
Tak terasa Tian menemani Ceril memulihkan diri berlangsung cukup lama. Sesekali Tian akan kembali ke Negera asal untuk mengerjakan pekerjaaan nya. Namun jika senggang dia akan ke Negara S untuk menemani Ceril Chloe
Keadaan Ceril pun saat ini sudah pulih dan dia sudah bisa beraktifitas seperti biasa. Keluarga Alexander yang melihat Ceril telah pulih begitu bahagia dan senang, begitupun dengan Selly yang sangat senang melihat putri nya akhirnya sadar dari koma nya.
Selly berfikir mungkin itu karena adanya Tian di samping Ceril, sehingga dapat membangunkan Ceril yang dalam keadaan koma. Hari yang di tunggu tunggu pun datang, hari dimana keluarga Alexander kembali ke negara A. Dan saat ini semuanya sudah bersiap menaiki Jet pribadi milik Tian.
"Chloe adik awat," ucap Chloe senang saat akan memasuki pesawat besar di depan nya.
"Baby suka?" tanya Tian dan di angguki Chloe.
Mereka semua naik pesawat dan menuju Negara tujuan. Beberapa jam perjalanan mereka semua telah sampai di bandara Negara A. Tian menyambut tangan Ceril agar berjalan beriringan dengannya.
Saat sampai di bandara, semua anak buah Tian sudah menyambut kedatangan Bos nya. Mempersilahkan mereka semua masuk kedalam mobil yang sudah di sediakan.
Setelah memastikan seluruh anggota masuk, mereka semua meninggalkan bandara dan pergi menuju kediaman Alexander.
Setelah sampai, mereka semua turun. Walaupun beberapa tahun kediaman itu di tinggal, namun rumah keluarga Alexander tetap saja di rawat dengan baik oleh pelayan mereka atas permintaan Nyonya Sena dan Tuan Hendy.
Tuan Hendy dan Nyonya Sena tahu kepergian putra nya ke negara S. Namun dia memilih diam saat Tian bertanya kemana perginya anggota keluarga Marx. Nyonya Sena dan Tuan Hendy takut jika masih ada musuh Tian yang masih berkeliaran di luar sana mengincar kelemahan Tian, yaitu keluarga Marx, apalagi mengingat keadaan Ceril yang tidak baik. Oleh sebab itu mereka menyembunyikan keberadaan Marx dan lainnya dari Tian, demi perlindungan diri dengan di bantu oleh Ratu Agatha dan Raja Ryder.
Setelah merasa semuanya aman dan tidak ada yang perlu di khawatirkan, Raja Ryder meminta seorang untuk melacak kegiatan apa saja yang di lakukan Tian. Dan ternyata saat itu Tian berada di Negara S, Negara dimana mereka berada.
Saat mengetahui Tian berada di negara S dan berada di taman bermain, mereka menggunakan Chloe untuk menemui Tian dengan meminta Chloe memanggil Tian Daddy. Dan benar seperti dugaan mereka, Tian menyelidiki siapa Chloe dan akhirnya mereka semua bertemu.
************************
Nyonya Sena dan Tuan Hendy menyambut kedatangan mereka semua.
__ADS_1
"Selamat datang kembali," sambut Nyonya Sena dan Tuan Hendy.
"Kami merindukan mu Mom," peluk Selly kepada mertuanya
"Kami juga merindukan kalian sayang," balas nyonya Sena memeluk Selly.
Nyonya Sena juga memeluk anak dan cucu nya, serta menjabat tangan Ratu Agatha dan Raja Ryder.
Dan yang terakhir Tian dan Chloe. Nyonya Sena berdiri di depan mereka, "Ini pasti Cicit Nenek?" tanya Nyonya Sena dengan tangan terulur menyentuh pipi Chloe. Chloe yang di sentuh hanya diam menatap Nyonya Sena.
"Ini Nenek buyut," Jelas Tian pada Chloe.
"Ma, apakah Mama akan membiarkan tamu nya berdiri disini saja?" tanya Hendy pada Sena
"Ah, iya aku lupa. Maaf ya Yang Mulia, Mari kita masuk," ajak Nyonya Sena meminta semuanya agar segera masuk.
Kini semua nya telah duduk di kursi ruang tamu. Nyonya Sena meminta Pelayan untuk membuatkan minuman dan menyiapkan makan malam untuk mereka nanti.
Mereka mengobrol menanyakan bagaimana kabar mereka, keadaan mereka semua saat berada di Negara S. Sedangkan Chloe masih setia berada dalam pangkuan Tian, benar benar tidak mau beranjak dan pergi dari tubuh Tian.
"Sayang Mommy suapin ya? Biar Daddy makan lebih dulu," ucap Ceril membujuk Chloe agar berpindah dari pangkuan Tian.
"No," tolak Chloe menggelengkan kepala.
"Kasian Daddy lo kalau Chloe terus menempel pada Daddy, lihat tuh Daddy ga jadi makan kan! Bagaimana kalau Daddy sakit karena Daddy gak jadi makan?" tanya Ceril masih membujuk.
Chloe mendongak menatap Tian, melihat apakah Daddy nya keberatan jika dia terus bersamanya. Namun yang di pandang malah tersenyum dan berkata," Biarkan saja. Kau makan lah lebih dulu, aku bisa makan nanti," jawab Tian dan jawaban itu membuat Chloe tersenyum lalu melihat ke arah Ceril, seperti berkata. 'Lihatlah Mom, Daddy sama sekali tidak keberatan kan.
Ceril yang melihat mencebikkan bibir, 'terserah'. Sungguh menurut Ceril putri nya ini seolah ingin bersaing dengan dirinya mendapatkan kasih sayang dari Tian.
Semua yang melihat hanya bisa tersenyum melihat anak dsn ibu itu. Makan malam pun di mulai, dan kini semuanya menikmati makanan yang telah di hidangkan oleh beberapa pelayan tadi.
Setelah selesai makan, Tian berencana akan mengatakan niat nya untuk menikahi Ceril. Dan saat ini Tian sudah duduk di depan mereka untuk memulai pembicaraan nya dengan dibantu oleh Raja Ryder dan Ratu Agatha sebagai keluarga satu satu nya.
__ADS_1
"Nak Marx dan Tuan Hendy, maaf sebelum nya kami tidak menyiapkan apapun untuk niat yang akan kami sampaikan. Berhubung dengan keadaan, jadi saya akan mengatakan malam ini juga, karena saya tidak ingin mengulur ngulur waktu lagi."
"Saya disini mewakili cucu saya satu satu nya berniat melamar putri atau cucu anda, Ceril Alexander sebagai calon istri cucu saya Tian Dominic. Dan saya berharap lamaran ini bisa di terima dengan senang hati oleh keluarga anda dan menerima Tian apa adanya sebagai calon suami atau calon keluarga Alexander," ucap Raja Ryder menyampaikan niat nya.
Marx dan Tuan Hendy mendapat lamaran itu tentu saja senang. Namun semua keputusan ada di tangan Ceril, karena Ceril lah yang akan menjalankan nya.
"Saya mewakili dari keluarga Alexander merasa terhormat mendapat lamaran dari yang mulia. Namun semuanya saya serahkan kepada Ceril yang akan menjalani nya, karena hanya dia yang berhak memberikan jawaban nya," jawab Tuan Hendy.
Kini semuanya melihat ke arah Ceril menunggu jawaban apa yang akan di berikan nya. Namun semua seolah tahu jawaban apa yang akan di berikan oleh Ceril yaitu 'Iya'
Ceril merasa deg degan, namun dengan pasti ia berkata, "Saya menerima lamaran ini, menjadikan Tian Dominic sebagai suami saya,"
Mendengar jawaban yang di berikan Ceril semuanya merasa lega dan bahagia, terutama Tian. Tian sungguh sangat sangat bahagia.
Dan untuk acara pernikahan mereka, semua sepakat akan di laksanakan 2 Minggu dari sekarang. Tian tidak ingin terlalu lama, karena dia tidak ingin Chloe miliki status yang tidak jelas menurut Negara.
.
.
.
Selamat membaca
jangan lupa
like
komen
Tap favorit
beri hadiah dan Vote.
__ADS_1
Hayo siapa tadi yang minta tambah, jadi jangan lupa LIKE NYA LO YA.
Nanti malam g bisa nambah, karena emak emak ini mau nonton pasar malam nyenengin anak.😘😘