BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
28. Undangan Perusahaan part 1


__ADS_3

Sepulang dari hotel Yuna di hantui rasa bersalah kepada suaminya karena sudah membohongi suaminya, kini Yuna di rumah sedang menunggu suaminya pulang kantor biasanya suaminya pulang sebelum magrib sudah ada di rumah tapi sekarang kenapa suaminya belum juga pulang sampai waktu makan malam suaminya tak kunjung pulang juga, hingga waktu menunjukan pukul 10 malam ada suara mobil yang terpakir di halaman mansion.


Agung yang menghindari untuk bertemu dengan istrinya dia sengaja pulang malam, tapi ketika sampai mansion ternyata istrinya tengah menunggu dirinya. Yuna yang mendegar suara mobil yang sudah pasti itu mobil suaminya dia langsung bergegas membukakan pintu mansion untuk suaminya.


Cecklek (suara pintu terbuka)


“mas” panggil Yuna


“asslamualaikum” ucap Agung


“waalaikum salam” jawab Yuna sembari mencium tangan suaminya seperti biasanya.


“tumben mas lembur?” tanya Yuna


“lagi banyak kerjaan” jawab Agung singkat dengan wajah dinginnya.


“oh.., mas mau makn dulu atau mandi dulu?” tanya Yuna


“mau mandi dan langsung istirahat, makanannya kamu beresin aja, mas uda makan di kantor” jawab Agung langsung beranjak menuju kamarya tetapi dia berhenti seketika berbalik badan dan menanyakan istrinya sesuatu.


“gimana tadi jalan sama Shanynya, apa barang yang kamu cari ketemu?” tanya Agung coba memancing istrinya untuk jujur.


“eumm, sudah mas” jawab Yuna gugup.


“oh syukur deh kalau ketemu” sahut Agung dan langsung melanjutkan jalannya menuju kamar.


“setelah kepergia Agung, Yuna bertaya tanya ada apa dengan suaminya kenapa sikapnya jado dingin terhadapnya.


“mas Aagung kenapa yah?” apa mungkin lagi pusing mikirin banyak kerjaan kali yah” gumam Yuna, dan Yunapun bergegas menuju kamarnya untuk istirahat.


Sampai pagi Agung masih menghindari istrinya, dia berangkat kantor lebih pagi dari biasanya dia pergi sebelum istrinya turun untuk sarapan.


“pagi Mbok” sapa Agung ketika sudah berada di ruang makan.


“pagi aden, tumben aden sudah rapih jam segini?” tanya si mbok


“iya mbok, Agung pergi ke kantor agak pagian lagi banyak kerjaan soalnya” jawab Agung


“oh, aden mau di bikinin sarapan atau mau buat sarapan sendiri?” tanya si mbok


“gak usah mbok, Agung sarapan di kantor aja, tolong sampi ke Ana ya mbok kalau aku sudah brangkat, dan pastikan dia sarapan ya mabok” ucap Agung


“siap aden” sahut si mbok

__ADS_1


“ya sudah mbok aku pamit ya, Assalamualaikum” pamit Agung


“Waalaikum salam” jawab si mbok


Sedangkan Yuna ketika menunjukan jam 8 pagi baru menuruni tangga dan langsung menuju ruang makan.


“pagi mbok” sapa Yuna ketika melihat di ruang makan ada si mbok.


“pagi non” sahut si mbok


“mbok mas Agung belum turun?” tanya Yuna


“si aden sudah brangkat ke kantor non, katanya lagi banyak kerjaan jadi datang lebih awal” jelas si mbok


“oh ya sudah, oh ya mbok tolong buatin Nasi goreng seperti waktu masih ada ayah itu loh” ucap Yuna


“eumm, gimana ya, jujur nih non, tapi non jangan kasih tahu siapa2 ya, sebenernya nasi goreng itu bukan buatan mbok” jelas si mbok


“lah terus buata siapa mbok?” tanya Yuna


“buatan den Agung, orang dari non dan den Agung tinggal disini ya, si mbok gak boleh masak buat sarapan yang masak buat sarapan harus si aden, uppps keceplosan” jelas si mbok dengan tidak sengaja


“apa mbok, jadi selama ini yang buat sarapan mas Agung?” tanya Yuna


“iya non” jawab si mbok


“maaf non, ini atas permintaan aden, kata aden takutnya jika non tahu kalau itu maknan buatan den Agung non gak mau makan" jelas Si mbok


“ya sudah mbok biar saya sarapan ini saja” ucap Yuna sembari mengambil roti yang ada di meja makan.


“ya sudah non, mbok pamit ke belakang dulu ya” pamit


“ iya mbok” sahut Yuna


“kenapa mas Agung melakukan itu semua” batin Yuna bertanya tanya dan makin merasa bersalah terhadap suaminya dari awal perikahan suminya selalu memperlakukan dirinya dengan baik, sedangkan Yuna bersikap sebaliknya acuh tak acuh terhadap suaminya.


Malam tiba dimana undangan untuk para pengusaha dimulai dimana tidak hanya para pengusaha yang hadir para artis dan model model terkenal juga turut hadir disitu.


Yuna yang kini sudah siap mengenakan gaun yang di kirim oleh dimas terlihat cantik dan elegen, dia tidak tahu aja nanti di tempat acara juga suaminya di undang, Yuna kira hanya undangan makan malam biasa ternyata banyak undangan yang datang dari pengusaha senior sampai pengusaha junior.



__ADS_1


“kamu cantik sekali sayang” puji Dimas ketika mereka sudah di mobil menuju tempat acara.


“maksih ka” sahut Yuna


“kenapa kamu minta di jemput di rumah sahabat kamu sayang?” tanya Dimas kenapa kekasihnya minta di jemput di rumah sahabatnya.


“aku minta tolong Shany buat make up in aku ka, aku gak begitu mahir pake make up” jelas Yuna


“padahal tanpa kamu pakai make up aja sudah cantik sayang” puji Dimas


Yuna bingung dengan perasaanya kenapa ketika di puji oleh Dimas tidak bisa meraskan apa yang ia rasakan terhadap Agung, kalau ketika di puji atau di goda Agung saja wajahnya langsung tersipu malu dan jantungnyaa berdetak lebih kencang.


Sedangkan Agung dan Krisna juga sudah siap dengan pakaiannya untuk datang ke undangan perusahaan tersebut.


“Kris sudah cari tahu DE group di undang apa tidak?” tanya Agung


“Datang bos, yang menghadiri adalah putra bungsu dari tuan Henim” jelas Krisna


Agung sudah mengira Dimas datang akrena di minta untuk menghadiri acara ini, dan sudah pasti Dimas akan mengajak kekasihnya yang tak lain adalah Yuna Istri dari Agung Surya Jaya.


Kini Yuna dan Dimas sudah di tengah2 pesta itu, dan melihat kedatangan mereka berdua ada sepasang mata yang menatap tajam ke arah mereka berdua yaitu seorang perempuan yang tak lain adalah salah satu model berasal dari jepang yang akan di jodohkan dengan Dimas oleh kedua Ibu mereka berdua.


“brengsek tuh cewek pake gandeng2 calon suami gua lagi” ucap Hyosi, ya dia adalah gadis yang di jodohkan dengan dimas.


“liat apaan lo?” tanya Sonya


sahabta dari Hyosi.


“liat tuh cewek sudah berani2nya deket2 dengan calon suami gua” jelas Hyosi


“oh itu calon suami lo yang di jodohin sama nyokap lo?” tanya Sonya


“iya, lo kenal gak tuh cewek siapa?” tanya Hyosi


“bukannya itu pacarnya si Dimas ya sedari SMA” ucap sonya


“ko lo bisa tahu?” tanya Hyosi


“lo gak tahu, gua itu dulu satu sekolah sama calon suami lo dan gua tahunya mereka itu dulu pacaran, di kira gua mereka sudah putus pas Dimas sudah pindah, ternyata masih menjalin hubungan salut juga LDRn bisa lama” ucap Sonya


“gua mesti singkirin tuh cewek biar gak jadi penghalang buat gua bisa bersatu dengan calon suami gua” ucap Hyosi


“gua juga gak dari dulu benci banget sama tuh cewek yang sudah merebut perhatian cowok incaran gua dulu, apasih istimewanya tuh cewek” ucap Sonya

__ADS_1


Sonya adalah teman seangkatan Agung dan Dimas, dari awal Agung pindah sekolah ke sekolah Yuna untuk menjaga Yuna dari jauh ketika sudah mengetahui kalau teman kecilnya hilang ingatan, dan disitu Sonya mencoba mendekati Agung tetapi dengan Agung tidak pernah di respon dan yang membuat Sonya tidak suka dengan Yuna karena dia sering melihat diam diam Agung selalu menolong Yuna dan selalu memperhatika Yuna ketika Yuna dimanapun berada


Dan Hyosi adalah anak dari shabat mamanya Dimas dia adalah model yang berasal dari Jepang orangtuanya asli jepang dan hyosi mau di jodohkan dengan Dimas memang dari awal keluarga Dimas pindah ke jepang dan keluarga mereka sering membuat acara bareng, dari situ lah Hyosi mulai tertarik dengan Dimas.


__ADS_2