Beby Si Wonder Woman

Beby Si Wonder Woman
Bab 61 BSWW


__ADS_3

Beby, Eka, dan Anny memasuki sebuah ruangan khusus untuk tes tulis bagi karyawan rendah di Perusahaan itu.


Nampak Ibrahim dan juga Erick Bramantyo berdiri paling depan di depan semua peserta tes.


Ada sekitar dua puluh orang yang terdiri dari Office Boy dan Juga Office Girl, baik yang lama maupun yang baru sudah duduk menghadapi kertas soal di hadapan mereka.


Ibrahim sebagai Presiden Direktur di Perusahaan itu membuka acara dengan memberi semangat pada peserta tes tulis supaya bisa menjawab soal-soal itu.


"Kegiatan ini adalah inovasi dari Wakil Presdir Pak Erick Bramantyo. Dengan harapan para karyawan yang lulus ini bisa mendapatkan kesejahteraan lebih daripada sebelumnya."


Beby Alesha hanya bisa menunduk karena sedari tadi mata elang Erick Bramantyo terus menatapnya. Terlalu tajam dan terasa menembus jantungnya.


Perempuan itu jadi risih sendiri dan benar-benar yakin kalau Bos mesum itu menyukainya sebagai seorang pria dan pria.


Oh ya ampun bagaimana ini? Mbak Gendhis juga baru saja menyatakan cinta padaku...


Sekretaris itu bahkan memberikan aku kunci jawaban agar aku bisa lolos jadi karyawan tetap. ujar nya membatin.


"Silahkan isi biodata di kertas jawaban anda. Dan jawab soalnya dengan tenang, tidak boleh ada kerja sama!" ujar seorang panitia dari bagian HRD.


Ruangan yang sempat kasak kusuk itu langsung tenang dan khusuk.


Semua peserta tes membaca soal dan juga menjawab dengan sangat serius.


Beby Alesha sendiri merasakan tangannya tidak ingin menjawab soal-soal itu. Ia terus berdoa Anny dan Ekalah yang lulus.


Dari informasi yang ia dengar hanya 5 orang yang akan terjaring berdasarkan nilai dan juga kualifikasi pendidikan dari peserta tes.

__ADS_1


120 menit waktu tes sudah selesai. Para peserta mengumpulkan lembar jawaban dan diminta menunggu pengumuman sekitar 60 menit kedepan.


"Boy, kita makan dulu yuk, aku tegang banget soalnya makanya kami tidak sempat sarapan." ujar Eka sembari menarik tangan Beby dan Anny menuju kantin.


"Aku sudah makan tadi, kalian makan aja," ujar Beby saat Eka memintanya untuk memesan makanan di kantin itu.


"Makan sama mbak Gendhis ya?" tanya Eka dengan wajah penasaran.


"Gak, aku makan sama Pak Bos,"


"Uhukkkk," Eka terbatuk kemudian tertawa cekikikan.


"Kenapa sih? kamu suka gitu deh, sudah aku bilang jangan berharap kami akan bersatu, paham?" Beby Alesha mendengus kesal. Ia tahu Eka suka sekali mengerjainya.


"Iya Bu Boss, Paham." jawab Anny dan Eka kompak kemudian saling tertawa bersamaan yang membuat mereka jadi tontonan orang-orang yang ada di dalam kantin itu.


"Boy, kamu disini ya, udah selesai tesnya?" tanya Gendhis sembari meraih lengan Boy dan memeluknya erat.


"Mbak Gendhis aku malu diliatin orang," bisik Boy dengan suara berat dan pelan. Pandangannya ia arahkan ke penjuru kantin dan tiba-tiba berhenti di pintu masuk dimana ada Erick Bramantyo disana sedang menatapnya tajam.


Beby Alesha langsung menarik tangan sekretaris seksih itu untuk duduk dan berusaha menghindari tatapan mata elang itu.


Ia merasa sedang dikuntit oleh Bos mesum dan menyebalkan itu.


Dan ia harus menunjukkan kalau Gendhis dan dirinya ada hubungan khusus supaya pria itu tidak lagi mendekatinya.


"Minum ini!" ujar Beby Alesha sembari memberikan juice jeruk ke arah Gendis dengan sangat manis.

__ADS_1


Ia sungguh ingin tampak sangat romantis pada sekretaris itu.


Erick Bramantyo langsung meninggalkan kantin itu dengan senyum diwajahnya. Ia hanya ingin memastikan kemana istrinya berada setelah mengikuti tes.


🍁


"Alhamdulillah, kita lulus Ek," teriak Anny sembari melompat-lompat kegirangan di depan papan pengumuman.


"Iya Ann, tak sia-sia kita belajar ya sampai lupa makan," jawab Eka dengan rasa yang tak kalah gembira dengan sahabatnya itu.


"Selamat ya, kalian pantas mendapatkan ini." ujar Beby Alesha menyalami kedua gadis itu. Eka dan Anny ingin memeluk sahabatnya itu karena sangat senang tetapi kemudian mereka berdua sadar kalau Beby Alesha sekarang adalah Boy, seorang Office Boy.


Jangan sampai identitas diri Beby atau Boy Alesha jadi terbongkar karena kelakuan mereka.


"Boy, kamu sengaja tidak lulus ya?" tanya Eka setelah melihat nama Boy dan yang lainnya masuk tes ketahanan fisik untuk posisi OB dan OG yang Nyambi sebagai Security.


"Ah siapa bilang? aku kan memang tidak belajar." jawab Beby kemudian melanjutkan dengan berbisik pada mereka berdua.


"Dan aku juga tidak dapat kisi-kisi soal dari pak Bos, hehehe,"


"Oh ya ampun, jangan bocorkan ini ya, ini rahasia kita bertiga, hahaha," mereka bertiga pun tertawa terbahak-bahak.


*Tobe continued


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya, okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2