Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
AMORA DAN ALDIRCH (ADU MULUT)


__ADS_3

Beberapa hari Amora tinggal bersama dengan Chloe membuat dirinya tidak enak. Amora pun memilih mengontrak di tempat lain karena tidak ingin merepotkan Chloe, gadis yang telah menumpanginya beberapa hari ini.


Amora juga menerima tawaran Chloe untuk menjadi tukang cuci di kontrakannya. Dan kini Amora sudah mulai bekerja. Amora juga menawarkan jasanya di tetangga Kontrakan Chloe dan mereka menerima nya. Selain kasihan mereka memang juga membutuhkan.


Hari ini Amora berjalan kaki menuju kontrakan Chloe saat di jalan di berpapasan dengan Aldirch yang sedang bersenandung sambil berjalan kaki di depan nya.


Suara Aldirch begitu bagus menurut dirinya, namun tidak untuk untuk Amora. Dia cekikikan mendengar suara Aldirch yang menurut nya tidak ada Fals fals nya.


Aldirch yang mendengar suara cekikikan di belakang nya menoleh, mengerutkan kening. Di lihat nya gadis remaja menahan tawa sambil menutup mulut nya.


"Apa yang kau tertawakan?" tanya Aldirch menatap dengan kening mengkerut


"Tidak! Tidak ada," jawab Amora melanjutkan jalan nya dan meninggalkan Aldirch yang menatapnya kesal


"Hei, mau kemana kau?" panggil Aldirch berteriak. Namun Amora tidak menggubrisnya ia terus berjalan tanpa memperdulikan Aldirch yang berteriak keras.


"Dasar gadis gila, awas kau ya kalau ketemu lagi akan ku uyel rambut panjang mu itu," kesal Aldirch mengikuti arah jalan Amora.


Amora menoleh sebentar dan melanjutkan perjalanannya lagi menuju kontrakan Chloe. Aldirch terus melihat ke arah Amora yang sepertinya sangat senang, entah apa yang membuat nya sesenang itu pikirnya. "Dasar gadis aneh,"


Lama berjalan, kini mereka berdua sampai di depan kontrakan Chloe. "Eh, kenapa kau berhenti disini gadis aneh?" tanya Aldirch bingung.


"Hei, aku bukan gadis aneh ya, nama ku Amora! Ingat Amora," kesal Amora karena di panggil gadis aneh. "Dan kau! Kenapa mengikuti ku?" tanya Amora sambil bersedekap dada menatap penuh selidik.


"Siapa yang mengikuti mu? PD sekali. Aku memang akan kesini, dan ku yakin kau lah yang mengikuti ku," ucap Aldirch sambil menyipitkan mata.


"Apakah kau gila? Mana ada berjalan di depan kau bilang mengikuti! Kau itu lah yang mengikuti dasar Laki laki aneh," kesal Amora menantang.


"Aku bukan laki laki aneh ya," jawab Aldirch tidak terima.


"Aku juga bukan gadis aneh," jawab Amora cepat tak mau kalah.


"Gadis aneh,"


"Laki laki aneh,"


Mereka berdua terus berdebat membuat Chloe yang sedang tidur terbangun karena keributan yang di buat oleh mereka berdua.

__ADS_1


"Apa sih ribut ribut?" tanya Chloe membuka pintu sambil menguap.


"Kak," panggil kedua nya bersamaan.


"Amora, Aldirch. Kenapa pagi pagi sudah berada disini?" tanya Chloe duduk di kursi teras sambil mengumpulkan setengah nyawanya yang belum sepenuhnya terkumpul karena bangun tidur.


"Aku mau kerja?" jawab Amora. Sedangkan Aldirch menjawab "Mau minta sarapan,"


"Sarapan!" Amora menoleh ke arah Aldirch yang menurut nya aneh. Kenapa harus kesini hanya mau meminta sarapan? Bukankah di luar sana banyak yang jual makanan pikirnya.


"Kenapa lihat lihat?" tanya Aldirch menatap Amora yang melihat ke arah nya.


"Tidak, kau sangat aneh. Datang pagi pagi ke tempat orang hanya untuk meminta sarapan. Lucu sekali," jawab Amora membuang muka, malas melihat wajah Aldirch yang menyebalkan.


"Kau itu ya," geram Aldirch melihat Amora yang sangat menyebalkan. Aldirch mengacak acak rambut Amora dengan kesal dan gemas.


"Hei, apa yang kau lakukan?" pekik Amora melihat Aldirch yang tidak sopan karena mengajak rambut nya yang sudah rapi. Dan kini rambut itu menjadi berantakan karena ulah laki laki aneh di depannya.


Chloe yang melihat hanya menaikkan sebelah alisnya, bingung dengan kedua nya. Malas melihat mereka berdua yang terus adu mulut, Chloe pergi masuk meninggalkan mereka berdua yang sedang ribut di teras nya.


Amora dan Aldirch langsung berhenti menoleh ke arah sumber suara. Di lihat nya seorang wanita sedang memegang sandal jepit siap untuk di lemparkan nya ke arah mereka berdua. Melihat itu kedua nya langsung berlari masuk kedalam kontrakan Chloe.


Chloe yang melihat tersenyum dengan tingkah kedua nya.


"Ini semua karena kau," ucap Aldirch menyalahkan Amora.


"Kenapa aku? Kau lah yang salah mengajak ku ribut," jawab Amora tidak terima di salahkan.


Chloe yang mendengar adu mulut itu lagi menghela napas dengan kasar. "Jika kalian masih ribut saja, aku akan melempar kalian dari rumah ku," ancam Chloe dengan wajah garang nya.


Mereka berdua menoleh ke arah Chloe yang sudah menampilkan wajah iblis nya.


"Aku kebelakang dulu kak," Amora berlari terbirit birit takut melihat wajah Chloe yang mengerikan. Beberapa hari tinggal bersama Chloe, Amora sudah tahu seperti apa Chloe sebenar nya. Wanita yang jika marah ternyata sungguh sangat mengerikan.


Aldirch yang melihat Amora yang ketakutan tertawa keras. Chloe yang melihat langsung saja menjewer telinga adik nya yang jahil. "Berulah lagi! Apakah begitu senang nya kau ribut dengan seorang gadis ha....?"


"Aduh, kak sakit kak. Lepasin," tepis Aldirch

__ADS_1


"Cih, begitu saja sudah mengeluh, cemen," Chloe duduk di kursi meja makan menunggu sarapan yang di buat Amora.


Aldirch ikut duduk dan bertanya. "Siapa dia? Kenapa dia ada disini?"


"Dia Amora, gadis yang bekerja disini," jawab Chloe membuat Aldirch tidak paham.


Bekerja! Apakah kakaknya ini mengerjakan seseorang? Pikir nya. Bukankah itu tidak adil! Dia hidup menderita tanpa ada nya yang mengurus, sedangkan kakak nya sekarang....Ah mentang mentang dia sudah ada duit jadi sekarang mengerjakan seseorang untuk mengurusnya.


"Kakak gak adil," ucap Aldirch lesu.


"Gak adil apa?" tanya Chloe bingung dengan apa yang di ucapakan Aldirch.


"Kakak mengerjakan seseorang, sedangkan aku..! Hidup menderita,"


Chloe yang tahu maksud Adik nya tertawa keras. "Itu salah mu sendiri karena mengikuti ku. Tidak ada yang meminta mu seperti ini. Jadi nikmati saja hidup mu yang menderita,"


"Kak," kesal Aldirch cemberut.


Cukup lama Chloe dan Aldirch menunggu sarapan, Amora pun datang dengan membawa makanan yang telah di masaknya tadi.


"Silahkan di makan Kak,"


"Terimakasih ya Amora," jawab Chloe sambil memberikan senyum manisnya.


Aldirch yang sudah kelaparan langsung mengambil nasi, namun sebelum dia meletakkan nasi itu di piring, Amora berkata. "Apa yang kau lakukan?"


.


.


.


Selamat membaca


jangan lupa dukung Aldirch dan Amora.


Ikuti jalan ceritanya.

__ADS_1


__ADS_2