BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
41. Mansion Salendratama.


__ADS_3

Ketika Yuna dan Agung berasa di lobby Airport, tepatnya di lobby penjemputan, Yuna mengira mereka akan pulang ke mansion Salendra menggunakan taxi tiba2 ada sebuah mobil berhenti tepat di hadapannya dan ternyata yang mengantar mereka ada El, Agung sengaja meminta untuk El mengikuti mereka sampai indonesia.


"Loh bee" panggil Yuna bingung kenapa orang kepercayaan suaminya ada disini.


"Kenapa sayang?" Tanya Agung menahan tawanya melihat wajah bingung sang istri


"Itu kenapa ka El bisa ada disini?" Tanya Yuna balik.


"Nanti mas jelasin, sekarang kita masuk dulu" ucap Agung meminta istrinya untuk memasuki mobil dan Yuna punnlangsung mengikuti perintah suaminya.


Lalu Agung membukakan pintu untuk sang istri dengan meletakan salah satu tangannya tepat di atas kepala sang istri untuk menahan supaya tidak terbentur.


"Makasih bee" ucap Yuna dengan menampakan senyum manisnya.


"Sama2 sayang" mengelus rambut sang istri lalu menutup pintunya dan Agung memutat ke arah pintu satunya yang sudah di buka kan oleh El.


"Silahkan pak bos" ucap El


"Makasih El" ucap Agung


"Sama2 pak bos"ucap El lalu menutup pintu dan dia kembali memasuki tempat pengemudi.


Dalam perjalnan tiba2 Agung mendapat telfon dari sang asisten dan sepertinya ada yang perlu mereka bahas, lalu Agung membuka mini tabnya dan mulai memeriksa sesuatu yang tengah mereka bahas.


Kring kring (panghikan masuk) otomatis Agung mengecek benda pipihnya siapakah yang menelfon dirinya dan setelah di lihat ternyata nama sang asisten sekaligus sahabatnya.


"Siapa bee?" Tanya Yuna


"Krisna, sayang, mas angkat telfon bentar ya" ucap Agung yang sudah memasang earphone nya.


"Hemm" di angguki oleh Yuna.


Dan akhirnya Agung mengangkat telfon dari Krisna dan sepertinya ada sedikit masalah yang membuat mereka sedikit lama untuk membahasnya hingga hampir mau sampai mansion, Agung melirikan bola matanya ke arah sang istri tetapi pandangannya tetap ke tab yang ada di hadapannya.


Dia melirik sang istri ternyata istrinya sedang mencerutkan bibirnya sangat menggemaskan, dia mengerti pasti istrinya merajuk, karena dari tadi dia merasa di duakan sama kerjaanya, dan akhirnya Agung meminta untuk Krisna menyudahi pembahasan mereka.



"Cup" Agung tiba2 mengecup bibir sang istri.


"Habby" protes Yuna


"Habisnya ini bibir kenapa di majuin begitu?" tanya Agung

__ADS_1


"Ya lagian katanya cuman sebentar, ini baru nyampe mansion aja baru udahan" jelas Yuna kesel


"Iya maaf sayang, tadi ada sedikit masalah makanya lama, sorry ya" ucap Agung lalu meraih tangan istrinya.


"Hemm" sahut Yuna


"Senyumnya mana sayang, ko uda di maafin tetap masih cemberut" ucap Agung lalu Yuna menunjukan senyum terpaksa karena masih kesel sama suaminya.


Akhirnya mobil yang mereka kendarai telah terparkir tepat di depan mansion salendra. Agung dan Yuna keluar dari mobil lalu berjalan memasuki mansion dengan bergandengan tangan.


"Assalamualaikum" ucap Agung dan Yuna bersamaan ketika mereka memasuki pintu utama mansion.


"Waalaikum salam" jawab bi sumi, dia kaget melihat siapa yang telah datang.


"Aduh non, ini teh bener non Ana" tanya bi sumi salah satu pelayan di mansion.


"Iya bi ini bener Ana"  jawab Yuna


"Masya allah, nambah gelis euy, si non makin kinclong" puji bi sumi sudah laman nonanyabtidaknpulang ke mansion.


"Bibi mah bisa aja" sahut Yuna


"Eh ini teh siapa non, aduh cakep pisan atuh adennya, pasti ini den Agung ya suaminya non yang sering di ceritain sama si mbok" ucap Bi sumi tidak ada berhentinya ketika melihat sosok Agung yang sebenarnya.


"Iya bi, ini suami aku, mas ini bi sumi salah satu pelayan disini, dulu bi sumi itu yang ikut ngasuh ka Yuno kalau si mbok kan ngasuh aku" jelas Yuna memperkenalkan suaminya.


"Aduh den tangan bibi mah kotor bekas beres beres, kalau nama bibi sumiyati panggil aja bi sumi" ucap Bi sumi


"Iya gak papa bi sum" sahut Agun


"Kak Yuno belum pulang bi?" Tanya Yuna melihat mansionnya sepi.


"Belum atuh non, inikan masih siang, si aden mah pulangnya pas mau makan malam, aduh bibi sampe lupa ayo masuk masuk non aden masa kita ngobrol di deket pintu"ucap Bi sumi mempersilahkan majikannya untuk masuk.


"Non sama aden mau di bikinin minum?" Tanya Bi sumi.


"Boleh bi yang seger2 ya" jawab Yuna


"Sip non" sahut Bi sumi swmbari mengacungkan ibu jarinya. 


"Ya sudah bi kita mau kebatas dulu mau bersih2, nanti minumannya letakan di meja aja ya bi" pintah Yuna


"Iya non" sahut bi sumi

__ADS_1


"yuk bee" ajak Yuna lalu menggandeng tangan suaminya menaiki anak tangga untuk menuju kamar Yuna.


Ceckleck (suara pintu terbuka)


"Bee atau aku dulu yang bersih2?" Tanya Yuna saat sudah sampai kamar dan meletakan tasnya di meja rias.


"Kalau mas sih maunya mandi bareng sama kamu" jawab Agung dengan senyim jailnya.


"Dasar mesum, yang bener bee mau aku dulu apa kamu dulu?" Tanya Yuna sekali lagi.


"Kamu dulu aja sayang, mas mau keliling mansion mau liat2" jawab Agung matanya masih memperhatikan setiap sudut kamar istrinya. "uda lama sekali aku gak kesini ternyata gak ada yang berbeda ya" gumam Agung yang masih terdengar oleh Yuna.


"Hah maksudnya mas, memangnya mas pernah ke mansion?" Tanya Yuna penasaran


"Hah eh iya dulu sama Ayah cuman sebentar nemenin ayah ketemu papi" jawab Agung gugup.


"Oh.." sahut Yuna.


***


Dan hari ini juga tepatnya Ayah Kangta brangkat dari bandung menuju jakarta tepatnya ke rumahnya yang sekarang di tempati oleh om Rangga adik dari Ayah kangta. Sesampainya di rumah Ayah langsung dapet sambutan dari adik iparnya yang kini tengah hamil 7 bln.


"Assalmualaikum" ucap Ayah kangta ketika sampai di kediaman sang adik.


"Waallaikum salam, Abang masuk bang" sambut sang adik ipar.


"Aduh takut abang liat kamu jalan perutnya sudah besar begini" ucap Ayah kangta melihat adik iparnya yangnoerutnya sudah mulai membesar.


"Apa kabar bang" tanya Imna istri dari om Rangga


"Baik alhamdulillah, kamu sama ponakan abang apa kabar?" tanya balik Ayah Kangta


"Alhamdulilah baik bang, dan dia makin aktif di dalam" jawab Imna sembari mengelus perutnya yamg buncit.


"Abang mau Imna buatin minum?" tanya Imna kepada kakak iparnya.


"Gak usah biar nanti abang minta sendiri sama bibi" jawab Ayah Kangta


"Ya sudah, aku kabarin A Rangga dulu ya bang kalau abang sudah sampai rumah" izin Imna inhin mengabari suaminya.


"Sekalian suruh ponakan nya pulang kesini, di rumah ada Ayah gitu" pesan Ayah Kangta meminta Hotman untuk pulang juga.


"Iya bang" sahut Imna

__ADS_1


"Ya sudah abang mau istirahat dulu" pamit Ayah dan berlalu menuju kamar yang biasa dia tempati.


"Iya bang" sahut Imna lalu dia menghubungi suaminya, kalau abangnya sudah sampai rumah dan menyampaikan pesan Ayah kangta untuk sang ponakan.


__ADS_2