Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
AMORA & ALDIRCH (PERGI DARI RUMAH)


__ADS_3

Amora Rabella seorang Gadis biasa, berumur 17thun. Tidak memiliki keluarga selain Lusi dan Doni, keluarga angkat Amora. Amora adalah anak yang tak senagaja di temukan oleh Doni saat pulang bekerja. Doni yang saat itu kehilangan flow akhirnya merawat bayi itu hingga besar.


Dan saat ini Amora telah mengetahui siapa dirinya yang ternyata bukan lah putri kandung dari keluarga Doni. Setelah mengetahui siapa dirinya dan melihat Flow yang tidak menyukai keberadaan nya di rumah Doni, Amora akhirnya mengemasi pakaian nya dan pergi dari rumah.


Flow yang melihat Amora menenteng tas nya tersenyum senang. "Bagus jika kau sadar diri anak pungut. Pergilah menjauh dari keluarga ku, jangan pernah kau tunjukkan wajah mu itu di depan keluarga ku," ucap Flow menyandarkan dirinya di pintu.


"Dan jika kau sampai menemui bapak dan ibu, aku akan membuat orang tua yang merawat mu itu susah, ingat itu," teriak Flow pada Amora yang melewati dirinya.


Amora diam, tidak memperdulikan ucapan Flow. Dia terus berjalan melewati Flow yang berada di pintu. Amora terus berjalan tanpa arah dan tujuan.


Dia duduk di kursi taman sambil meletakkan tas di pangkuan nya, mendongakkan kepala agar air matanya tidak tumpah saat mengingat ucapan Lisa di rekaman Handphone milik Flow yang menyatakan bahwa dirinya bukanlah anak kandung dari mereka.


"Aku bukan anak bapak dan ibu! Lalu aku anak siapa?" tanya Amora dalam hati.


Hujan turun membasahi tubuh Amora yang sedang sedih. Dia tidak memperdulikan semua itu, walaupun banyak orang menatapnya aneh karena tidak berteduh, Amora tetap diam di tempatnya.


Seorang datang berdiri di sampingnya sambil memayungi tubuh Amora yang sedang kehujanan. "Apakah kau tidak kedinginan?" tanya Chloe yang memang melihat Amora kehujanan di kursi taman.


Amora melihat siapa yang berdiri disampingnya. Setelah tahu siapa itu, dia langsung berdiri dan memeluk tubuh Chloe, menangis dalam pelukan itu.


"Kak...Hiks...Hiks..." Amora menangis


"Hei, ada apa dengan mu? Kenapa menangis?" tanya Chloe mengelus rambut panjang Amora yang basah.


Amora tidak menjawab, dia masih tetap menangis dalam pelukan itu. Melihat diam nya Amora Chloe yakin Amora pasti memiliki suatu masalah. "Sudah sudah jangan menangis. Sekarang ikut kakak ya, kamu bisa cerita dengan kakak jika nanti sudah sampai di kontrakan," ucap Chloe menenangkan.


Chloe membawa Amora ke kontrakan nya. Setelah sampai, Chloe meminta Amora untuk membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian agar tubuhnya tidak kedinginan lagi.


Kini Amora duduk di samping Chloe, menunduk sambil meremas tangan nya. Chloe yang melihat berkata. "Bicaralah, cerita sama kakak. Apa yang membuat mu sampai menangis seperti itu?".


Amora menoleh, menatap Chloe. Air matanya kembali mengalir di pipi mulusnya. "Kak,"

__ADS_1


"Ada apa? Kamu bisa cerita sama kakak, siapa tahu kakak bisa membantu mu," ucap Chloe menepuk nepuk tangan Amora.


Hah...


Amora menghela nafas sebelum menceritakan semua nya kepada Chloe yang beberapa waktu di temui nya.


"Aku pergi dari rumah," ucap Amora menunduk.


"Pergi! Kenapa?" tanya Chloe mengernyitkan alisnya


"Aku bukan anak bapak dan ibu. Dan kakak ku meminta ku pergi karena aku beban untuk kedua orang tua ku," jelas Amora sambil meneteskan air matanya.


"Jadi kau pergi karena kakak mu?" tanya Chloe menatap Amora. Amora yang ditanya menganggukkan kepala membenarkan pertanyaan Chloe. "Apakah kedua orang tua mu tahu kau pergi?" tanya nya lagi.


Amora menggelengkan kepala sambil terisak.


"Hah...baiklah, karena itu keputusan mu kakak tidak bisa melarang. Tapi setidaknya temui orang tua mu itu, walaupun mereka bukan kedua orang tua kandung mu setidak nya kau harus berbicara dengan nya. Takutnya setelah kau pergi dia akan mencari mu," ucap Chloe memberi masukan. Amora diam, lama akhirnya dia mengangguk.


Amora tidur satu kamar bersama dengan Chloe, walaupun sedikit sempit, tapi tidak masalah bagi mereka berdua.


..


..


..


Pagi hari sebelum Chloe bangun, Amora lebih dulu bangun dan membereskan rumah. Dari mulai menyapu, mengepel, memasak dan mencuci. Amora merasa tidak enak jika harus diam tanpa melakukan pekerjaan, apalagi saat ini dia sedang menumpang. Pikir nya penumpang itu harus lah tahu diri.


Chloe yang baru bangun langsung ke dapur, saat melihat meja makan disana sudah tersaji rapi makanan untuk sarapan pagi.


"Kau yang memasak semua ini?" tanya Chloe melihat Amora yang sedang mencuci peralatan dapur yang kotor.

__ADS_1


'Ya kak. Kakak segeralah mandi, setelah itu sarapan," ucap Amora masih melanjutkan pekerjaan nya.


Chloe tersenyum setelah itu pergi kekamar mandi dan membersihkan diri. Setelah selesai, Chloe kini duduk di meja makan bersama dengan Amora.


"Maaf kak, hanya ini yang bisa ku masak," ucap Amora sedikit tidak enek karena hanya masakan sederhana yang bisa dia buat.


"Ini sudah enak, malahan biasanya aku hanya bikin mi instan karena tidak pandai memasak. Sayuran yang ada di kulkas selalu menjadi pajangan, hanya Areum yang mengunakan jika dia datang ke sini untuk memasakkan makanan untuk ku," ucap Chloe memberikan senyum manis nya.


Mereka berdua akhirnya sarapan pagi bersama. Setelah selesai Chloe pergi untuk bekerja. Sedangkan Amora tetap tinggal karena dia tidak pergi ke sekolah.


.


.


.


MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 🙏🙏🙏🙏


MAAF YA, UP NYA TELAT TELAT.


Jangan lupa


Like


Komen


Tap Favorit


Beri hadiah


Dan votenya.

__ADS_1


Selalu dukung karya Autor. tanpa kalian Autor bukanlah siapa siapa.,


__ADS_2