
"Dimana bos mu?" tanya Levi pada Denis.
Denis yang di tanya malah menaikkan satu alisnya, alias malas menjawab.
"Hei kau bisu, rambut cabe?" tanya Levi dengan suara kesal.
"Tidak perlu ku jawab, karena aku sedang malas menjawab mu." ucap Denis datar
"Kurang ajar." marah Levi. "Serang mereka dan bunuh mereka semua." perintah Levi dengan suara keras dan penuh kemarahan.
Anggota Levi dan anggota Denis pun bertarung.
Door...Door...Door...
Suara tembak terus bersahutan di tempat itu. seluruh anggota dari dua kubu bertarung, sedangkan Levi dan Denis saat ini sedang berhadapan dengan diam sambil menatap satu sama lain.
"Apakah kau tidak ingin bertarung melawan ku?" tanya Denis.
"Tidak selera aku melawan rambut cabe seperti mu." ucap Levi bersedekap sambil melihat anak buah nya dan anak buah Tian bertarung.
"Nama ku Denis bukan rambut cabe." ucap Denis dengan kesal karena semua orang mengatai nya si rambut cabe.
"....." Levi malas menyahuti.
Melihat hal itu kini giliran Denis yang kesal, Denis maju menyerang Levi dengan pukulan.
Buk....
Tangan Denis di tahan oleh Levi.
"Kau itu bukan tandingan ku, rambut cabe." ucap Levi dengan seringai mengejek.
__ADS_1
Buk...
Denis menendangkan kaki nya, setelah itu memutar tubuh nya hingga dia berhasil lepas dari Levi. Senyum menyeringai keluar dari bibir Denis.
Denis kembali menyerang Levi, tapi kali ini dia menggunakan senjatanya.
Melihat Denis mengeluarkan senjata nya, Levi pun begitu.
Ting..Ting.
Dentingan senjata mereka beradu.
Levi menangkis dan menekan nya. "Kamu pikir hanya kamu yang bisa menggunakan senjata?" ucap Levi
Denis tersenyum dan tangan kiri nya mengambil senjata lain yang dia selipkan di tubuh nya, Levi kembali menangkis, dan Denis pun menendang nya.
Buk...
"Sialan." umpat Levi.
Mereka bertarung dengan keras, menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Di Negara A
Seorang wanita sudah siap dengan pakaiantempur nya, untuk ikut serta melawan musuh kekasih nya
Ya, dia adalah Ceril.
__ADS_1
Gambar hanya untuk pemanis ya🤗
Selama tahu bahwa Tian akan bertarung dengan musuh nya dua bulan lagi, Ceril meminta Marco untuk melatih nya siang dan malam. Marco melatih dari mulai menembak menggunakan senjata dan bertarung.
Ceril yang sebelumnya sudah bisa menggunakan senjata namun belum handal, dengan pelatihan yang di berikan Marco akhirnya Ceril pun lihai dalam menggunakan senjata senjata berbahaya itu.
Begitupun anggota GEROGRE LORIZD yang ada di negara A, semua siap melawan musuh yang sudah ada di depan nya. Marco, Ceril berdiri di depan menatap musuh musuh nya yang berjumlah sangat banyak.
Dua bulan sebelum nya Ceril pernah akan di culik oleh seseorang. Namun karena pengawalan ketat dari Marco, mereka yang hendak menculik Ceril pun tidak jadi melakukan nya. Dan alhasil Ceril malah meminta di latih dengan dalih untuk perlindungan diri.
Dan kini Ceril yang dulu takut akan pertarungan, kini malah berdiri di depan anak buah kekasih nya itu. Menatap ke depan dengan membawa senjatanya.
"Serang mereka." perintah Marco dengan suara lantang.
Mendapat perintah itu, semua nya langsung saja menyerang. Marco dan Ceril pun juga bertarung dengan musuh musuh mereka, menembak, menebas dan dll
Tubuh Ceril saat ini penuh dengan darah darah musuh nya.
Tempat itu menjadi kacau, suara tembanan dan ledakan terus saja bersautan.
💞💞💞💞💞💞
Sungguh tidak masuk akal ya,
Jangan tanya polisi nya kemana! Polisinya lagi di kurung ma Autor jadi gak bisa ganggu pertarungan mereka semua.🤗🤗🤗🤗
Nikmati aja cerita buat hiburan bulan puasa.
Autor bikin dikit di Bab ini, soal nya lagi bantuin mertua masak.
__ADS_1
😁😁😁😁😁😁