
Beberapa menit perjalanan akhirnya David sampai di perusahaan ADS Group. Dengan terburu buru David keluar dam masuk kedalam kantor menuju ruang IT perusahaan.
"Bagaimana?" tanya David setelah sampai.
"Tuan, semua nya terlambat. Orang itu berhasil mencuri serta mengacaukan semua data perusahaan." jelas Dani.
"Apa!! Bagaimana bisa? Apa kerja kalian sampai bisa kecolongan seperti ini." marah David dengan mata melotot menatap mereka semua nya.
Argh.....
David mengusap rambut nya dengan kasar. "Sial! siapa yang melakukan ini? Apa kau punya petunjuk?" tanya David menatap Dani.
"Tidak tuan, orang ini sungguh sangat ahli di bidang ini. Kami tidak bisa melacak nya." jawab Dani sambil menunduk, takut melihat kemarahan Bosnya itu.
"Dasar bodoh, Semua nya bodoh, tidak berguna." kesal David kepada bawahan nya. "Apa yang harus ku lakukan? Semua nya kacau, aku bisa bangkrut jika seperti ini. Sial...!" umpat David kesal
"Ah..iya, aku harus menghubungi nya. Dia harus membantu ku." ucap David mencari handphone nya saat mengingat seseorang.
David mencari nomor kontak seseorang itu.
Dreet....Dreeet.....Dreeet....
"Apa?" jawab seseorang di balik telepon dengan kesal.
__ADS_1
"........." David diam mendengar nya. Setelah itu berkata. "Paman tolong aku. Perusahaan ku sedang kacau. Ada yang membobol perusahaan milikku."
"Urus saja perusahaan mu sendiri. Kamu pikir aku tidak ada kerjaan. Kamu tahu aku sekarang juga sedang kacau, markas ku di serang oleh seseorang yang tidak ku kenal." marah Tuan George dengan suara keras.
Tuan George adalah paman dari David. Dia adalah kakak Navita. Ya, Navita berasal dari keluarga George. Navita semula adalah orang yang kaya, tapi setelah kakak nya mengambil alih seluruh harta keluarga, Navita seakan di buang dan tidak di pedulikan. Hingga akhirnya Navita mencoba merebut Haris dari Renata dan itu pun berhasil di lakukan nya.
Hasil keserakahan Navita membuat seorang anak kecil hidup terlunta lunta karena ulah nya. Tidak memiliki ibu atau pun ayah, hidup dengan semua kekurangan dan mencoba tetap bertahan hidup di dunia yang kejam ini.
Hingga akhirnya anak malang itu di rawat oleh seorang yang baik hati hingga bisa hidup seperti sekarang. Menjadi seorang yang sukses dan kuat. ya, dia adalah Tian. Anak asuh keluarga Alexander dari Negara A.
Tuan George memang tidak tahu siapa Tian sesungguh nya. Yang ia tahu, Tian hanya lah seorang pembisnis dari perusahaan terkenal.
Ia pun juga tidak mendapatkan informasi dari tuan 'X' yang memerintah nya tentang siapa Tian sebenar nya. Oleh sebab itu di kejadian hancurnya markas nya ia tidak tahu bahwa Tian lah penyebab semua itu.
Berbeda dengan Tian. Suasana hati Tian malam ini sangat senang. Selain sudah sedikit menghancurkan perusahaan Anderson, ia juga memiki petunjuk tentang asal dirinya.
Malam ini seakan menjadi kebahagian tersendiri untuk nya. "Ma, Tian merindukan Mama." gumam Tian sambil mengemudikan mobil nya menuju tempat peristirahatan terakhir Renata.
Setelah dari kediaman Anderson, Tian melajukan mobil nya menuju pemakaman umum dimana Renata di makam kan.
Setelah cukup lama berkendara di malam hari, Tian akhirnya sampai di sebuah makam umum. Tian tidak merasa takut dengan gelap nya malam di makam itu.
Berjalan dengan santai menuju makam Mama nya yang sudah lama tidak ia kunjungi. Setelah sampai, dia berjongkok di depan makam Renata.
__ADS_1
"Ma, Bagaimana kabar Mama? Maaf kalau Tian sudah lama tidak mengunjungi Mama. Banyak yang harus Tian kerjakan. Doakan Tian agar semua nya cepat selesai Ma." ucap Tian. "Tian sudah memiliki petunjuk tentang apa yang Mama alami saat dulu. Maafkan Tian Ma, jika dulu Tian tidak bisa melindungi Mama. Tapi Mama tenang saja, Tian akan membalas semua nya kepada mereka." lanjutnya sambil meneteskan air mata mengingat Mama nya yang menderita.
Malam ini, di depan makam Mama nya Tian sangat sangat rapuh. Sikap tegas dan berwibawa nya seakan hilang semua, yang ada hanya lah kesedihan dan kerapuhan di dirinya.
"Tian pulang dulu ya Ma, lain kali Tian akan kembali untuk menemui Mama." ucap Tian mengusap batu nisan yang bertuliskan Renata.
Setelah mengunjungi makam Mama nya dan mengobati rasa rindunya, Tian pun kembali ke kediaman nya.
.
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
Selamat membaca
Jangan lupa like and komen
Jika perlu kasih bunga dan vote.
__ADS_1
Mohon dukungannya.