
Setelah penolakan itu, Aldirch dan Chloe kembali ke Negara K. Namun kali ini pengawalan mereka lebih ketat karena takut anggota Mafia Yakuza mengintai mereka.
Di bandara Amora dan Brian sudah menunggu kedatangan mereka.
"Kalian menjemput kami? tanya Chloe pada sahabat nya itu, sahabat berasa kekasih.
"Tentu saja, karena itu tugas ku," jawab Brian mengambil koper Chloe.
"Kau sudah seperti seorang anak buah yang menjalankan tugas saja," jawab Chloe dan membuat Brian terkekeh.
"Memang," jawab Brian santai. Berbeda dengan Aldirch yang melihat mereka berdua, ia memutar bola matanya.
"Kalian itu kalau di lihat sudah seperti kekasih tahu. Tapi kenyataannya tidak," seru Aldirch yang memeluk pinggang Amora.
"Oh, benarkah?" tanya Brian melirik Chloe.
Amora dan Aldirch yang melihat saling pandang, setelah itu Aldirch meminta semua nya untuk segera ke mobil. Mobil taksi yang di sewa Brian.
Saat membuka pintu, seseorang dari arah belakang memanggil Chloe, "Sayang."
Semua yang mendengar menoleh, dilihatnya Alvin menghampiri mereka. Aldirch yang melihat sangat kesal, "Ada apa kau kemari?" tanya Aldirch benar benar muak melihat Laki laki tak tahu malu itu.
"Aku ingin menemui kekasih ku, apakah aku salah?" tanya Alvin.
"Salah! Dia bukan kekasih mu lagi! Bukankah Chloe meminta untuk putus hubungan dengan mu? Tapi kau laki laki yang tidak tahu malu selalu saja menolak dan terus mengganggu Chloe. Kau selalu meminta maaf atas kesalahan mu dan meminta untuk selalu balikan! Chloe selalu menuruti, dia berharap kau akan berubah. Tapi kenyataannya kau tetap sama, Selalu bersama dengan wanita jala*g mu itu," kesal Aldirch.
"Dia bukan wanita jala*g," bela Alvin pada wanita tunangan yang di pilih oleh keluarga Johnson.
Aldirch yang mendengar pembelaan Alvin pada wanita lain, emosinya sudah naik ke puncak. "Lihat! Dia membela wanita jala*ng itu. Sekarang lebih baik kau lupakan dia, dan jangan pernah mau berhubungan lagi dengan nya," ucap Aldirch pada Chloe.
__ADS_1
"Tidak bisa! Dia akan tetap menjadi kekasih ku dan menjadi milikku," Alvin terus ngotot tidak ingin berpisah dengan Chloe.
Chloe yang melihat menarik napas sebanyak banyak nya dan membuangnya secara kasar. "Aku tidak ingin bertengkar. Pergilah! Jika memang kau menginginkan ku, minta pada ibu mu agar mau menikahkan kita," seru Chloe.
Chloe tahu Alvin pasti tidak bisa meminta itu pada ibu nya. Jelas saja Alvin tidak bisa, karena status yang di sandang Chloe, gadis miskin si penjual sate. Sudah di pastikan seluruh keluarga tidak akan menerima Chloe sebagai calon menantu keluarga Johnson, keluarga terkaya No 2 di Negara K.
"Jika kau bisa menyanggupi permintaan ku membujuk ibu mu untuk menerima ku, aku akan bersama mu. Tapi jika kau tetap tidak bisa membujuknya untuk menerima ku, aku akan menikah dengan orang lain," jawab Chloe masuk kedalam mobil.
Brian, Aldirch dan Amora masuk kedalam mobil Taksi dan meninggalkan Alvin yang masih di tempatnya.
Aldirch duduk di samping Amora memeluk wanita yang beberapa hari tidak di jumpai nya. "Ada apa dengan mu? Kenapa kau nampak lesu sekali?" tanya Amora mengelus kepala Aldirch.
"Tidak ada apa apa. Aku hanya lelah saja," jelas Aldirch yang kepala nya ada di bahu Mora.
"Aku lesu karena masalah yang akan kita hadapi Sayang, aku yakin mereka tidak terima dengan penolakan ku. Dan aku yakin mereka pasti juga akan mencari tahu siapa yang dekat dengan ku, aku takut mereka melibatkan diri mu," batin Aldirch menghela napas dengan kasar. Amora yang melihat tahu jika Aldirch pasti ada masalah.
"Apakah ada masalah?" tanya Amora lembut.
Mereka terus saja mengobrol hingga tak terasa mereka sampai di tempat tujuan. Mereka semua turun di kontrakan Chloe.
Brian dan Aldirch membawa masuk koper sedangkan dua gadis itu duduk di kursi menyandarkan tubuh nya.
"Lelahnya," gumam Chloe.
"Aku akan ambil kan kakak minum, kakak pasti haus," ucap Mora dan di angguki Chloe.
Mora pergi ke dapur dan membuatkan minuman dingin untuk semuanya. Setelah selesai Mora membawa minuman itu dan menyerahkan kepada semuanya.
Mora duduk di samping Aldirch, Chloe hanya menoleh menatap mereka berdua. Hah.....Chleo menghela napas melihat hubungan mereka yang akan penuh halangan.
__ADS_1
"Ra, kakak harap apapun yang terjadi nanti jadilah wanita kuat dan tangguh. Jangan pernah menyerah. Jika ada masalah suatu hari nanti hadapi dengan berani dan jangan takut," ucap Chloe memperingati, Mora menoleh ke arah Aldirch tidak tahu maksud yang di ucapkan Chloe. Aldirch mengangguk berharap Chloe menyetujui ucapan Chloe, meminta Mora menjadi wanita kuat tanpa takut rintangan.
"Amora menatap Chloe dan mengangguk. "Baik kak," jawab nya.
"Jika dirimu menemukan masalah, langsung hubungi kami. Kami sebisa mungkin akan membantu," jelas Chloe dan di angguki Amora.
.
.
Di Negara J, Rayna membanting barang barang berharga.
"Argh! Sialan! Berani nya dia menolak ku. Aku tidak terima Pa, aku tidak terima. Aku tidak ingin ada penolakan, aku menginginkannya. Menginginkan Aldirch Dominic," teriak nya.
"Tenang lah sayang. Kamu tenang saja, Papa akan usahakan membuat Putra Mahkota menjadi milik mu. Tapi kamu harus sabar, papa masih menyelidiki kenapa Putra Mahkota menolak mu," ucap Noji Nakata menenangkan putri nya.
"Papa mu benar sayang. Kamu harus tenang dan bersabar untuk mendapatkan Putra Mahkota. Perlu waktu mencari tahu penyebab penolakan yang lakukan Putra Mahkota," sela Nena Nakata, istri Noji Nakata.
Perlahan Rayna tenang dan membenarkan ucapan Papa dan Mama nya.
.
.
.
.
Selamat membaca
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, tap favorit, beri hadiah, dan Votenya.🙏🙏🙏🤗🤗🤗