BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
27. Kedatangan Dimas


__ADS_3

Dari kejadian yang di restoran kemarin Agung selalau mengingatkan istrinya jangan ceroboh kalau mau memakan sesuatu. Ayah Kangta sesuai janjinya dia di singapore samapai seminggu, sekitar 1 minggu yang lalu Ayah sudah kembali ke tanah air. Dan itu artinya mereka pisah kamar kembali, tetapi sekarang berbeda dari awal mereka menikah, mungkin kalau orang melihat interaksi mereka berdua seperti pasangan suami istri pada umumnya.


Di pagi hari ini Yuna di kagetkan dengan pesan yang ia dapatkan dari sang kekasih, bahwa Dimas kekasih Yuna dia mengabarkan kalau dirinya akan mendarat di Changi Singapore Airport.


Ka Dimas ✉️


“Sayang aku sekarang sedang di Airport, kemungkinan siang nanti aku akan sampai di Changi Airport, kamu bisa jemput kakak tidak di Airport kalau kamu tidak bisa juga gak papa, love you sayang”


Itulah pesan dari Dimas yang membuat Yuna kaget, kenapa kekasihnya tiba2 datang mendadak.


Kini pasang suami istri sedang menikmati sarapan pagi dengan nikmat seperti hari2 sebelumnya.


“eumm mas, aku hari ini mau pergi sama Shany, ya ada sesuatu yang aku mau beli” ijin Yuna bohong


“Ya sudah, oh ya mas lupa mau ngasih ini dari kemarin ke kamu” ucap Agung sembari memberi kartu hitamnya kepada sang istri


“Tapi mas aku masih ada ko yang dari papi” tolak Yuna


“pokoknya mulai saat ini kamu gak boleh lagi pake kartu yang dari papi, karena papi sudah tidak bertanggung jawab lagi untuk memenuhi kebutuhan kamu, sekarang yang bertanggung jawab memenuhi kebetuhan kamu semuanya adalah mas, walaupun kita hanya menikah pura2 dalam hukum islam kamu tetap istri sah mas, maa wajib menafkahi kamu” jelas Agung


“ya sudah,terimakasih mas” ucap Yuna sembari menerima kartu hitam dari Agung


“ya sudah mas pergi ke kantor dulu” pamit Agung


“Iya mas hati2” ucap Yuna sembari.mencium tangan suaminya.


Setelah Agung pergi Yuna bergegas bersiap untuk pergi menjemput sang ke kasih


“sepertinya aku sudah tidak bisa lagi melanjutkan hibungan aku sama ka Dimas, maafkan aku ka aku lebih memilih suamiku” gumam Yuna


Sedangkan seorang pria tampan yang kini berada di dalam pesawat tidak sabar ingin berjumpa dengan sang kekasih karena sudah lama mereka tidak berjumpa. Siapakah pria tampan itu ya pastinya Dimas yang susah tidak sabar ingin ketemu Yuna.


Sedangkan Agung di kantor langsung di sibukan dengan kerjaannya ada beberapa meeting di luar yang harus dia hadiri.


“Setelah ini ada jadwal apa lagi mber?” tanya Agung ketika baru sampai kantor seusai menghadiro 2 meeting di luar kantor.


“setelah makan siang tuan ada meeting di MB Hotel setelah itu sudah tidak ada jadwal lagi tuan” jawab Amber


“Hemm, pesenin saya makan siang seperti biasanya dan kamu panggilin Krisna dulu suruh kesini” pintah Agung


“Baik tuan, saya pamit undur diri dulu tuan” pamit Amber


“Hemm” sahut Agung, dan Amberpun keluar dari ruangan tidak lama kemudian ada yang mengetok pintu dari luar.


Tok tok


“Masuk” ucap Agung


Ceckleck (pintu terbuka)


“Kris temwnin gua makan siang” pintah Agung ketika sang astisten memasuki ruangannya.


“Sorry bos, saya sudah punya janji sama ayang beb buat makan siang” tolak Krisna

__ADS_1


Kini Krisna dan Shany sudah menjadi sepasang kekasih, Krisna dengan gentlenya meminta ijin kepada orangtua Shany untuk menjalin hubungan dengan anaknya, dan orangtua Shany pun menyetujui jika memang anaknya mau dan ternyata jawaban Shany yang pasti sangat bersedia.


“lo bukannya cewek lo lagi jalan sama istri gua ya, tadi pagi istri gua ijin mau pergi sama Shany” ujar Agung


“Coba deh gue telfon ya” ucap Krisna dan langsung mengeluarkan bensa pipihnya untuk menghubungi sang kekasih.


Tut tut (panggilan telfon)


“hallo ka” ucap Shany


“Hello beb, kamu lagi dimana sekarang?” tanya Krisna


“Lagi di rumah siap mau brangkat ke resto, kakak pasti uda sampai ya?tanya balik Shany


“Oh gak beb, ini kakak juga baru mau jalan dari kantor, ya sudah sampai ketemu di resto ya, bye” ucap Krisna


“iya ka, bye..” sahut Shany


TUtttt (teldon berakhir)


Mereka berdua pun saling pandang, Krisna yang mengerti akan tatapan bosnya dia hanya mereapon dengan menaikan bahunya karena dia tidak mengerti apa yang terjadi.


Agung yang mendengar kalau istrinya itu tidak sedang dwngan sahabatnya lalau istrinya pergi kemana dari pada bingung diapun langsung menghubungi bodygard yang selalu mengikuti istrinya kemanapun istrinya pergi.


Tut tut (panggilan telfon)


“Hallo el” panggil Agung


“iya pak bos” sahut Bodugard


“iya pak bos, ini sepertinya nyonya sedang menunggu seseorang di Airport” jawab Bodygard


“ya sudah awasi terus dan nanti kasih laporanya ke saya secepetnya” pintah Agung


“baik pak bos”


Tutttt ( panggilan berakhir)


“gimana bos, nona bos dimana?” tanya Krisna


“ada tenang aja dalam pengawasan el” jawab Agung


“ok, kalau begitu gua pergi makan siang dulu, sorry nih gua gak bisa nemenin lo makan siang, atau lo mau ikut?” ucap Krisna mencoba menawarkan kepada sahabt sekaligus bosya itu.


“hemm, gak maksih bisa2 gua jadi obat nyamuk, jangan lupa habis makan siang ada meeting di MB Hotel” ucap Agung


“siap bos, oh ya bos besok malam ada undangan dari CNN Coporation, tuan Yuno meminta lo jadi pengganti dia utuk perwakilan SM Group” ucap Krisna


“hemm” sahut Agung


Sedangkan di Airport seorang gadis tengah menunggu kedatangan sang kekasih yang sudah lama di jumpainya.


__ADS_1


“ka Dimas” panggil Yuna yang melihat sang kekasih.


“sayang, aku kangen banget sama kamu” ucap Dimas sembari memeluk sang kekasih, sedangkan Yuna tidak membalas ucapan Dimas dia hanya membalas pelukan kekasihnya.


“maksih ya sayang sudah sempetin jemput kakak” ucap Dimas


“iya ka sama2” sahut Yuna


“ya sudah yuk, kita makan dulu ya” ucap Dimas


“hemm” sahut Yuna


Melihat kekasihnya menjadi lebih pendiem sekarang Dimas mengira Yuna jadi lebih pendiam karena memikirkan masalah mami Boa, padahal Yuna memikirkan bagaimana cara mengakhiri dan bilang semuanya kalau dia sudah menikah kepada Dimas.


“ko kamu tumben sekarang jadi lebih pendiem yank, pasti kamu masih mikirin masalah mami kamu ya, yang sabar ya sayang” ucap Dimas


Kini mereka sudah di dalam mobil, Yuna yang ingin membicarakan tentang hubungannya dengan sang kekasih selalu gagal.


“ka aku mau bicara sesuatu” ucap Yuna yang masih fokus menyetir.


“bicara apa sayang, bisa kakak minta bicaranya nanti aja kakak ngantuk banget” ujar Dimas


“hemm, kakak mau langsung ke hotel apa mau cari makn dulu?” tanya Yuna


“emm, langsung ke hotel aja yank, nanti kita makannya di resto hotel saja” jawab Dimas


“di hotel apa ka?” tanya Yuna


“MB Hotel yank” jawab Dimas


Tanpa ada pembicaraan apapun lagi Yuna langsung tancap gas menuju MB Hotel tempaat dimana Dimas menginap selama ada di singapore. Setelah mereka sampai di hotel sebelum dimas check in mereka makan siang di resti yang ada di hotel tersebut, setelah makan Yuna langsung pamit untuk pulang dan dimas pun mengantar Yuna sampai depan lobby hotel dimana mobil Yuna berada.


Mereka tidak menyadari ada 2 pasang mata yang melihat interaksi keduanya.


“aku pamit dulu ya ka” pamit Yuna


“ya sudah hati2 ya sayang, maksih sudah mau jemput kakak, niat kakak minta jemput kakak biar bisa kangen2an sama kamu eh malah kakak yang ketiduran di mobil” ujar Dimas


“iya ka gak papa” sahut Yuna


“jangan lupa besok malam ya anti kakak jemput, temenin kakak ke acara undangan perusahaan” ujaar Dimas


“iya ka, ya sudah aku pergi sekarang ya” pamit Yuna


“hati hati ya” ucap dimas yang tiba2 memeluk Yuna dan mencium kening Yuna sebelum Yuna memasuki mobil.


Sedangkan 2 pasang mata yang tadi melihat Dimas dan Yuna yaitu Agung dan Krisna yang hendak meeting di MB Hotel, mobil mereka baru mau memasuki mobil tiba2 berhenti ketika melihat Dimas dan Yuna.


“bro, bukannya itu nona bos ya” ucap Krisna meunjuk ke arah lobby


“hemm” sahut Agung yang sudah mengepalkan tanganya melihat istri atau orang yang di cintainya di peluk dan di cium oleh pria lain.


“mau lanjut tidak bos?” tanya Krisna

__ADS_1


“tunggu Kris” ucap Agung dengan wajah yang dingin sedingin es.


__ADS_2