA yang mungkin saja sebentar lagi akan datang. Noji masuk lagi untuk mengambil senjata nya.


Rayna dan Nena yang melihat Noji mengambil senjata, mereka pun bertanya. "Apakah Papa akan ikut bertarung melawan Mafia itu?" tanya Nena Nakata.


"Ya, aku tidak bisa tinggal diam. Aku harus ikut turun tangan menghadapi mereka," jawab Noji sambil matanya melirik Amora dan setelah itu keluar untuk membantu anggota nya. Namun Rayna yang melihat arah mata Papa nya yang melirik Amora bertanya tanya. Kenapa dengan Papa nya itu? Papanya juga sangat aneh! Biasanya jika dia melihat tawanan, pasti dia akan ikut menyiksa. Tapi ini tidak! Papa nya seolah tidak peduli. Tapi di lihat dari sorot matanya, Papa nya seperti memiliki sesuatu yang tidak bisa di jelaskan.


"Ma, apa Mama melihat pandangan Papa yang aneh?" tanya Rayna.


"Aneh! Aneh bagaimana?" tanya Nena tidak mengerti.


"Ya aneh saja. Tapi sudah lah, mungkin itu hanya pemikiran ku saja," Rayna tidak ingin mengatakan nya, mungkin saja dia memang salah melihat dam terlalu banyak berpikir.


Di luar bangunan itu, Noji kini ikut bertarung dan melawan Mafia GEROGRE LORIZD. Arsen, Denis dan Samuel yang melihat Noji keluar dan ikut dalam pertempuran itu langsung menyeringai dengan senyum jahat mereka masing-masing.


"Siapa yang akan melawan nya?" tanya Samuel kepada mereka berdua.


"Aku saja," jawab Denis cepat, "Aku sudah sangat lama tidak bertarung dengan ahli nya."


"Baiklah, ku serahkan dia pada mu," jawab Samuel dan kembali menyerang Mafia YAKUZA.

__ADS_1


Denis berjalan menghampiri Noji sambil membawa senjata nya.



Saat sudah dekat, Denis melompat dan menyerang Noji hingga Denis berhasil melukai Noji di bagian lengan nya. "Kurang ajar! Berani nya kau menyerang ku!" marah nya saat melihat lengan nya sobek karena senjata Dennis.


"Kenapa tidak berani! Kita ini sedang bertarung antara hidup dan mati. Jadi jangan lebay deh, aku melukai mu itu sangat wajar. Bahkan aku membunuh mu itu juga berhak karena kau musuh ku," jawab Dennis santai sambil menatap Noji yang wajah nya sudah memerah karena marah.


"Bajingan! Ku bunuh kau," marah nya dan menyerang Denis. Noji juga mengunakan senjata tajam nya dan mereka pun bertarung dengan jarak dekat. Denis dan Noji saling melayangkan senjata mereka masing-masing agar dapat melukai lawan nya. Pertarungan mereka terbilang cukup sengit karena mereka berdua sama sama ahli dalam bela diri.


.


.


Di pertarungan Chloe dan Aldirch. Mereka berdua sudah banyak membunuh musuh nya, bahkan tubuh nya sudah di penuhi lumuran darah dari musuh musuh nya itu. Wajah yang semua tampan dan cantik kini tidak cantik dan tampan lagi. Tapi mereka tidak memikirkan itu, memang wajar jika dalam pertempuran akan seperti itu. Tubuh mereka pun tidak mulus lagi, penuh luka akibat senjata musuh mereka. Namun kedua nya tidak mengeluh karena itu memang akibat dari pertarungan nya.


.


.


Mereka lalu kembali bertarung, menembak musuh musuh mereka dengan senjata nya.


Door ....Door....Door....


Dari jarak sedikit jauh, Jaeden yang melihat aksi Chloe tersenyum, sungguh pemandangan yang indah, membuat diri nya semakin cinta. Jika masalah Aldirch sudah selesai, Jaeden berniat akan langsung menikahi Chloe, walaupun tanpa mengatakannya kepada Chloe terlebih dahulu.


Saat di terus menatap Chloe, seorang pihak musuh menyerang nya. Namun sebelum senjata itu melukai Jaeden, anggota Mafia GEROGRE LORIZD menghalau serangan itu. "Jangan melamun," ucapnya dan di angguki Jaeden.


Jaeden kembali bertarung menembak kan dua senjata nya yang berada di kedua tangan nya terus menerus, tubuhnya berputar seiring musuh nya berada. Sungguh, aksi yang di lakukan Aldirch sangat lah keren.

__ADS_1


Saking banyak nya anggota Mafia YAKUZA, butuh waktu lama Mafia GEROGRE LORIZD membabat habis musuh nya. Hingga bala bantuan dari Kerajaan ZEPHYRA pun datang.


Di depan pasukan Kerajaan ZEPHYRA, Ratu Isabella berdiri paling depan memimpin pasukan nya dengan membawa senjatanya.


Sejak di kecewakan oleh laki laki bajingan itu, Isabella belajar beladiri dan menggunakan senjata. Dia tidak ingin di pandang lemah apalagi setelah itu dia akan menjadi pemimpin Nomor satu di Negara nya.


"Bunuh semua Mafia YAKUZA, aku tidak ingin satu pun dari mereka selamat," perintah nya kepada anak buah nya dengan suara lantang.


Mafia GEROGRE LORIZD dan Mafia YAKUZA yang langsung melihat ke arah sumber suara. Di lihatnya pasukan tak kalah banyak nya datang bersamaan dengan di pimpin langsung oleh Ratu mereka.


Noji dan Denis yang bertarung pun berhenti dan menoleh ke arah Pasukan Kerajaan ZEPHYRA. Tapi dari sekian banyak orang di tempat itu, hanya satu orang yang terkejut melihat itu semua. Ya, dia adalah Noji Nakata yang saat ini sangat terkejut saat melihat pemimpin Kerajaan itu. Seorang pemimpin yang sangat tidak asing bagi nya. "Bella," gumam Noji yang sangat mengenal wanita itu. Wanita yang telah dia sakiti beberapa tahun yang lalu.


"Kenapa dia ada disini? Kenapa dia bersama dengan Pasukan Kerajaan ZEPHYRA?" batin Noji bertanya tanya.


Saat melamun, suara Denis membuyarkan lamunan nya. "Jika kau masih melamun aku akan membunuh mu saat ini juga," Noji langsung menoleh ke arah Denis, dan saat itu Denis melayangkan tinjunya ke wajah Noji.


Buk...


Noji terhuyung ke belakang, tangan nya menyentuh wajah nya yang terasa nyeri karena pukulan Denis yang kuat. Noji menggelengkan kepala mengusir pusing di wajah nya. Setelah itu menatap Denis dengan tatapan sengit.


"Aku benar benar akan membunuh mu sialan!" kesal Noji dan menyerang Denis kembali.


.


.


.


Selamat membaca.

__ADS_1


Jangan lupa like nya ya dan dukungan nya. Terimakasih sudah setia membaca karya saya sampai bab ini.🙏🙏🙏


__ADS_2