
Mereka bertiga pergi ke kamar yang di tempati oleh Ceril.
"Ini kamar nya, mereka ada di dalam." ucap Alexa di depan pintu kamar.
Alexa membuka pintu.
Tian lebih dulu masuk meninggalkan Alexa dan Samuel.
Dilihat nya dua orang gadis sedang tertidur dengan keadaan yang sama sekali tidak cantik.
"Sungguh gaya tidur yang sangat jelek." gumam Tian.
Tian mendekati Ceril. Dan duduk di samping nya mengelus rambut dengan pelan.
"Sam, angkat gadis ini dan bawa dia ke rumah." perintah Tian menunjuk Sesil.
Alexa yang mendengar perintah itu melototkan matanya.
"Tidak boleh! Dia tidak boleh menggendong nya. Dia pacar saya, jadi saya tidak mengizinkan dia menggendong wanita lain di depan saya." ucap Alexa posesif memeluk lengan Samuel.
Samuel yang mendengar menepuk kening nya.
"Anda bukan pacar saya, jadi jangan berkata bahwa anda adalah pacar saya." ucap Samuel.
"Kau itu pacar ku dan akan tetap menjadi pacar ku. Walau pun kau menolak ku, aku akan tetap menganggap mu sebagai kekasih ku." ucap Alexa mengeratkan pelukan di lengan. Samuel yang mendengar sungguh di buat pusing oleh wanita yang ada di samping nya ini.
"Sejak kapan saya ini menjadi kekasih mu Nona?" tanya Samuel mencoba melepas tangan Alexa yang menempel di lengan nya.
"Sejak tadi." jawab Alexa santai. "Apakah baru beberapa menit kita jadian kau sudah melupakan ku sayang." lanjutnya lagi sambil menyingkirkan tangan Samuel yang berusaha melepas pelukan nya.
"Tidak bisakah kalian diam." ucap Tian sedikit meninggikan suara. Dan mereka berdua pun langsung diam seketika. "Hubungi bodyguard itu untuk menggendong wanita ini." perintah nya.
Alexa yang mendengar tersenyum senang dan malah semakin menempelkan tubuh nya. Mendekap erat lengan Samuel.
Samuel yang merasa risih berkata. "Lepaskan tangan saya Nona. Saya ingin menghubungi seseorang." ucap nya.
__ADS_1
"Tangan mu kan masih ada satu nya, gunakan saja yang itu." ucap Alexa benar benar tidak mau melepas Samuel.
Tian yang melihat hanya membuang nafas nya dengan kasar melihat mereka berdua.
Samuel pun menghubungi anak buah nya yang berada di Club itu. Beberapa menit mereka sampai.
"Tuan apa yang bisa kami lakukan?" tanya ketua bodyguard.
"Bawa gadis itu ke rumah." ucap Tian.
"Baik Tuan." ucap Bodyguard.
Tian lebih dulu mengangkat tubuh Ceril dalam gendongan nya. Ceril yang merasakan tubuh nya melayang perlahan membuka matanya.
Dengan mata sayu ceril melihat wajah tampan Tian. "Kau kah itu?" tanya Ceril lirih.
"Em.... Kenapa selalu saja membuat susah." marah Tian.
"Kau memarahi ku?" ucap Ceril mengalungkan tangan nya di leher Tian.
Bodyguard itu mengangkat tubuh Sesil. Begitu pun dengan Sesil, ia juga meracau tak jelas di telinga bodyguard yang lumayan tampan itu.
Alexa masih setia menggandeng lengan Samuel, mengikuti Samuel keluar dari tempat itu.
'Apakah anda akan mengikuti saya pulang?" tanya Samuel melihat wajah Alexa yang cantik.
"Jika di perbolehkan, aku akan ikut." ucap Alexa memberikan senyum manis nya.
"Tidak akan pernah." ucap Samuel terus melangkah.
"Antar kan aku pulang ya." pinta Alexa
"Kenapa meminta ku mengantarkan anda pulang?" ucap Samuel.
"Karena kau pacar ku. Sudah, ayo antar kan aku pulang." ucap Alexa menarik Samuel agar lebih cepat berjalan nya.
__ADS_1
Sedangkan Tian sudah lebih dulu pergi meninggalkan Samuel. Dan untuk Samuel mau tidak mau ia mengantarkan Alexa ke kediaman nya.
Kediaman Tian.
Tian menggendong tubuh Ceril masuk.
"Aku mencintai mu. Aku mencintai mu." racau Ceril.
Tian tidak menggubris ucapan Ceril, ia terus melangkah masuk kerumah. Dengan langkah lebar tak butuh waktu lama Tian untuk sampai dikamar.
Tian meletakkan tubuh Ceril di atas kasur. Dengan mata terpejam, Ceril terus mengatakan kata cinta untuk Tian.
Saat ini dia berdiri di samping ranjang sambil melihat tubuh sexy Ceril yang mengenakan pakaian hitam.
Tian yang melihat hanya menggeleng gelengkan kepala nya. Melepas jas dan melemparkan nya di sofa. Masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai.
Tian keluar dan mengambil pakaian untuk di kenakan nya. Setelah selesai, dia naik ke ranjang membaringkan tubuh nya di samping Ceril. Dilihat nya, seperti nya sudah tidur pulas.
Tian menarik tubuh Ceril kedalam dekapan nya.
Memejamkan mata dan tidur.
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
Selamat membaca
Jangan lupa like and komen serta vote nya.
__ADS_1
Mohon dukungan nya.😘😘