Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
PENYESALAN HARIS


__ADS_3

Anak tak di akui.


Bab 82


"Aku harus cepat menyelesaikan masalah Masalah disini, sebelum orang dari kerajaan itu menemukan ku. Aku yakin mereka pasti akan mencari ku, jika mereka tahu aku adalah putra dari putri Arabella." ucap Tian.


Beberapa hari kemudian.


Haris yang di rawat di rumah sakit sudah sadar. Selain kaki nya lumpuh ia juga terkena stroke, tidak bisa berbicara dan hanya bisa melihat apa yang ada di depan nya.


Seperti saat ini, dengan terang terangan Navita membawa kekasih baru nya menemui Haris. Ya, kekasih baru Navita adalah orang suruhan Samuel untuk menjadi selingkuhan Navita dengan imbalan besar.


Seorang pengusaha sedikit lebih muda dari Haris. Haris yang melihat istrinya terang terangan membawa laki laki di depan nya hanya bisa melotot, namun tidak bisa berbicara.


Eem...Eem...


Hanya itulah yang bisa Haris ucapkan.


"Ada apa Haris sayang? Kau mau berbicara?" tanya Navita. "Oh ya perkenalkan, dia adalah kekasih ku. Pemilik Hotel terkenal di kota ini." lanjutnya tanpa merasa bersalah.


"Jadi dia suami mu?" tanya laki laki yang bernama Alex.


"Ya, suami yang tidak berguna. Sudah lumpuh, keras kepala, dan sekarang terkena stroke." jawab Navita. "Sungguh merepotkan." lanjutnya


Alex diam, tidak bertanya lagi.


"Sayang aku rindu dengan mu." ucap Navita manja.


"Aku juga merindukan mu sayang." ucap Alex mengecup bibir Navita


"Bagaimana kalau kita main disini? Aku merindukan belaian mu." ucap Navita nakal sambil meraba dada bidang Alex


Alex beralih melihat Haris yang berbaring di ranjang sambil melihat ke arah mereka berdua. "Bagaimana dengan nya? Apakah kita akan melakukan nya di depan mata nya?" tanya Alex.


"Yah, biarkan saja. Lagian dia juga tidak bisa berbuat apa apa. Biarkan dia menonton siaran Live kita." ucap Navita.


"Baiklah." ucap Alex menyambut ajakan Navita dengan senang hati.


Alex merangkul pinggang Navita dan menarik tengkuk nya, mencium bibir itu dengan rakus. Membawa nya di sofa, melepas pakaian mereka dan melemparkan nya ke lantai.


Mereka berdua tidak memperdulikan Haris yang terus menatap dengan marah. Mereka berdua menikmati kegiatan nya, seakan menganggap Haris adalah patung.

__ADS_1


Alex dan Navita yang sudah terbakar gairah melakukan hubungan itu di dalam ruang perawatan Haris. Suara desa**an Navita menggema di ruangan itu. Haris yang mendengar dan melihat dada nya naik turun, Emosi dan ingin marah. Tapi dia yang keadaan nya seperti ini menyadari, jika dia tidak bisa berbuat apa apa. Hanya bisa pasrah melihat istri nya berbuat bejat di depan matanya sendiri.


Sekelebat bayangan. Ia teringat dengan Renata, wanita yang pernah mengisi hati nya, wanita lembut dan penuh kesabaran.


Ia teringat akan aksi bejat nya yang berselingkuh dengan Navita. Ia juga mengingat saat ia tak mau mengakui anak yang di kandung Renata, hingga membuat Renata menangis di saat ia mengandung bayi nya, anak kandung nya.


"Beginilah rasanya di selingkuhi?" batin Haris


Haris seakan menyesal telah memilih Navita ketimbang Renata, wanita pertama yang mengisi hati nya.


POV Haris.


Haris membawa Renata ke kediaman Anderson, berniat memperkenalkan Renata kepada keluarga nya. Namun saat Haris memperkenalkan Renata, bukan nya Renata di sambut dengan baik tapi dia malah mendapat kan hinaan.


"Jadi wanita pelacur ini yang ingin kau nikahi?" tanya Nyonya Anderson.


"Apa maksud Mama, kenapa memanggil Renata dengan panggilan seperti itu?" jawab Haris.


"Karena dia memang wanita pelacur." ucap Nyonya Anderson.


"Dia wanita biak baik Ma, Haris mengenalnya dengan baik." ucap Haris.


"Wanita baik, kau bilang?" ucap Nyonya Anderson. "Dia itu tak lebih seorang wanita pelacur yang sering menjual tubuh nya ke banyak pria." lanjutnya.


"Benarkah? Lalu apa ini?" ucap Nyonya Anderson melempar beberapa foto Renata bersama laki laki.


Haris mengambil dan melihat nya, alisnya mengkerut melihat foto foto fulgar Renata yang sering gonta ganti laki laki.


"Apa ini?" tanya Haris.


Renata mengambil foto itu dari tangan Haris. Mata nya membelalak melihat wajah yang mirip dengan nya sedang bersama laki laki. "Tidak, ini bukan aku. Aku tidak mengenal nya, dan aku tidak pernah melakukan hal ini selain dengan diri mu Haris." ucap Renata menatap Haris, mencoba menjelaskan.


"Lalu siapa yang ada di dalam foto itu, jika bukan diri mu?" tanya Haris sedikit meninggikan suara.


"Percayalah pada ku, itu bukan aku. Ku mohon Ris, percayalah." ucap Renata mencoba meraih tangan Haris.


Haris menepis tangan Renata dengan kasar, Ia seakan kecewa dengan Renata, wanita yang di cintai nya ternyata bermain di belakang nya.


Air mata Renata jatuh di pipi nya melihat Haris yang seakan jijik dengan nya.


"Kau sudah lihat, siapa sebenarnya wanita ini? Dia itu perempuan yang menutupi sifat jala**ng nya dengan wajah palsu penuh kelembutan." ucap Nyonya Anderson dengan pandangan jijik.

__ADS_1


"Jadi apakah setelah kau tahu siapa wanita ini kau akan tetap meneruskan untuk menikahinya?" tanya Nyonya Anderson.


....... Haris diam, tidak menjawab pertanyaan Mama nya. Ia beralih melihat Renata dengan tatapan tajam. Renata yang di pandang menunduk, takut melihat wajah marah Haris.


"Katakan siapa ayah dari anak yang kau kandung." tanya Haris. "Aku yakin bahwa anak yang kau kandung bukanlah anak ku."


Deg...


Renata mengangkat wajah nya menatap Haris saat mendengar kata yang di keluar dari bibir Haris. "Ini anak mu, aku tidak pernah berhubungan dengan laki laki selain diri mu." Jawab Renata.


"Tapi aku tidak yakin." ucap Haris.


"Kau meragukan ku?" tanya Renata.


"Tentu saja, dengan semua bukti itu, mungkin saja anak itu bukan anak ku." ucap Haris.


"Benar. Atau jangan jangan kau hanya menjadikan Haris Pelarian mu untuk menjadikan ayah dari anak yang tidak jelas asal usul nya itu." ucap Nyonya Anderson.


Hati Renata terasa sesak mendengar semua itu, apalagi mendengar ayah dari anak yang di kandung nya mengatakan jika dia bukan anak nya. Dan malah menuduh nya, bahwa anak yang ia kandung adalah anak dari laki laki lain. Sudah jelas, pertama kali Haris lah yang menyentuh tubuh nya.


Air mata Renata tak terbendung lagi, ia menangis dalam diam. Dan sejak saat itu, Haris benar benar membenci Renata dan anak yang di kandungnya, dan tidak mau mengakui darah daging nya.


Haris malah dengan terang terangan berselingkuh di depan Renata bersama Navita, teman baik Renata yang ternyata adalah orang yang tega menusuk nya dari belakang.


Dua bulan kemudian, Renata mendapatkan kabar bahwa Haris akan menikah dengan Navita. Renata berniat akan hadir dalam acara tersebut untuk tetap meminta pertanggung jawaban Haris, walaupun nantinya dia akan mendapatkan penolakan, ia akan tetap berusaha.


.


.


.


.


.


Next lanjut di bab selanjutnya.


Mata Autor pedas, ingin istirahat dulu.


Imbalan nya harus like ya. Komen dan juga vote πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


Benar benar pemaksaan ya Autor iniπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ


__ADS_2