
Esok paginya Erick Bramantyo begitu kaget dengan apa yang ia lihat di ruang makan.
Linda sang tante ganjen ada disana sedang sibuk menata makanan di atas meja makan membantu Hanna sang mama mertua.
"Erick, sini deh coba masakan tante," panggil Linda pada pria itu dengan senyum menggoda.
"Ah tidak, aku sedang ingin minum susu saja Tante, maaf," jawab Erick menolak dengan halus. Meskipun hatinya sangat ingin memaki karena kesal dan jijik pada perempuan itu.
"Tante, kapan datang, kok pagi sekali sudah ada disini?" tanya Beby Alesha yang baru saja bergabung dan langsung cipika-cipiki dengan tante kesayangannya itu.
"Tante Lin, subuh-subuh udah ada di sini katanya mau ikut sarapan bersama kita," ujar Hanna sembari duduk di kursinya, disamping Ibrahim.
Linda juga segera duduk disamping Erick menggantikan posisi Beby Alesha sang ponakan.
Putri tunggal dari Ibrahim itu akhirnya mencari kursi yang berseberangan dengan Erick dan Linda.
"Coba deh masakan buatan aku Rick," ujar Linda sembari mengambil piring kosong dan mengisinya dengan nasi goreng gurih buatannya.
Adik kedua setelah Sisca itu bahkan tak sadar ingin menyuapi Erick di depan semua orang.
"Maaf tante, aku bilang hanya ingin minum susu saja," ujar Erick sembari mengangkat tangannya menolak secara halus.
Dan dengan cepat ia langsung meraih gelas susu di depan Beby yang sudah diminum oleh istrinya itu setengahnya.
"Eh, itu kan susu aku," ujar Beby Alesha berusaha mengambil kembali gelas yang sudah langsung dihabiskan oleh suaminya itu.
"Bukankah susumu juga milikku," jawab Erick dengan senyum diwajahnya yang langsung membuat Ibrahim dan Hanna saling batuk dan tersedak. Beby langsung salah tingkah dan mengambil satu gelas air putih untuk mamanya.
"Ma Pa, minum dulu," dengan wajah khawatir Beby Alesha langsung mengambilkan segelas air putih lagi untuk Papanya.
Beda halnya dengan Linda, perempuan ganjen itu mengepalkan tangannya dibawah meja dan mencoba tersenyum meskipun kecut.
"Papa tidak kenapa-kenapa Beb, lanjutkan sarapanmu dan ikut suamimu ke Perusahaan pagi ini," ujar Ibrahim untuk mengurai kecanggungan yang tercipta.
"Nanti aku pergi sendiri saja Pa, aku kan ada mobil." jawab Beby Alesha tanpa mau melihat mata suaminya yang sedang menatapnya.
"Kalau gitu aku numpang Erick pulang ya, aku pagi tadi tidak bawa mobil ke sini," timpal Linda cepat. Ia harus menggunakan kesempatan ini untuk mendekati suami Beby yang sangat tampan itu.
"Beby yang akan ikut denganku tante, aku ada perlu dengannya pagi ini. Tante bisa pakai mobilnya kalau perlu," putus Erick Bramantyo dengan tegas.
__ADS_1
Pria itu tak mau memberi kesempatan pada perempuan itu atau pelakor manapun untuk mendekatinya meskipun itu sangat darurat sekalipun. Apalagi ia sudah tahu semua niat buruknya itu.
Beby Alesha hanya melongo tak mengerti tapi ia bisa melihat dengan jelas bagaimana sikap tantenya yang mencurigakan.
Apa mungkin ucapan Erick semalam benar adanya ujarnya membatin.
Beby Alesha lantas mengikuti langkah suaminya kembali ke kamarnya di lantai 2. Ia ingin menanyakan apa maksud perkataan suaminya itu semalam tentang gigolonya tante Linda.
"Mau tanya apa? kamu sudah lihat tantemu tadi kan?" tanya Erick saat perempuan itu sudah memasuki kamarnya. Padahal ia belum bertanya tetapi Erick sudah bisa menebak apa yang sedang ia pikirkan.
"Eh iya, tadi malam kamu bilang gigolo, emangnya tidak ada kata yang lebih sopan dari itu Pak Erick? itu sangat merendahkan nama baik Tante Linda,"
"Lalu aku harus sebut apa kalau ia memintaku jadi BWFnya dia padahal dia sudah punya suami dan aku punya istri, selingkuh atau gigolo?"
"Erick hentikan! aku tidak suka mendengarnya! tidak mungkin Tante Linda seperti itu, suaminya sangat baik dan mencintainya, tidak mungkinlah itu terjadi," seru Beby Alesha tak mau percaya meskipun hatinya sempat curiga mengingat bagaimana tadi adik dari Papanya itu ingin mengurusi suaminya sendiri di depan semua orang.
"Dan aku? aku sangat mencintaimu tapi tak pernah kamu melihatku sedikitpun. Kamu ingin menyerahkan aku padanya sebagai pemuas hasratnya?!" tanya Erick dengan nada meninggi, tangannya dengan cepat meraih pinggang istrinya lalu merapatkannya dengan tubuhnya.
"Eh, tidak, tentu saja itu tidak boleh." jawab Beby Alesha dengan gugup. Jaraknya yang begitu dekat dengan suaminya membuatnya tak bisa berpikir cepat.
"Lalu?" tanya Erick sembari mendekatkan bibirnya ke bibir istrinya.
Cup
Sekali lagi Erick mendaratkan bibirnya diatas bibir istrinya. Cukup lama, bibirnya beradu dengan daging kenyal dan manis itu. Ia lummat habis sampai ia pastikan akan membengkak karena ulahnya itu.
Hingga Beby Alesha mendorongnya dengan keras karena butuh oksigen yang cukup.
"Kamu selalu melakukan hal ini ya pada gadis-gadis di luar sana?" kesal Beby Alesha dengan debaran keras didadanya. Pipinya ia rasakan menghangat karena malu dan marah.
"Cuma dengan kamu, bibirmu manis sekali sayang," jawab Erick sembari berbisik pelan di depan wajah istrinya.
"Jangan coba-coba kamu ulangi lagi atau kamu akan dapat hukuman! kamu sudah menyalahi peraturan kita."
"Tak apa, aku rela mendapatkan hukuman." jawab Erick kemudian mulai memajukan wajahnya lagi ingin mengulangi kegiatan yang menyenangkan tadi.
"Hey, dasar mesum!" Beby Alesha berusaha kabur dari suaminya tetapi tangan besar Erick segera menangkapnya kembali dan membawanya keatas tempat tidur. Beby Alesha memberontak dan memberikan tendangan yang cukup kuat ditulang kering suaminya.
"Awww! kamu menendangku sayang?!" gerutu Erick karena merasakan kakinya sakit bagaikan tersengat aliran arus pendek.
__ADS_1
"Kamu kira aku perempuan gampangan hah? jangan berani lagi menyentuhku seperti itu." cibir Beby Alesha dengan bibir terangkat. Erick Bramantyo hanya bisa meringis.
"Okey kamu menang, lain kali aku pastikan dirimu akan memohon untuk kusentuh," kesal Erick sembari menyentuh kakinya yang terkena tendangan yang kuat dari istrinya tadi.
"Jangan terlalu percaya diri Pak Erick Bramantyo!" cibir Beby Alesha.
Erick tak menjawab lagi. Ia hanya melangkahkan kakinya menuju walk in closet kemudian mengambil dasi dan juga jasnya.
Pria itu akan memakai dasi itu di mobil saja, ia cukup kesal dengan istrinya itu.
Beby Alesha memandang kepergian suaminya itu dengan senyum mencibir kemudian ia memperbaiki riasan makeup nya. Menyapukan lip glose kebibirnya yang cukup membengkak karena perbuatan suami mesumnya itu.
"Dasar laki-laki mesum," gerutunya dengan hati yang tiba-tiba berdebar kencang. Ia berusaha mengabaikan perasaan itu kemudian merapikan tatanan rambutnya.
Memakai blazernya dan mengambil tasnya, ia pun turun ke lantai bawah.
Matanya melotot tak percaya melihat Tante Linda memaksa Erick agar ia yang memakaikanya dasi.
"Beby itu apa-apaan sih, masak suami pergi bekerja dan dibiarkan tidak rapih seperti ini, apa kata orang nanti," ujarnya pura-pura kesal. Tangannya segera menarik dasi yang sedang tersampir dilengan Erick pria yang sedang ia ingin ambil hatinya itu.
"Maaf, Tante. Aku pakai dimobil saja," tolak Erick masih berusaha sopan karena ada Ibrahim dan Hanna disana.
"Gak Papa, aku kan tantemu, hubungan kita dekat jadi tak apa kalau aku yang memperhatikan penampilanmu." Beby Alesha yang melihat momen yang sangat menganggu penglihatannya itu langsung menghampiri mereka.
"Duh Tante kok baik sekali sih, tapi aku bisa kok mengurus sendiri suami aku," ujar Beby Alesha kemudian mengambil dasi itu dari tangan tantenya. Ia lantas menarik tangan suaminya kedalam sebuah kamar di ruangan itu.
"Sini aku yang pakaikan, bikin aku malu aja," kesal Beby Alesha kemudian memaksa Erick untuk menundukkan tubuhnya yang tinggi itu. Erick tersenyum samar dan berterima kasih dalam hati kepada Tante Linda.
"Nah sudah, " ujar Beby Alesha dan merapikan dasi itu di dada suaminya.
"Terimakasih sayang," ujar Erick kemudian mengecup sekilas bibir Beby Alesha dan keluar dari kamar itu dengan senyum kemenangan di bibirnya. Sedangkan istrinya hanya bisa diam membeku tak tahu harus melakukan apa, sekali lagi suaminya mengambil keuntungan dari dirinya.
"Erick!!!" kesalnya kemudian ikut keluar dari kamar itu.
*Tobe continued
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍
__ADS_1