Balas Dendam Atas Lukaku

Balas Dendam Atas Lukaku
Promo novel baru


__ADS_3

Hay readersku tersayang bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu ya. Oh iya kali ini aku mau promosiin novel barumu nih, baru netes banget. Siapa tahu ada yang mau mampir 🤣🤣🤣


Judul. Cinta Sejati Sang CEO


Perusahaan Kendrick Group


Seorang laki-laki tampan tengah duduk manis di kursi kebesarannya, ia terlihat fokus dengan layar komputer yang ada di hadapannya. Ia adalah Jarvis Kendrick Kyler pria berusia 32 tahun, pengusaha sukses yang menjadi idaman setiap perempuan.



Sementara di hadapannya, berdiri seorang laki-laki yang tak kalah tampannya, dia adalah Seth Saguna, pria berusia 35 tahun asisten kepercayaannya.



"Bos ini data perempuan yang menabrak mobil anda kemarin." Ucap Seth sembari menyerahkan sebuah berkas kepada bosnya itu.


"Hmm letakan saja disitu, dan kau boleh keluar." jawab Ken datar, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar komputernya.


"Kalau begitu saya permisi dulu bos."Pamit Seth sedikit membungkukkan tubuhnya.


Ken hanya berdehem pelan, ia masih tetap fokus dengan layar komputer yang ada di hadapannya. Sementara Seth, langsung melangkahkan kedua kakinya keluar.


Setelah beberapa menit sepeninggalnya Seth, barulah Ken mengalihkan pandangannya kepada berkas yang berada di atas meja kerjanya. Tangannya mulai meraih berkas tersebut, kemudian ia membukanya dengan tidak sabar.

__ADS_1


"Edrea Leta Letashia, perempuan berusia dua puluh tahun, gadis yatim piatu yang tinggal bersama paman dan bibinya, Antonius Georgy dan Natalia Georgy. Dia memiliki saudara sepupu perempuan yang bernama, Emily Fradela Georgy, dan memiliki sahabat satu-satunya bernama Anatari Arshavina. Dan seorang kekasih bernama Raymond Alexander."


Ken kembali meletakan berkas tersebut di atas meja, ia tersenyum ketika mengetahui fakta bahwa perempuan cantik itu tinggal bersama keluarga Georgy. Salah satu perusahaan yang minggu lalu mengajaknya untuk bekerja sama.


"Ohh ternyata kau tinggal dengan keluarga Georgy." Gumamnya pelan, senyumannya terus mengembang ketika mengingat wajah cantik itu.


"Bagus sekali." Ken kembali bergumam, kali ini bukan senyuman biasa yang ia tampilkan, tetapi senyuman yang menyimpan sebuah rencana untuk mendapatkan Leta perempuan yang menabraknya tanpa sengaja itu.


"Meskipun kamu memiliki seorang kekasih, aku pasti akan mengejarmu, Leta." Ucapnya sembari mengepalkan satu tangannya kuat.


Ken mulai meraih gagang telpon yang berada di atas meja kerjanya, kemudian ia menghubungi Seth asistennya, dan menyuruhnya untuk datang kembali ke ruangannya.


"Seth ke ruanganku sekarang."


"Astaga bukankah baru saja bos menyuruhku keluar? Kenapa  sekarang di suruh masuk lagi." Gumam Seth pelan, ia melangkahkan kedua kakinya dengan cepat menuju ruangan bosnya.


Setelah tiba di depan pintu ruangan sang bos, Seth pun langsung mengetuk pintu tersebut.


Tok..tok..tok..


"masuk." Perintah Ken dari dalam.


Seth pun langsung membuka pintu tersebut, kemudian ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam tak lupa ia kembali menutup pintu ruangan itu, lalu kembali melangkahkan kakinya menghampiri sang bos.

__ADS_1


Setelah tiba di hadapan bosnya, Seth berniat untuk membuka mulutnya dan bertanya ada apa gerangan bosnya itu memanggilnya kembali? padahal baru beberapa menit ia di suruh keluar oleh bosnya itu, namun belum sempat Seth bertanya, ken sudah membuka mulutnya terlebih dahulu.


"Seth bukankah Perusahaan Georgy mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita minggu lalu?" Tanya Ken sambil bersedikap menatap datar asistennya itu.


"Iya bos, satu minggu yang lalu pak Antonius selaku pemilik perusahaan Georgy memberitahukan saya, bahwa perusahaan dia ingin bekerja sama dengan perusahaan kita." Seth menjawab dengan hati-hati.


Ken menyunggingkan senyumannya sekilas, bahkan Seth saja tidak dapat melihatnya. "Ok kalau begitu kau atur pertemuanku dengan pak Antonius besok malam." Perintah Ken datar.


"Siap bos saya akan segera menghubungi beliau."Jawab Seth cepat.


"Ada lagi bos?"


"Tidak ada, kau keluarlah."Perintah Ken yang masih dengan nada dan juga tampang datarnya.


"Baik bos, kalau begitu saya permisi dulu." Pamit Seth.


Ken hanya menganggukkan kepalanya, setelah itu Seth pun melangkahkan kakinya keluar.


Setelah Seth keluar, Ken kembali menyunggingkan senyumannya, ia mulai merasa bahwa Leta adalah gadis kecil penyelamat dirinya dua belas tahun yang lalu. Edrea Leta Letashia benarkah dia gadis kecil yang menyelamatkannya dari para penjahat yang ingin membunuhnya dua belas tahun yang lalu itu?


"Tidak salah, pasti dia gadis kecil itu, dia bertambah cantik sekarang, bahkan sangat cantik." Gumam Ken masih dengan senyuman yang mengembang di wajahnya yang tampan.


"Sial kenapa jantungku jdi deg-degan begini?"Ken kembali bergumam ketika detak jantungnya berpacu dengan sangat cepat, padahal ia hanya mengingat wajah cantik Leta yang ia yakini sebagas gadis penyelamatnya itu.

__ADS_1


Penasaran!!! Yuk kepoin.... 😘😘😘


__ADS_2