Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
TIAN MELAWAN FRANK COSTELLO


__ADS_3

Mereka bertiga pergi ke rumah sakit dimana Haris saat ini di rawat.


Tuan Donald membuka pintu kamar rawat Haris.


Ckleek....


Deg ...


"Kosong, tidak ada siapapun dikamar itu.


"Loh, kemana tuan Haris?" ucap Donald bingung karena tidak mendapati Haris di ruangan itu.


"Dimana tuan Haris? Apakah benar ini kamarnya?" tanya Tian.


"Benar, tuan muda ini kamar tuan Haris. Sebelum saya menemui anda saya ada disini, jadi tidak mungkin saya salah kamar." ucap Donald


"Anda tunggu disini dulu tuan, saya akan bertanya kepada Dokter apakah mereka memindahkan tuan Haris di kamar lain." sambung nya sambil bergegas pergi untuk mencari Dokter


Donald melihat Dokter yang biasa nya memeriksa keadaan Haris, Donald pun memanggilnya. "Dok tunggu." teriak Donald


Dokter yang di panggil menoleh. "Tuan Donald, ada yang bisa saya bantu?" tanya Dokter.


"Tuan Haris tidak ada di kamar nya, apakah anda memindahkan nya di ruangan lain?" tanya Donald.


"Tidak tuan, saya tidak memindahkan Tuan Haris. bukankah tadi kita masih berada di ruangan itu memeriksa keadaan tuan Haris. Jadi mana mungkin saya memindahkan nya tanpa bicara dengan anda." ucap Dokter.


"Lalu di mana Tuan Haris sekarang?" tanya Donald bingung


"Kalau tuan Haris tidak ada di kamar nya dan anda tidak memindahkan nya mungkin kah....." ucap Donald menerka nerka. "Dok boleh kah saya melihat CCTV rumah sakit ini?" tanya Donald.


"Boleh tuan, silahkan ikut dengan saya." ucap Dokter.


Donald memanggil Tian dan Samuel untuk ikut


keruangan CCTV. Dokter pun meminta petugas untuk mencari rekaman CCTV yang berada tak jauh dari kamar Haris.


"Itu dia, orang berpakaian perawat itu membawa Tuan Haris dari rumah sakit ini." ucap Donald.

__ADS_1


"Sapa dia? Kenapa membawa tuan Haris?" tanya Tian


Semua nya diam, memang tidak tahu siapa wanita itu. Namun sedetik kemudian, Donald berkata. "Mungkin kah dia suruhan Adam." ucap Nya


"Adam! Maksud anda ayah tiri tuan Haris?" tanya Tian


"Ya, aku yakin dia pelaku nya. Karena dia adalah orang yang ingin membunuh tuan Haris agar semua harta milik Anderson menjadi milik nya." ucap Donald.


Tanpa menunggu lama Tian memerintah anak buah nya untuk mencari keberadaan Haris di kediaman Watson. Namun semua nya percuma karena Adam dan Haris tidak ada di kediaman Watson.


"Mereka tidak ada di kediaman Watson tuan." ucap Tian. "Lalu dimana dia saat ini berada." sambung nya mengusap kasar rambut nya.


"Sam perintahkan Dave untuk meretas CCTV di semua sudut bandara dan lainnya. Dan perintahkan Arsen untuk mencari dimana biasanya Adam berada. Jika Arsen sudah mengetahui minta anak buah kita untuk mendatangi tempat tempat itu." ucap Tian.


"Baik tuan." jawab Samuel dan Samuel pun langsung menghubungi Arsen dan Dave.


Setelah menghubungi.


"Mereka akan mengabarkan jika mereka sudah menemukan keberadaan tuan Haris dan orang yang bernama Adam itu tuan." ucap Samuel.


"Em, baiklah." ucap Tian.


Di markas Negara C.


Jon yang tahu tuan nya datang langsung menghampiri.


"Ada apa?" tanya Tian yang melihat wajah Jon sepertinya ingin menyampaikan sesuatu.


"Tuan, anggota kita yang kita masukkan di Markas JOEGER di negara B mengatakan bahwa mereka akan menyatakan perang dengan kita dua bulan lagi." ucap Jon.


"Mereka berencana menyerang kita?" tanya Tian.


"Benar tuan, dan itu dua bulan lagi. Saat ini mereka berlatih dengan keras agar bisa mengalahkan kelompok kita Tuan." ucap Jon.


"Baiklah, karena mereka sepertinya ingin menyatakan perang, maka kita tidak boleh bermalas malasan lagi. Perintahkan seluruh anggota Mafia GEROGRE LORIZD untuk berlatih dengan sungguh sungguh karena dua bulan lagi kita akan melawan Mafia JOEGER besar besaran." ucap Tian memerintah. "Dan jangan lupa, buat semua alat persenjataan lengkap yang di butuh kan dalam pertarungan dua bulan nanti. Buat sebaik mungkin, karena aku tidak ingin ada kekalahan dalam perang melawan Mafia JOEGER nanti."


"Baik tuan." ucap Jon dan Samuel.

__ADS_1


Samuel dan Jon pun memerintah seluruh anak buah nya, baik dalam kelompok Tian sendiri ataupun kelompok lain yang masuk dalam naungan nya.


Hari hari pun berlalu tak terasa dua bulan pun akhirnya tiba. Kelompok mafia JOEGER terang terangan menyerang markas kelompok mafia GEROGRE LORIZD.


Namun sebelum mereka semua sampai di semua markas Tian, pasukan Tian sudah lebih dulu menghadang mafia JOEGER.


Mafia JOEGER di bagi menjadi banyak kelompok sesuai dengan jumlah markas yang dimiliki Tian. Namun hanya satu markas yang tidak mereka datangi, yaitu markas pusat GEROGRE LORIZD yang ada di negara H, karena mereka tidak mengetahui markas yang ada di sana.


Pasukan Tian dan Pasukan Levi saat ini saling berhadapan, baik yang ada di negara A maupun di negara lainnya. Dan untuk Tian, Tian tidak berhadapan langsung dengan Levi melainkan dia berhadapan dengan kelompok lain yang berada di bawah naungan JOEGER, kelompok Mafia Frank Costello.


Mafia Frank Costello adalah kelompok yang di maksudkan oleh Donald Harrison. Selama dua bulan mencari keberadaan Haris, Arsen dan Tian akhirnya menemukan siapa kelompok yang pernah datang di kediaman Anderson.


Tian menatap ketua Frank Costello bernama Luciano. " Apakah kau pernah datang ke Negara C di kediaman Anderson." tanya Tian.


"Tidak." jawab Luciano.


"Tidak ya, apakah kau benar benar tidak berbohong?" tanya Tian menatap sambil menyelidik. "Aku bukan orang yang mudah di bohongi Luciano, kau pasti tahu siapa aku bukan? Jika sampai ku tahu ada yang membohongi ku, ku pastikan orang itu bakal mati." ucap Tian.


Luciano diam berfikir, pernahkah dia datang ke kediaman Anderson. Cukup lama dia berfikir akhirnya dia mengatakan 'Iya'.


"Lalu apa yang kau lakukan disana?" tanya Tian


"Aku mengancam nya akan membunuh seorang wanita dan keluarganya jika dia tidak mau menikahi wanita yang telah menyewa ku." ucap Luciano.


Hahahaha.....


Mendengar itu Tian malah tertawa keras, tawanya sungguh menakut kan. Setelah itu berkata. "Bunuh mereka semua, jangan sisakan satu pun." perintah Tian kepada anak buah nya.


Anak buah Tian langsung saja dengan cepat menyerang kelompok Mafia Frank Costello. Kedua mafia itu bertarung dengan sengit. Adu tembak, perkelahian dan pukul memukul dan ledakan ledakan pun terjadi di tempat itu. Tempat yang semula damai kini menjadi kacau karena pertarungan dua kubu itu.


Sedangkan di tempat lain, Levi sangat marah karena Tian tidak ada di tempat yang saat ini dia berada. Niat nya ingin berhadapan langsung dengan Tian kini semua nya gagal. Dan malah yang di hadapi Levi saat ini adalah si rambut cabe, Denis.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2