BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
86. Mantan Pacar Yuno


__ADS_3

Setelah turun dari pelaminan, Yuno berpisah dengan Sonya, karena mereka berdua sibuk masing masing, Sonya sibuk menemui teman teman sesama modelnya sedangkan Yuno sibuk mengobrol dengan beberapa pengusaha yang dia kenal, tiba tiba dia di hampiri oleh Reeko dan juga istrinya.


“Hai apa kabar tuan muda Salendra? Ucap Reeko ketika menghampiri Yuno langsung menjabat tangan Yuno. Tere istri dari Reeko terdiam sesaat ketika melihat orang siapa yang di sapa suaminya ternyata mantan kekasihnya dulu.


“Baik tuan Reeko, anda sendiri apa kabar?” Tanya Yuno kembali.


“Bik tuan sangat baik apalagi sebentar lagi saya akan menunggu kelahiran jagoan saya, iya gak sayang” ucap Reeko langsung beralih ke istrinya, dan Tere hanya bisa menganggukkan kepalanya untuk menyahuti omongan suaminya.


“Oh ya kenalin ini tuan muda Salendra sayang pengusaha muda yang kini sedang naik daun di dunia pembisnisan” puji Reeko langsung memperkenalkan istrinya kepada Yuno.


“Bisa saja tuan Reeko, anda juga sudah semakin sukses memimpin perusahaan milik Om Henim” ucap Yuno, “kita sudah kenal ko tuan, dulu kita satu angkatan iya kan Nyonya” ucap Yuno meminta persetujuan dari Tere.


“Loh berarti kita dulu satu sekolah dong dan tuan muda Salendra kakak kelas saya jadinya, soalnya istri saya juga satu tingkat di atas saya” sambung Reeko.


Tere tidak menyangka Yuno akan bilang seperti itu kepada suaminya, “ Iya tuan Reeko” ucap Yuno, tiba tiba ketika mereka sedang mengobrol ada sesorang laki laki paruh baya menghampiri mereka yang tengah duduk di bangku tamu khusus VIP.


“Ayah” panggil Tere ketika melihat Ayahnya mendekat ke arahnya, Tere sudah tegang karena dia takut Ayahnya akan melihat Yuno dan mengatakan sesuatu yang membuat suaminya curiga kalau Yuno itu dulu adalah manatan kekasihnya. Karena selama ini Tere gak pernah menceritakan tentang masa lalaunya kepada suaminya.


“Hai sayang, gimana kabar cucu Ayah?” Tanya Ayah Tere yang bernama Pak Bimo.


“Baik yah” jawab Tere.

__ADS_1


“Oh Ayah, baru samapai, Apa kabar yah?” Sapa Reeko ketika melihat Ayah mertuanya sudah di hadapannya.


“Iya, Ayah baik nak, kamu sendiri apa kabar?” Tanya Pak Bimo kepada menantunya.


“Baik yah, oh ya yah kenalin ini...” Reeko mengenalkan pak Bimo kepada Yuno tetapi ucapannya terhenti ketika Pak Bimo tiba tiba berbicara seakan akan sudah mengenal Yuno sudah lama, itu membuat Reeko menjadi bingung.


“Loh kamu bukannya anak tukang ojek ya, yang dulu suka antar jemput anak saya, kamu sedang apa disini pake jas segala, oh saya tahu pasti kamu jadi asisten salah satu pengusaha disini ya” ucap Pak Bimo yang belum tahu siapa Yuno.


“Yah, Ayah apaan sih, ko ngomongnya begitu” ucap Tere, dia heran dari dulu sama Ayahnya selalu memandang orang tuh dari materi, sedangkan Yuno hanya diam saja, dari dulu kan memang Ayah dari manatan kekasihnya itu tidak menyetujui merek berdua, karena Yuno di anggap anak tukang ojek yang setiap hari antar jemput Tere hanya menggunakan Motor.


Sedangkan Reeko bingung kenapa Ayah mertuanya menganggap kalau tuan muda Salendra itu anak tukang ojek, dia langsung menatap istrinya seakan akan minta penjelasan, lalu Tere pun menggenggam tangan suaminya dan membisikan sesuatu di telinga suaminya.


“Nanati aku jelasin semuanya sama mas” bisik Tere dan Reeko pun hanya menganggukkan kepalanya.


“Yah, dia itu..” ucap Reeko ingin menyangkal ucapan Ayah mertuanya, pasti malu banget itu Ayah mertuanya jika mengetahui siapa Yuno sebenarnya.


“Sudah tidak papa tuan Reeko, terimaskah tuan Bimo atas perhatiannya kepada saya, mungkin memang Tere memang bukan jodoh saya, kalau begitu maaf semuanya saya permisi dulu” ucap Yuno sembari menundukkan badannya lalau pergi meninggalkan mereka bertiga.


“Mas, aku capek mau istirahat sekarang” ucap Tere tiba tiba lututnya seakan akan lemas melihat kelakuan Ayah nya dari dulu gak pernah berubah.


“Iya, Yah aku antar tere ke kamar dulu ya” pamit Reeko, langsung menggandeng Tere berjalan keluar dari pesta dan menuju kamar hotel yang memang sudah di sediakan untuk mereka sebagai anggota keluarga.

__ADS_1


Sesampainya di kamar Tere langsung duduk dan bersandar di tempat tidur dengan kaki di luruskan, lalu Reeko ikut duduk di tepi ranjang berhadapan degan sang istri.


“Jadi, apa yang mau kamu jelasin?” Tanya Reeko menatap wajah istrinya dengan tajam.


Mendengar pertanyaan suaminaya Tere meraih tangan suaminya untuk di genggam, mungkin dia harus menjelaskan dengan lekap tentang masa lalunya, awalnya Tere tidak pernah cerita ke suaminya karena memang pikir Tere masa lalu ya masa lalu sudah di lupakan saja tidak usah di ingat ingat lagi.


“Sebenarnya, Yuno itu dulu mantan pacar aku, dulu kita pacaran dari kelas 3 SMA sampai kuliah, tapi jujur mas semenjak aku menikah sama kamu aku memutuskan untuk melupan kan dia dan membuka hati aku untuk mencintai kamu, dengan terus berjalannya waktu akhirnya aku bisa mencintai kamu dan melupakan dia” jelas Tere, sesuai dugaan Reeko, dari Reeko mendengar ucapan Ayah mertuanya, kalau istrinya dan juga Yuno pernah punya bubungan.


“Terus kenapa Ayah bersikap seperti itu kepada tuan muda Salendra?” Tanya Reeko.


“Ayah tidak pernah menyetujui hubungan aku sama dia, karena sepengelihatan Ayah, Yun hanyalah anak tukang ojek karena setiap hari dia antar jemput aku hanya menggunakan motor dan berpenampilan sederhana, dan setelah kita lulus kuliah ketika Yuno ingin melamar aku tetapi Ayah lebih dulu menjodohkan aku dengan kamu, karena Ayah ketika itu usahanya hampir bangkrut dan dia mendapat tawaran pinjaman dari Daddy asal dengan syarat aku di minta menikah dengan kamu, dengan terpaksa aku harus memutuskan hubungan aku dengan dia waktu itu, dan setelah itu sudah aku tidak pernah bertemu lagi dengan dia” jelas Tere dan Reeko hanya mengangguk anggukan kepalanya saja.


“Maafin sikap Ayah yah mas, pasti Ayah sudah buat kamu malu ya di depan Yuno tadi” ucap Tere dengan sendu.


“Gak papa sayang, terus kenapa kamu selama ini gak pernah cerita ke mas tentang Yuno?” Tanya Reeko membalas genggaman tangan istrinya.


“Ya karena pikir aku itu kan hanya masa lalu yang tidak perlu di ingat lagi, makanya aku gak pernah cerita sama kamu” ucap Tere


“Ya sudah kamu gak usah mikirin maslah ini, mas gak papa ko, sekarang kamu istirahat ya, mas tinggal ke tempat acara lagi gak papa?” Tanya Reeko.


“Gak papa mas, mas pergi saja aku mau tiduran sebentar” ucap Tere.

__ADS_1


“Ya sudah sini mas bantu ganti bajunya dulu, pasti kamu gak nyaman tiduran pakai gaun itu” ucap Reeko, dan Tere hanya mengikuti perintah suaminya, dan memang benar apa yang di katakan suaminya, jika dia istirahat dengan masih menggunakan gaun pasti tidak akan nyaman, lalu Reeko mengambil baju ganti buat istrinya dan membatu istrinya untuk ganti pakaian, setelah Tere sudah selesai ganti pakaian Reeko langsung membantu istrinya tiduran di ranjang.


“Mas tinggal dulu ya, kalau ada apa2 langsung hubungin mas ya sayang” ucap Reeko sembari mengelus kepala sang istri, lalu memberi kecupan tepat di kening istrinya, setelah itu langsung beralih ke perut buncit istrinya yang sudah membesar untuk bicara dengan calon anaknya, “hai Boy, Papi tinggal dulu ya, kamu jangan nakal sama mami ya” pamit Reeko kepada calon anaknya setelah itu dia langsung memberikan kecupan di perut sang istri, Ya anak yang di kandung oleh Tere adalah Baby boy, ketika usia kandunagn menginjak 6 bulan mereka sudah mengetahui jenis kelamin si baby dan ternyata calon anak mereka adalah seoramg jagoan, setelah berpamitan dengan calon anaknya, Reeko langsung pergi meninggalkan istrinya di dalam kamar dan berjalan menuju ballroom kembali.


__ADS_2