Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
AKHIRNYA BERTEMU


__ADS_3

Baru saja Tian masuk ke kamar mandi, tak lama Tian keluar sudah dengan pakaian lengkap nya. Samuel yang melihat mengernyit sambil melihat jam mahal di pergelangan tangan nya.


"Bukankah ini terlalu cepat?" Pikir Samuel.


"Kenapa kau menatap ku seperti itu?" tanya Tian.


"Anda beneran sudah mandi kan Tuan?" tanya Samuel.


"Tentu saja," jawab Tian.


"Tapi perasaan baru 3 menit Tuan masuk," ucap Samuel


"Kau terlalu berisik. Bukankah yang penting sudah wangi?" ucap Tian. "Cepat kita harus berangkat." sambungnya.


Tian berjalan lebih dulu, dan Samuel beserta anak buah nya mengikuti Tian dari belakang.


"Silahkan masuk Tuan." ucap Samuel membukakan pintu untuk Tian.


Setelah Tian masuk yang lainnya pun ikut masuk ke mobil masing masing. Sedangkan Samuel menjadi sopir untuk Tuan nya.


"Kau tahu tempatnya?" tanya Tian.


"Tahu tuan, mereka berada di sebuah rumah tak jauh dari taman bermain," jawab Tian.


"Aku penasaran kenapa mereka bisa sampai pergi sejauh ini? Dan dengan siapa mereka pergi?" tanya Tian berpikir.


"Setelah sampai kita akan tahu jawaban nya Tuan." jawab Samuel.


Di dalam mobil Tian sudah tidak sabar ingin bertemu dengan wanitanya, apalagi dengan Chloe yang sudah Tian pastikan bahwa dia adalah putri nya, ratunya.


Mengingat akan pertemuan nya nanti Jantung Tian sudah berdetak tak karuan, antara gerogi dan takut, takut Ceril marah kepada nya.


Tak lama kemudian, mobil yang di kendarai Tian sampai di sebuah rumah yang di ketahui dimana kelaurga Alexander berada.



Tian turun dengan di bantu Samuel yang membukakan pintu. Melihat sekeliling yang menurut nya nampak sejuk, banyak pepohonan yang mengelilingi rumah itu.


"Mari Tuan." ucap Samuel mempersilahkan.


"Sam, aku sungguh gerogi." ucap Tian.


"Gerogi! Kenapa?" tanya Samuel.


"Aku takut Ceril dan Tuan Marx marah karena aku tak kunjung menemukan nya." ucap Tian.


"Tuan, kita kan selalu berusaha. Jadi jangan merasa takut, jelaskan semua nya bahwa anda juga mencari mereka selama ini." ucap Samuel sok bijak.


Mendengar itu Tian menatap Samuel, sedangkan yang di tatap langsung meminta maaf.


Dengan langkah pasti Tian berjalan menuju pintu rumah yang ada di depan nya. Tangan nya terulur mengetuk pintu.


Tok...Tok...Tok...


Sunyi, seperti tidak ada penghuni.

__ADS_1


"Kau sudah benar kan bahwa ini alamat nya?" tanya Tian.


"Saya rasa sudah benar Tuan, tidak ada yang salah." jawab Samuel.


Tian hendak mengetuk kembali, namun di cegah oleh Samuel dan berkata, "Biarkan saya yang mengetuk Tuan."


Tok..Tok...Tok...


"Permisi." panggil Samuel.


Lama Samuel memanggil, akhirnya seorang pelayan membukakan pintu.


"Ada yang bisa saya bantu Tuan," tanya Pelayan


"Apakah benar ini kediaman......." belum selesai Samuel bertanya, seorang gadis kecil berteriak memanggil Tian.


"Daddy ......" panggil Chloe berlari ke arah Tian.


Tian yang mendengar langsung melihat ke arah suara, ternyata Chloe putri nya yang memanggil.


Hap..


Tian menangkap Chloe dalam gendongan nya.


"Ko indu Daddy." ucap Chloe memeluk leher Tian.


"Daddy juga rindu My Princess." ucap Tian menciumi pipi Gembul Chloe.


"Nona muda." ucap Nanny yang menghampiri Tian. "Eh, bukan kah anda Tuan yang tadi malam?" tanya Nanny Chloe.


"Mari masuk Tuan." ucap Nanny Chloe mempersilahkan masuk. "Nona muda yuk sini, biar Nanny gendong." ucap Pengasuh mengulurkan tangan.


"No! Ko au ma Daddy." ucap Chloe mempererat pelukan di leher.


"Biarkan saja." jawab Tian masuk kedalam rumah, dan di ikuti oleh pengasuh Chloe dan Samuel. Sedangkan anak buah nya berjaga di luar.


Tian duduk dan Chloe masih setia menempel pada nya. Dilihat nya wajah imut Chloe, senyum terbit di bibir nya. "Daddy merindukan mu." ucap Tian menciumi wajah Chloe.


Chloe yang terus di cium oleh Tian tertawa terbahak bahak, hingga suara terdengar sampai di ruangan Selly dan Ceril.


"Tumben Chloe tertawa nyaring sekali! Aku akan lihat, sebenarnya dia sedang bermain apa." ucap Nickel.


"Ya, pergilah. Papi akan menjaga Mami mu dan Ceril disini." ucap Marx.


Nickel pun pergi menuju asal suara Chloe yang nampak bahagia. Sesampai nya Nickel di ruangan itu, kening Nickel mengkerut karena melihat seorang laki laki sedang bercanda dengan Chloe.


Nickel tidak mengenal Samuel dan Tian, karena saat ini mereka berdua memunggungi dirinya.


"Siapa anda?" tanya Nickel.


Deg....


Tian dan Samuel yang mendengar suara yang di kenal nya langsung menoleh. Dan kini Nickel lah yang di kejutkan oleh mereka berdua.


"Tian, Samuel," gumam Nickel.

__ADS_1


"Tuan Nickel." sapa Samuel.


Samuel dan Nickel saling berjabat tangan, dan Nickel pun duduk di kursi depan Tian.


"Tuan muda, senang bertemu kembali dengan anda." ucap Tian menjabat tangan.


"Senang juga bertemu dengan mu kembali Tian." ucap Nickel membalas dan matanya melihat ke arah Chloe yang terus bergelayut di leher Tian.


"Chloe sini sama Uncle." ucap Nickel mengulurkan tangan.


"No! Ko au ama Daddy." ucap Chloe memeluk erat. Nickel hendak berkata lagi, namun di sela oleh Tian.


"Biarkan dia bersama ku Tuan muda, karena aku pun ingin dia bersama ku." ucap Nickel. "My princess ingin bersama Daddy bukan?" tanya Tian pada Chloe.


"Em," Chloe mengangguk.


"Kau tahu siapa Chloe?" tanya Nickel.


"Tentu saja Tuan muda, dia adalah putri ku. Bukankah begitu?" tanya Tian.


"Ya kau benar, walaupun aku ingin menyembunyikan tetap saja tidak akan bisa. Tapi kau cukup lama menemukan kami," ucap Nickel terkekeh.


"Ya, anda benar. Cukup lama saya menemukan anda. Dan saya yakin anda lah yang menutup semua akses itu." ucap Nickel.


"Hahahaha...kau tahu saja. Bagiamana rasa nya? Enak tidak?" tanya Nickel.


"Itu akibat nya karena kau berani menitip kecebong mu pada adik ku." ucap Nickel dan Tian hanya diam mendengar itu 'kecebong? Tidak bisakah memberikan nama yang lebih bagus lagi' pikirnya.


"Lalu dimana yang lain?" tanya Tian.


"Ikut dengan ku," perintah Nickel Dan Tian pun mengikuti sambil menggendong Chloe.


Nickel membawa Tian dan Samuel ke sebuah ruangan.


Ckleek.


Pintu di buka oleh Samuel.


Mendengar pintu di buka Marx dan lainnya melihat ke arah pintu, di lihat nya Tian, Samuel dan Nickel, serta Chloe yang setia bersama Tian.



Jangan lupa mampir disini juga



Chloe si imut milik Tian Dan Ceril.


Aaah....Autor jadi pengen anak Cewe.🙈🙈


Kapan kira kira punya ya??


💞💞💞💞💞


Selamat membaca jangan lupa like komen dan vote serta hadiah nya dan tap Love nya.

__ADS_1


__ADS_2