
Hari ini dimana Yuno dan juga Sonya akan pergi ke jepang untuk menghadiri acara undangan resepsi pernikahan antara Dimas dan juga Hyosi, Dimana Hyosi adalah teman satu model dengan Sonya sedangkan Yuno menghadiri acara itu karena perwakilan papinya bukan karena menemani Sonya tetapi Sonya memganggapnya kalau Yuno itu memnah sengaja ingin menemani dirinya.
Mereka berdua kini tengah berada di dalam pesawat pribadi milik papi Kadir, jiwa matra Sonya meronta ronta ketika mengetahui kalau kekasihnya memiliki pesawat pribadi, tetapi dia mencoba untuk bersikap biasa saja agar tidak terlihat seperti cewek cewek matre pada umumnya.
"Sayang, aku seneng banget deh kamu menyempatkan waktu untuk menemani aku ke acara pernikahan teman aku, maksih ya" ucap Sonya sembari berglajut manja memeluk lengan Yuno.
"Hemm" sahut Yuno, langsung memejamkan matanya ingin mengistirahatkan matanya sejenak.
Sesampainya mereka di Narita internasional Airport, mereka langsung dijemput oleh petugas Hotel yang memang di tugaskan untuk menjemput mereka, mereka akan menginap di hotel yang sama dengan tempat Dimas menggelar acara resepsinya.
Biasnya Yuno akan di temani oleh sang asisten Max walaupun pergi bersama Sonya, biasanya Max akan selalu ikut kemanapun Yuno pergi, tapi karena di kantor sedang banyak kerjaan yang belum di selesaikan terpaksa Yuno meminta Max untuk menyelesaikan pekerjaan kantornya.
Sesampainya di hotel mereka berdua langsung memasuki kamar masing masing, mereka akan istirahat untuk sementara waktu sampai acara nanti di mulai. Wedding party-nya akan di mulai selepas jam 7 malam waktu jepang.
Ketika Yuno kini tengah bersiap di kamarnya, setelah membersihkan badannya dan masih menggunakan bathrobe tiba tiba dia mendengar bunyi dering telfon yang berasal dari handphonenya, ketika di lihat ternyata nama sang adik yang tertera di layar handphonenya.
"Hai ka" sapa Yuna yang tengah melakukan sambungan video call.
"Kenapa dek?" Tanya Yuno dia meletakan handphonenya di meja yang tersedia di dalam kamar hotel.
"Kakak lagi ngapain sih, ko gak ada gambarnya?" Tanya Yuna ketika melihat layar handphone nya gelap tidak ada gambar kakaknya.
"Kakak habis mandi dek, lagi pake baju tunggu sebentar" sahut Yuno yang kini tengah memkai setelan tuxedo yang kemarin sudah di siapkan oleh Yuri dari butik Mami Boa.
Ketika sudah selsai dia langsung meraih handphonenya dan memflip layarnya menjadi pakai layar depan, "kenapa dek?" Tanya Yuno
"Wih..., uda cakep aja nih" ucap Agung, bukan Yuna malah Agung yang muncul di layar handphonenya.
"Dari lahir kali, baru tahu lo kalau gua cakep" ucap Yuno dengan bangga.
__ADS_1
"Bee, ko belum mandi juga sih, tadi katanya mau mandi dulu sebelum makan malam" ucap Yuna yang sedang mengomel terdengar oleh Yuno, "iya sayang ini baru mau mandi" sahut Agung
"Terus dek omelin terus" sahut Yuno, "jangan profokasi lo bang" ucap Agung langsung menghilang dari layar.
Setelah Agung memasuki kamar mandi, Yuna langsung mengambil alih Handphonenya, "kakak sudah siap, calon kakak ipar mana ka?" Tanya Yuna, mennayakan keberadaan Sonya.
"Ya di kamarnya lah dek, mungkin lagi siap siap juga kali" jawab Yuna, mereka terus memgobrol, entah apa yang di obrolkan kakak beradik itu sesekali obrolan mereka di iringi dengan canda tawa sampai obrolan mereka terhenti ketika ada yang mengetuk kamar hotel Yuno dari luar.
"Siapa ka?" Tabya Yuna
"Gak tahu, sebentar kakak buka pintu dulu" ucap Yuno meninggalkan Handphonenya di meja lalu dia berjalan mendekati pintu kamar, ketika di buka ternyata Sonya dengan penampilan yang sudah rapih dengan memakai gaun yang Yuno pesan dari Yuri.
"Hai sayang, kamu sudah siap?" Tanya Sonya ketika Yuna membuka pintu.
"Sudah tinggal pakai jas aja" jawab Yuno
"Siapa ka? Kaka ipar ya?" Ucap Yuna dari telfon bisa terdengar oleh Yuri.
"Hai ka, kakak pasti ka Sonya ya pacarnya Ka Yuno" sapa Yuna dari sabrang telefon. Mendengar sapaan Yuna, Sonya langsung mengarahkan pandangannya ke Yuno pura pura belum mengetahui hubungan antara Yuno dan Yuna.
"Hai juga, kamu bukannya mantannya Dimas ya yang waktu itu pernah di kenalin sama Dimas ke aku, kamu siapanya Mas Yuno?" Tanya Sonya pura pura tidak tahu.
"Iya ka, aku Yuna adik kandungnya ka Yuno, memang ka Yuno tidak pernah cerita ya ke ka Sonya kalau dia punya adik?" Tanya balik Yuna.
"Oh cerita ko, tapi aku baru tahu kalau adikbya mas Yuno secantik kamu, pantesan saja nama kalian mirip ya ternyata kalian kakak adik" ucap Sonya, di tengah tengah obrolan mereka ada suara Agung yang membuat Sonya menjadi iri dengan Yuna.
"Sayang, mas minta handuk dong, di kamar mandi gak ada soalnya" ucap Agung sedikit teriak agar istrinya mendengar suaranya.
"Oh iya aku lupa, tadi habis aku ganti handuknya" gumam Yuna, "iya bee tunggu sebentar, aku tinggal sebentar ya ka, suami aku manggil" ucap Yuna dan langsung di angguki oleh Sonya dengan senyum palsunya.
__ADS_1
"Coba kalau dari dulu lo gak pernah menarik perhatian Agung ,pasti gua yang sekarang jadi istrinya dan gara gara lo Agung menjadi cuek dan dingin ke gua dari dulu" ucap Sonya dalam hati.
Sonya memang sudah menyukai Agung dari pertama Agung pindah ke sekolahannya, dia terus mencoba mencari perhatian dan mendekati Agung tetapi Agung elalu beraikap dingin terhadapnya, ketika dia terus mengikuti Agung ternyata dia tahu alasan kenapa Agung tidak mau dekat degannya karena Agung suka dengan Yuna, di lihat cara Agung memandang Yuna jika di sekolah dan jika terjadi sesuatu pada Yuna pasti Agung terlihat panik. Dan semnjak itu lah Sonya and the Gang tidak suka dengan Yuna karena salah satu teman Sonya juga sama sama tidak menyukai Yuna karena Yuna berpacaran dengan Dimas.
"Sudah yuk, mau jalan sekarang?" Tanya Yuno menyadarkan Sonya dari lamunannya.
"Iya sekarang saja, tapi itu adik kamu gimana?" Tanya Sonya
"Gampang itu mah, biar nanti aku kasih tahu lewat chet" jawab Yuno
Setelah Yuno mengakhiri panggilan telfonnya dan kemudian memberi tahu Yuna lewat chat kalau dirinya harus pergi, mereka berdua bejalan dengan Sonya menggandeng lengan Yuno berjalan menuju ballroom Hotel dimaa Dimas dan Hyosi mengadakan resepsi pernikahannya.
Ketika memasuki ballroom hotel ternyata sudah banyak tamu yang berdatangan, tetapi pengantinnya belum memasuki ballroom. Ketika sepasang pengantin memasuki ballroom dan berjalan menuju pelaminan dengan di ikuti oleh keluarga dari kedua belah pihak, Yuno terdiam ketika matanya teruju kepada Wanita cantik yang tengah bergandengan dengan seorang laki laki tampan dalam keadaan perut yang sudah membesar.
Ya wanita itu adalah Tere istri dari saudara kembar Dimas, Reeko Dirgantara Edlan, sudah lama dia tidak jumpa dengan mantan kekasihnya yang sangat di cintainya itu, dan ketika di pertemukan kembali dia sudah menjadi istri seseorang dan sekarang tengah berbadan dua. Yuno bersyukur jika mantan keaksihnya itu sudah bahagia dengan suaminya terlihat dari interaksi keduanya.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya Sonya melihat Yuno seperti sedang terbengong
"Emm gak, gak papa, ya sudah Yuk kita ucapin selamat sekarang saja mumpung masih belum banyak orang berdatangan" jawab Yuno
"Ya sudah yuk" sahut Sonya, lalu mereka berdua berjalan dengan bergandengan tangan menuju pelaminan untuk memberikan selamat kepada kedua pengantin.
"Selamat ya Om, maaf papi gak bisa datang karena masih di London" ucap Yuno ketika bersalaman di depan Daddy Henim.
"Gak papa nak, om ngerti ko, gimana keadaan mami kamu sudah sembuh?" Tanya Daddy Henim denag masih menggenggam tangan Yuno.
"Alhamdulillha om, sedang masa pemulihan" jawab Yuno.
"Syukur alhamdulilah kalau begitu, ya sudah nikmati pestanya ya" ucap Daddy Henim sembari menepuk lengan Yuno.
__ADS_1
Setelah menyalami Daddy Henim langsung lanjut kepada Mommy Tifany, kedua pengantinnya dan juga kedua orang tua dari Hyosi , setelah mengucapkan selamat Yuno dan juga Sonya di minta untuk berfoto bersama.