Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
MENGELABUHI.


__ADS_3

"Anda disini?" tanya Tian


"Em..." Ceril mengangguk dan menghampiri Tian menggandeng lengan dengan mesra. "Aku datang kesini ingin bertanya dengan mu." lanjutnya.


"Bertanya apa?" tanya Tian sambil berjalan masuk dengan Ceril menempel di lengan nya.


"Apakah kau nanti pulang lebih cepat?" tanya Ceril.


"Tidak, mungkin saya akan pulang sedikit terlambat. Saya ada pertemuan dengan rekan bisnis, mungkin tengah malam baru pulang." jawab Tian. "Apakah ada sesuatu?" tanya Tian


"Em...Aku akan keluar dengan teman ku, menghadiri acara pesta ulang tahun. Bolehkah aku pergi? Pleace, boleh ya!" Izin Ceril menatap wajah Tian sambil memberikan tatapan menggemaskan nya.


Tian yang melihat tatapan itu langsung mengalihkan pandangan nya, takut tergoda dengan gadis di depan nya ini.


"Em..." Tian mengangguk tanda mengizinkan. "Tapi ada syaratnya nya, anak buah ku akan mengikuti anda dimana pun anda berada." ucap Tian.


"Em...." Ceril mengangguk tanda setuju tapi dalam hati ia menolak. "Mana Sudi aku di ikuti mereka. Lihatlah akan ku buat kalian susah menemukan ku...He...He...He..." batin Tian berfikir licik.


"Baiklah, aku pergi dulu." Ceril melepas tangan nya. "Aku tidak ikut masuk kedalam takut kau memperkosa ku." ucap Ceril keras dan di dengar para karyawan. Setelah itu berlari keluar dari gedung kantor.


Tian mendengar memijit pelipis nya mendengar kata itu. Melihat sekeliling, di lihatnya para karyawan memperhatikan nya.


"Ehem...lanjutkan pekerjaan kalian." perintah Tian pergi dengan langkah cepat.


Sedangkan Samuel yang berada di belakang nya terkekeh geli.


"Jika kau tertawa lagi, akan ku sumpal mulut mu dengan kaos kaki ku." ancam Tian mendengar kekehan Samuel. Samuel yang mendengar ancaman itu langsung membungkam mulut nya.


Mereka berdua masuk ke lift dan menuju lantai atas untuk mengerjakan pekerjaan nya lagi.


...🌴🌴🌴...


...Di kediaman Tian....

__ADS_1


Malam hari pukul setengah delapan, Ceril sudah bersiap dengan pakaian hitam nya. ia terlihat sangat cantik sekali. Keluar dari kamar dan menuruni tangga.


Sedangkan di lantai bawah teman nya yang bernama Sesil sudah menunggu.


"Kau lama sekali, aku sampai jamuran menunggu mu." keluh Sesil.


"Sorry, sudah ayo kita berangkat." ucap Ceril


"Ayo." ucap Sesil. "Tapi beneran kau akan di kawal oleh Mereka?" tanya Sesil melihat para bodyguard berbaris di depan.


"Tidak! Ayo kita buat orang orang bodoh itu sulit menemukan kita, agar kita bisa bersenang senang nanti nya." ucap Ceril.


"Aku yang akan membawa mobil nya. Serahkan kuncinya pada ku." ucap Ceril meminta kunci mobil.


"Nih..." Sesil menyerahkan kunci mobil.


Mereka berdua berjalan menuju mobil. Dengan cepat semua bodyguard berjumlah 10 orang itu membungkuk memberi hormat.


"Selamat malam Nona." sapa ketua bodyguard.


"Mari Nona kami antar." ucap Ketua bodyguard.


"Aku akan bersama dengan teman ku, kalian ikuti saja aku dari belakang." ucap Ceril membuka pintu mobil dan masuk, menyalakan mobil dan pergi bersama Sesil meninggalkan para bodyguard yang baru mulai naik mobil.


"Cepat jalankan mobil nya, nanti kita bisa kehilangan Nona Ceril." perintah ketua kepada anak buah nya


Dengan cepat dua mobil itu pergi menyusul mobil sport berwarna merah yang di kendarai Ceril.


"Itu mobil Nona Ceril." ucap ketua saat melihat mobil Ceril yang mengebut.


"Bagaimana?" tanya Sesil.


"Kau tenang saja. Pegangan, aku akan melajukan dengan cepat." ucap Ceril menginjak pedal gas.

__ADS_1


Dengan cepat mobil Ceril melaju dengan cepat. Sedangkan dua mobil yang mengikuti juga tancap gas saat melihat mobil yang di tumpangi Nona nya melaju dengan cepat.


Ceril mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi membelah jalanan, melewati mobil mobil di depan nya dengan lihai.


Ceril adalah seorang wanita yang suka akan balapan mobil, Maka dari itu tidak sulit untuk melakukan semua ini.


Ceril terus melajukan mobil nya dengan kencang. Mengelabuhi para bodyguard yang mengikuti nya. Hingga akhirnya para bodyguard itu kehilangan jejak. Sedangkan Sesil yang ada di samping nya seakan nyawa nya ingin menghilang dari tubuh nya.


Para bodyguard yang kehilangan jejak mobil Ceril akhirnya menyerah.


Sedangkan Ceril yang melihat dua mobil itu tidak membuntuti nya lagi tertawa senang, tanpa melihat teman nya sudah ingin pingsan.


"Cer...."Panggil Sesil lirih.


Mendengar suara lirih di samping nya, Ceril menengok, di lihat nya teman nya sangat kacau


"Ada apa dengan mu?" tanya Ceril.


"Kau tanya ada apa! Ini semua adalah ulah mu tau. Kau ingin membunuh ku ha..? Ucap Sesil kesal...


"Ah sorry sorry...Aku tidak bermaksud seperti itu. Lebih baik kau benahi diri mu dulu agar kau kembali cantik." ucap Ceril nyengir kuda sambil memelankan kecepatan nya.


"Kau tahu saja kalau aku sudah kacau, lihat lah dandan ku hancur karena perbuatan mu." ucap Sesil kesal sambil membenahi riasan nya.


Setelah selesai, mereka melajukan mobil nya menuju tujuan..


.


.


.


Selamat membaca

__ADS_1


Jangan lupa like and komen serta vote.


__ADS_2