Anak Tak Diakui.

Anak Tak Diakui.
BERITA NAVITA.


__ADS_3

Pertarungan Mafia JOEGER dan Mafia GEROGRE LORIZD pun di mulai.


Tempat yang semula sepi kini menjadi kacau dengan suara suara tembakan yang menggema dan saling bersahutan.


Dooor....Dooor...Dooor....


Pertarungan dengan taruhan nyawa itu berlangsung cukup lama. Tidak ada dari kelompok yang ingin mengalah, mereka hanya menginginkan kemenangan dan membunuh musuh musuhnya.


Melihat semangat Mafia JOEGER yang tidak surut dan tanpa menyerah, Marco memberikan kode kepada bawahan nya yang saat ini sedang bersembunyi untuk segera keluar.


Ya, saat menghadapi Mafia JOEGER, Marco hanya membawa beberapa pasukannya dan yang lainnya tetap bersembunyi. Dan saat ini Marco akan mengerahkan kekuatan penuh pasukan nya seperti pasukan Mafia JOEGER.


Saat mendapat kode dari Marco, pasukan bersembunyi itupun keluar dan langsung menembakkan senjatanya.


Deeert....Deeert...Deeert....




Anggota Mafia JOEGER yang tidak mengetahui itu tentu saja kaget dengan kedatangan pasukan yang mendadak itu, apalagi di lihat nya banyak pasukan nya yang langsung mati tertembak oleh pasukan yang baru datang itu.


"Kurang ajar." marah ketua Anggota JOEGER. "Lawan mereka, jangan menyerah. Kita tidak boleh kalah." perintah nya.


Marco yang mendengar tersenyum Devil. "Hancurkan mereka semua, jangan biarkan mereka menang."


Semua anggota GEROGRE LORIZD berteriak dengan semangat dan mereka langsung menyerang.


Dooor...Dooor...Dooor....


Adu tembak pun kembali terjadi. Di kelompok Marco benar benar seperti menguasai pertarungan itu. Dengan persenjataan lengkap Kelompok GEROGRE LORIZD mampu dengan mudah mengalahkan dan membabat habis kelompok JOEGER. Walaupun di anggota nya banyak yang mengalami luka, namun mereka berhasil mengalahkan mereka semua nya.


Setelah berhasil mengalahkan mafia JOEGER, Marco menghubungi Tian.

__ADS_1


"Bagaimana?" tanya Tian.


"Semua nya beres Tuan, dan kami berhasil mengalahkan mereka semua walaupun anggota kita ada yang mati dan terluka." ucap Marco.


"Urus yang terluka dan beri pengobatan terbaik, dan untuk yang mati kuburkan mereka. Jika yang mati memiliki keluarga, beri mereka santunan. Dan apalagi mereka memiliki anak yang masih sekolah, urus semua nya hingga mereka lulus sampai bangku 12." ucap Tian.


"Baik tuan." jawab Marco


Banyak yang bergabung dengan mafia GEROGRE LORIZD karena Tian adalah ketua yang menurut nya sangat baik. Dia selalu memikirkan anggota nya dari mulai awal hingga akhir, karena Tian sendiri tahu mereka bergabung dengan dunia bawah pastinya akan mempertaruhkan nyawa sebagai imbalannya.


Oleh sebab itu, jika ada anggota nya yang mati karena pertarungan atau pun membela dirinya dan kelompok nya, maka Tian tidak akan segan segan memberikan santunan untuk keluarga yang mereka tinggal. Karena Tian sendiri tahu bagaimana rasanya di tinggalkan oleh keluarga.


Untuk masalah biaya, Tian sama sekali tidak pusing, karena harta nya sudah sangat berlimpah ruah. Dalam satu bisnisnya saja Tian bisa menghasilkan Triliunan dalam satu transaksinya.


Bukan kah itu Waw.....


Tian yang sudah mendapatkan kabar bahwa anak buah nya berhasil mengalahkan mafia JOEGER, Tian pun beralih menghubungi seseorang.


"Siapa ini?" tanya Levi.


"Ini aku Tian, musuh mu." jawab Tian. "Aku yakin kau pasti sudah tahu siapa aku, maka dari itu aku tidak perlu menyembunyikan siapa aku sebenarnya." sambung nya.


"Bagaimana? Apakah kau sudah mendapatkan laporan dari anak buah mu yang ada di Negara A?" tanya Tian.


......" Levi diam, mungkinkah.....?


"Apakah kau belum tahu?" tanya Tian.


.....Levi masih diam, karena dirinya sendiri memang belum tahu tentang pertarungan di Negara A, menang atau kalah nya.


Melihat diam nya Levi, Tian menyimpulkan bahwa Levi memang belum mengetahui kekalahan nya. "Ah, jadi kau memang belum mengetahui nya? Baiklah, aku akan mengatakan nya pada mu. Seluruh anak buah yang kau kirimkan ke markas ku semua nya telah di babat habis oleh anak buah ku. Anak buah mu itu sangat lemah seperti kerupuk, dan aku juga yakin bahwa ketua kerupuk nya itu pasti juga lemah, atau mungkin setelah mendengar ini ketua kerupuk nya juga sudah melempem." ucap Tian menghina.


Levi yang mendengar hinaan Tian yang mengatakan dirinya seperti kerupuk melempem dia menjadi marah. "Bang*sat, bajing*an. Siapa yang kau bilang lemah ha....?" ucap Levi marah dengan mata merah.

__ADS_1


"Tentu saja kau, memang siapa lagi." jawab Tian enteng.


"Bajing*an kau Tian, awas kau...." kesal Levi.


"Aku ini memang bajing*an, tapi kau lebih dari bajing*an yang menjijikkan, Cuiih...." ucap Tian benar benar menghina dan memprovokasinya Levi.


"Kurang ajar, awas kau. Aku akan membunuh mu suatu saat nanti, ingat itu." ucap Levi kesal dan mematikan panggilan serta membanting handphone nya.


Sedangkan Tian. "Akan ku tunggu saat itu juga. Hahahaha ....sungguh aku senang sekali hari ini. Levi pasti sekarang sudah seperti iblis yang akan menelan orang hidup hidup. Dan aku yakin saat ini pasti dia akan menyiksa anak buah nya atau tawanan nya untuk meredamkan kemarahan nya." gumam Tian.


Ternyata butuh hiburan tak hanya dengan membunuh dan mengancam, namun dengan menghina seseorang pun bisa menjadi hiburan untuk nya.


Tian yang sudah ada di kantor, menggoyang goyang kan tubuh nya di kursi kerja nya. "Ah iya, bagaimana jika bermain lagi untuk menambah hiburan ku." ucap Tian.


Tian menghubungi Arsen untuk meminta bantuan menyebar luaskan Video Video tak senonoh Navita. Ia juga meminta Arsen untuk menyebarkan berita bahwa sebenarnya Navita adalah seorang pembunuh.


Arsen pun menjalankan perintah tuan nya. Dan kini dalam hitungan detik, berita dan video itu pun langsung dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak para pembaca yang tercengang melihat kelakuan Nyonya Anderson yang menurut nya sangat tidak pantas. Apalagi saat mengetahui bukti nyata bahwa Nyonya Anderson sebenarnya adalah seorang pembunuh.


Cibiran dan Hinaan serta Cacian mereka lontarkan di akun medis sosial Navita. Mereka semua menghina Navita yang menurut nya tak tahu malu dan mereka juga meminta hukum segera menangkap Navita karena telah membunuh seorang ibu yang memiliki anak kecil yang tak lain adalah Renata


Tian melakukan itu agar Navita tidak berani keluar dari Negara ini. Dimana pun dia berada pasti nya bakal ada orang yang akan menghina dan mencibirnya. Tian sebenar nya bisa saja langsung menyeret Navita ke kantor polisi dengan semua bukti bukti yang ia dapat tentang pembunuhan Mamanya. Namun ia memang berniat melakukan itu, selain Navita akan malu saat keluar di dunia luar, ia juga bisa membuat Haris kembali syok akan perbuatan yang di lakukan oleh istrinya itu.


.


.


.


.


Selamat membaca


Jangan lupa like komen dan vote

__ADS_1


Dukung karya Autor selalu ya


__ADS_2