BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
30. Pengakuan Yuna


__ADS_3

Yuna melihat Suaminya terkapar tak sadarkan diri di hadapannya dia langsung syok dan memanggil asisten sang suami untuk segera menolongnya.


“Mas, mas Agung bangun hiks,hiks, ka Kris cepetan tolongin mas Agung ka” ucap Yuna sambil menagisi suaminya.


“Biar saya bawa ke rumah sakit nona” ucap Krisna


“aku ikut ka” ucap yuna ketika Agung di angkat oleh Kriana dan di bantu beberapa orang menuju mobil.


Ketika Yuna ingin mengikuti Krisna, tiba2 Dimas menahan tangannya.


“Hey sayang kamu mau kemana?”tanya Dimas


“Aku mau ikut ke rumah sakit ka, kakak gak liat tadi dia terluka karena nolongin aku” jawab Yuna


“Hey tenang dulu, biar kakak anatar kamu ke rumah sakit” ujar Dimas


Akhirnya Yuna menuruti perkataan Dimas, merekapun mengikuti mobil Krisna dari blakang.


Di dalam mobil Yuna hanya menangis dan menangis karena dia sangat mengkhawatirkan suaminya, dia takut akan kehilangan suaminya, dan Dimas yang bingung gimana lagi cara menenangkan kekasihnya.


“Sayang sudah dong nangisnya, aku yakin Agung pasti baik baik saja ko, kalau kamu seperti ini kamau keliatannya sangat menghawatirkan dia baget sih, seakan2 takut kehilangan dia” ucap Dimas menyelidik, dia sedikit cemburu melihat kekasihnya mengkhawatirkan pria lain sampai seperti itu.


“kakak tahu dia sudah menyelamatkan kamu akupun sangat berterimankasih sama dia karena sudah menyelamatkan pacara aku tapi kamu khawatirnya gak usah berlebihan begitu” sambung Dimas yang sudah terpancing emosinya melihat sang kekasih menangis masih sesegukan Karna menangisi pria lain.


Yuna yang mendengar omongan Dimas, yang sedikit meninggi dan mengatakan ia berlebihan diapun tidak terima, pikir dia wajar aja kalau dia mengkhawatirkan suaminya yang sedang terluka karena menyelamatkan dirinya dari bahaya.


“Kakak bilang aku berlebihan, wajar kalau aku khawatir dan takut kehilangan dia karena dia adalah suami aku” ucap Yuna


Ckitttt (bunyi rem mobil berhenti mendadak)


Dimas mendengar pengakuan Yuna tiba tiban mengehntikan mobilnya secara mendadak.


“apa kamu bialng tadi, Agung suami kamu, jangan becanda sayang kakak gak suka becandaan kamu” tanya Dimas memastikan yang dia dengar itu tidak benar.


Mendengar pertanyaaan Dimas , Yuna langsung menghapus air matanya dan menghela nafas mungkin ini waktunya dia jujur dengan Dimas tentang perasaannya.

__ADS_1


“huhh.., maafkan aku ka yang dari awal gak jujur sama kakak sebenernya masalah ini lah yang dari kemrin aku mau omongin sama kakak tapi selalu aja ada halabgannya ketika aku ingin jujur sama kakak, bahwa seebenernya aku dan mas Agung sudah menikah dan menjadi sepasang suami istri” jelas Yuna semari meremas2 jarinya merasa bersalah dengan Dimas.


“sejak kapan?” tanya dimas


“ketika dokter meminta mami untuk dioperasi, dan mami mengajukan syarat ke aku, mami mau di oprasi asalakan sebelum mamai oprasi aku harus menikah dengan mas Agung yang tak lain anak sahabat dari papi mami, di awal.pernikahan memang aku belum ada rasa sama dia karena aku juga masih memikirkan gimana hubungan aku sama kakak kedepannyanya, tapi dengan berjalannya waktu, dari perlakuan dia yang selalu huat aku jatuh cinta sama dia, sempat aku menyangkal kalau aku gak mungkin jatuh cinta sama dia karna aku masih punya ka Dimas, tapi perasaan aku gak bisa di bohongin ka, aku memang bener2 mencintain suamiku, apa itu salah, maka dari itu aku minta maaf hubungan kita cukup samapai saja disini, terimakasih buat kakak yang sudah pernah memberi.kebahagiana di kehidupaannaku dan aku minta maaf sudah mengecewakan kakak, maafin aku ka” jelas Yuna akhirnya dia lega sudah mengungkapkan isi hatinya.


Dimas yang mendebgar pengakuan Yuna hanya diam saja , tidak.mwreapon apapun.


“terimakasih untuk semuanya ka, dan sekali lagi maafin aku yang sudah kecawain kakak” ucap Yuna dan langsung membuka pintu mobil untuk turun tapi di tahan oleh dimas.


“biar kakak yang anatar kamu ke rumah sakit” ucap Dimas


“Terkmakasih ka”jawab Yuna dan kembali menutup pintu mobilnya. Di mobil tidak ada lagi obrolan keduanya mereka pun saling diam satu sama lain dalam perjalanan menuju rumah sakit.


Sedangkan Agung setiba di rumah sakit langsung di bawa ke ruang iGD untuk segera di tangani oleh dokter, sembari menunggu sahabatnya yang tengah di tangani oleh dokter Krisna mencoba menghubungi sang kekasih untuk menemani Yuna dia tahu pasti bentar lagi Yuna akan sampai Rumah sakit.


“Tut tut tut” (panggilan tersambung)


“hallo ka”


“kakak kenapa? Kakak gak papankan?” tanya Shany dengan khawatir


“kakak gak papa, yang kenap2 si Agung, kamu kesini nanti coba temenin Nona bos dan sekalian kamu bawa baju ganti untuk nona bos ya, nanti selebihnya kakak jelasin kalau sudah sampai diaini” ucap Krisna


“baik ka, aku kesana sekarang” sahut Shany


“ ya sudah hati hati ya beb” ucap Krisna


“Iya ka” sahut Shany


Tututttt (panggilan berakhir)


Mobil yang dikendarai sama Dimas dan Yuna sudah sampai lobby rumah sakit.


“Sekali lagi aku minta maaf ya ka, dan Terimakasih sudah mengantar Ana” ucap Yjna swbwlum keluar dari mobil. ketika sudah keluar dari mobil Dimas, Yuna bergegas menuju IGD dimana tempat Agung sedang di tangani dokter dan dilihatnya di depan IGD sudah ada Sang asisten dari suaminya.

__ADS_1


“Ka gimana keadaan mas Agung,hiks..hikss?”tanya Yuna sambil menangis.


“Masih ditangani dokter nona bos di dalam” jawab Krisna


“hiks..hiks..., mas maafin aku mas kenapa kamu ngelakuin ini semua hiksa” rintih Yuna dengan badan sudah lemas dan terduduk di lantai.


Lama menunggu dokter tak kunjung keluar tiba tiba Shany datang menenangkan sahabatnya.


“Na” panggil Shany sembari menepuk pundak Yuna dan seketika Yuna langsung memeluk sahabtnya.



“Shan, mas Agung Shan, ini semua gara2 gua shan, mas Agung akan baik2 saja kan shan” ricau Yuna kepada sahabtnya.


“na lo yang tenang dulu, ka Agung pasti baik2 saja, kan di dalam sedang di tangani dokter, lebih baik lo ganti baju dulu, tuh liat gaun lo uda berantakan begitu, nih gua sudah bawa baju ganti buat lo” ucap Shany akhirnya Yuna pun mengikuti saran sahabtanya, mereka berdua berjalan menuju toilet rumah sakit.


Setelah sudah berganti pakaian dengan pakaian santai Yuna kembali menuju ruang IGD dia tidak melihat Krisna di depan IGD, tiba2 ada dokter dan perawat yang keluar dari ruang IGD, Yuna dan Shany langsung menghampiri dokter tersebut.


“Dok, gimana keadaan sumai saya dok?” tanya Yuna


“maaf suami ibu atas nama siapa?” tanya dokternya


“Agung surya jaya dok” jawab Yuna


“oh tuan Agung, dia di dalam , mohon maaf nona “ ucapan dokter terhenti ketika Yuna langsung menerobos masuk kedalam ruang IGD dan itu mamapu membuat Dokter dan perawat tadi bingung, padahal dokter ingin mengatakankan kalau pasien tidak boleh di jenguk oleh banyak orang dulu tapi Yuna mengira kalau dokter akan menyampaikan kabar buruk tentang suaminya.


“Tidak mungkin mas agung ninggalin aku, dokter pasti salah”racau Yuna sembari memasuki ruang IGD, sedangkan Agung yang baru saja ingin tidur kembali karena efek dari obat, Agung sudah sadarkan diri dari 10 menit lalu, ketika baru memejamkan matanya dia mendengar suara istrinya semakin mendekat diapaun sengaja pura2 belum sadarkan diri.


“Mas, mas Agung bangun mas jangan tinggalin Ana, dokter pasti salah mas agung pasti baik2 saja kan ka hiks hiks..?” ucap Yuna swmbari memeluk suaminya.


“nona” niat Krisna ingin memberi tahu kalau Agung sudah sadarkan diri di urungkan, melihat Agung mengedipkan matanya karena posisi Yuna memeluk Agung


“Mas,Ana mohon bangun mas hiks..., jangan tinggalin aku, mungkin ini hukuman dari Allah untuk aku, jika memang kamu ini swmua membuat kamu bisa lebih tenanĺg aku coba akan ikhlas mas, aku cuman mau kamu tahu kalau aku mencintai kamu mas hik hikss...” ucap Yuna lalu dia mencium bibir suaminya niatnya cuman ingin mengecup bibir suaminya ternyata dapet balesan dari suaminya, Yuna belum sadar akan hal itu, Agung juga kaget ketika istrinya mencium bibirnya secara tiba2 tidak mau menghilangkan kesampata lalu dia balas ciuman istrinya keduanya sama2 menikmati ciuman pertaman mereka karena selama Yuna berpacaran dwngan Dimas pun hanya sekedar cium kening dan pegang tangan.


__ADS_1


sedangkan Shany dan krisna melihat 2 sejoli sedang di mabuk kasmaran itu , mereka langsung pergi dari ruangan IGD.


__ADS_2