BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
10. Back to Indonesian


__ADS_3

“Assalamualaikum” ucap salam hotman dan Yuri, ya yang baru masuk ke Apartemen yaitu Jotman dan Yuri.


“Wa'alaikum salam, kalian sudah datang?” Tanya Ayah yang melihat Anak bungsunya baru saja memasuki Apartemen.


“Iya Yah” jawab Hotma bersamaa.


“Iya Om” jawab Yuri bersamaan.


“Ya sudah Ayah siap-siap dulu, kalian kalau mau makan makan aja dulu” ucap Ayah Kangta


“Kami sudah makan tadi yah di jalan” jawab Hotman


“Oh ya sudah” sahut Ayah Kangta.


Ayah Kangta pun berlalu menuju kamar, dan yang lain pun duduk di ruang tengah, Hotman yang merasa ada yang gak beres dengan sang kakak dia hempiri sang kakak.


“Kenapa bro suntuk amat, ada masalah?” tanya Hotman


“Gua gak tau man, nasib pernikahan gua gimana ke depannya, kalau ternyata gua gak bisa ngebalikin ingatan dia, apalagi setatus dia sekarang masih pacar orang” jawab Agung


“Yang sabar, yang penting sekarang lo uda terikat sama dia, dan semisalkan dia gak pulih-pulih ingatannya ya lo buat dia jatuh cinta ke lo, gua doain suatu saat nanti kalian bakalan jadi keluarga yang bahagia dan untuk masalah kakak ipar punya pacar, lo pikir secara logika yang lebih berhak sama kakak ipar tu lo bukan pacarnya, karena lo suaminya” saran Hotman


“Amin thanks ya bro, lo slalu bisa buat pikiran gua tenang” ucap Agung


“Itulah gunanya saudara harus selalu berbagi dan mendukung satu sama yang lain” sahut Hotman


“Sok bijak banget kau, habis kebentur dimana kepala lo” canda Agung


“Rese lo ya” sahut Hotman


“Trus lo sendiri gimana sama yang itu?” tanya Agung menyelidik


“Yah gak giaman gimana, tapi gua sih dari awal ketemu dia emang uda ada rasa tertarik, sejak dia gak sengaja nabrak mobil gua” jelas Hotman


“Oh jadi lo pernah ketemu sebelumnya” sahut Agung


Terpakasa obrolan mereka berhenti saat ayah dan pak penghulu keluar dari kamar.


“Kalian sudah siap?” Tanya Ayah Kangta


“Sudah yah” “sudah om” jawab Yuri dan Hotman bersamaa.


“Gung mana mantu Ayah?” tanya Ayah Kangta ketika melihat bahwa sekitar mereka gak ada sosok menantunya.


“Tunggu yah, Agung pangglkan dulu” ucap Agung


Agung pun beranjak menuju kamarnya untuk memanggil Yuna.


Ceklek (suara pintu)


Dia masuk tidak melihat Yuna di kamar pastiti di kamar mandi, akhirnya diapun mengetuk kamar mandi.


Tok tok (suara ketukan pintu)

__ADS_1


“dek” panggil Agung


“Iya tunggu” sahut Yuna


“Cepetan keluar Ayah dan yang lainnya mau pergi sekarang” jelas Agung yang masik di depan pintu kamar mandi.


“Iya ini uda selesai ko” ucap Yuna sambil berjalan menuju pintu.


Cellek( suara pintu)


Agung dan Yuna pun sama terkagetkan, karna di saat Yuna keluar kamar mandi Agung dalam posisi menempelkan mukanya ke pintu supaya bisa mendengar sahutan dari Yuna, mata mereka pun saling pandang.


“Kamu cantik dari dulu ya gak pernah berubah” sayang Agung hanya bisa mengatakan ittu kepada istrinya hanya dalam hati.


“Kalau di lihat samiku tampan juga yah,lah mikir apa sih gua jadi gak jelas gini” batin Yuna dan mengelak akan pujian teeerhadap suaminya itu.


Merek pun tersadar dalam lamunanya.


“Ekhm, ayo” ajak Agung dengan gugup.


“Iya” jawab Yuna dengan pelan karena malu mukanya sudah seperti kepiting rebus padahal menurut Agung itu sangat menggemaskan.


Cekleck ( suara pintu)


“Ayah mau pergi sekarang?” tanya Yuna yang baru keluar kamar bersama Agung.


“Iya nak, kalian jaga diri kalin baik baik, nanti Ayah akan balik lagi pas suamimu wisuda” jawab Ayah Kangta.


“Iya yah” sahut Yuna


“Gak usah pasti kalian capek kan, lagian nanti sa,mpai apartemen kalian keemaleman lagi, kaliankan penganten baru nikmatin aja waktu berdua” ucap Ayah Kangta


Yuna dan Agung pun salah tingkah mendengar omongan Ayah Kangta.


“Ya sudah yu kita anatat ke lobby, Krisna, Agung tugaskan suruh anter Ayah “ ucap Agung


Mereka pun berjalan menuju lobby, Ayah dan pak penghulu berjalan lebih dulu dan dan di susul dengan Yuna dan Yuri yang saling bergandengan dan sambil bercanda gurau, dan paling belakang ada Agung dan juga Hotman asik berjalan sembari memperhatika pujaaan hati masing-masing yang ada di depan mereka.


Sesampainya di lobby, mobil telah menunggu karna Yuna dan Agung di larang mengantar sama Ayah Kangta terpaksa Agung memerintahkan sang asisten sekaligus sahabatnya untuk menghantar ke bandara.


“Selamat malam tuan besar” sapa Krisna asisten Agung


“Malam Kris” jawab Ayah


“Silahkan pak, bapak masuk dulu” sambung Ayah Krisna membuka pintu samping pengemudi dan menyarankan pak npenghulu masuk ke dalam mobil.


“Baik Tuan” sahut pak penghulu


“Ya sudah Gung, Ayah pulang dulu ya, jaga mantu Ayah dengan baik” pamit Ayah Kangta dan Mereka pun berpelukan.


“Iya yah, Ayah hati-hati kalau sudah sampai kabarin Agung” ucap Agung


Dan setelah berpelukan dengan Agung kini Yuna menyalami mertuanya.

__ADS_1


“Hati-hati di jalan yah” ucccap Yuna


“Kamu juga yg baik-baik disini jaga kesehatan, kalau suami mu macem macem kamu bisa lapor ka ke Ayah” pesan Ayah Kangta


“Baik yah” sahut Yuna.


Setelah berpamitan dengan saaana menantu Ayah kangta pun memasuki mobil.


“Bro gua pulang dulu ya “ pamit Hotman


“Iya, aku nitip Ayah ya” ucap Agung


“Sip” sahut Hotman


“salam juga buat Om Rangga dan Tante Imna” pesan Agung, Om Rangga adalah adik kandung Ayah Kangta dan tante Imna itu istri dari Om Rangga mereka suuudah lama menikah tapi baru sekarang di karuniai sama Allah, ya sekarang tante Imna tengah mengandung buah cinta mereka.


“sip nanti gua sampein, hai kakak ipar aku nitip kakaku ya, dan jaga baik-baik, terkadang dia terlalu baik sama semua orang hingga bisa bikin semua perempuan baper” pamit Hotman


“Iya, hati-hati” jawab Yuna


“Na gua pamit ya” pamit Yuri


“Iya, lo hati-hati kabarin kalau sudah sampai rumah” ucap Yuna sambil memeluk sahabtnya itu.


“Sip” sahut Yuri


“Eh..., kakak ipar aku nitip Yuna yah” pamit Yuri


“Iya, kalian hati-hati” pesan Agung


Kini Hotman dan Yuri memasuki mobil.


“Hati-hati Kris jangan ngebut, habiis itu kamu bawa pulang aja mobilnya” pesan Agung kepada Asistennya.


“Siap Pak bos” jawab Krisna.


Mereka pun saling melambaikan tangan sampai mobil tidak terlihat lagi dari pandangan mereka.


Selepas kepergian Ayah Kangta dan yang lainnya, Yuna ada Agung kembali memasuki kedalam apartemen.


Tit tit (suara memasukan pin)


Ceklcek (suara pintu)


"Eumm, kamu kalau mau istirahat, istirahat aja di kamar, biar mas yang tidur di kamar sebelah” ucap Agung


“Iya makasih, aku masuk dulu” jawab Yuna


Cekleck bruk (suara pintu)


(Good night my wife) gumam Agung sembari memandangi punggung sang istri sampai hilang di balik pintu kamar.


Seminggu sudah usia pernikahan Agung dan Yuna, hubungan mereka pun belum ada perubahan, Agung yang selalu sabar menghadapi Yuna.

__ADS_1


Dan kini tepat dimana Agung akan melaksanakaan sidang sekripsinya, dikarnakan Yuna telah membuat kesepakatan untuk tidak mengikut capmpurkan urusan masing-masing, dan kini dia tidak.mengetahui jikalau suaminya akan sidang sekripsi, tetapi tidak dengan Agung semuan aktivitas Yuna pastia dia tahu dari bodygard sewaannya untuk menjaga Yuna, dan yang jelas Agung melakukan itu semua tanpa sepengetahuan Yuna, Agung hanya tidak maaau terjadi sesuatu dengan istrinya.


__ADS_2