
Ayah Kangta memberi tahu anak anak dan juga menantunya bahwa dia nanti sore ingin kembali ke bandung, awalnya akan pulang sendiri, tenyata memantunya minta ikut pulang ke bandung mau merasakan liburan ke bandung katanya.
"Oh ya sore ini Ayah akan pulang ke bandung, kamu mau ikut pulang gak boy?" Tanya Ayah Kangta kepada Hotman
"Ikut yah" Bukan Hotman yang menjawab melainkan Yuna menantunya yang jawab.
"Loh bukannya kita besok mau langsung balik yank" ucap Agung melirik ke arah istrinya.
"Tapi bee aku mau ikut Ayah Ke bandung, boleh ya.. ya.. please" mohon Yuna dengan memasang wajah imutnya.
"Senin pagi baru.kita pulang ya ya plesae.."ucap Yuna memohon, bukan apa apa dari lama Yuna sudah pengen banget liburan ke bandung tapi tidak pernah di beri izin oleh orang tuanya karena salah satu dari mereka tidak ada yang bisa menemani, karena semejak kejadian kecelakaan itu setiap Yuna pergi keluar kota salah satu dari orang tuanya harus ada yang mendampinginya.
Yuna terus memohon pada suaminya, melihat suaminya masih berfikir, setuju atau tidak, lalu Yuna membisikan sesuatu mepada suaminya.
"Anggap saja ini sebagai honeymoon singkat kita bee" bisik Yuna tepat di telinga Agung membuat wajah Agung seketika langsung terlihat bersemanagat.
"Beneran Yank?" Tanya Agung memastikan kepada istrinya dengan senyum yang terus mengembang di wajahnya, dan Yunapun langsung menganggukan kepalanya.
"Yes, Unboxing" ucap Agung dalam hati dengan senyum yang mencurigakan.
"Kenapa lo senyum senyum sendiri, kesambet lo?" Ucap Hotman kepada sang kakak.
"Gak papa lagi bahagia aja gua, dan lo gak perlu tahu ini rahasia" ucap Agung
Yuna melihat kelakuan suaminya hanya bisa gelang geleng kepalanya.
"Ok yah, kita ikut Ayah pulang ke Bandung" ucap Agung dengan semangat.
"Beb kamu juga ikut yuk ke bandung, nanti kita senin ke jakarta lagi, seperti apa kata kakak ipar, aku gak mau jadi nyamuk mereka soalnya, ya beb" ucap Hotman meminta calon istrinya untuk ikut pulang ke Rumah Ayahnya.
"Iya ri, ikut saja nanti kita jalan jalan disana, kan kita sudah lama tidak liburan bareng" ucap Yuri ikut membujuk sahabatnya, dia mau sahabatnya itu juga menyempatkan diri untuk liburan jangan kerja kerja terus.
"Hemm, boleh deh" jawab Yuri.
"Aku juga mau ikut dong" sambung tante Imna
"Gak, gak ada kamu ikut, kamu gak liat perut kamu uda sebesar ini yank, lagian sama dokter kan kamu sudah tidak boleh melakukan perjalanan jauh, aku tidak mau terjadi sesuatu sama kamu dan calon anak kita" bantah Om Rangga
"Tapi A" ucap tante Imna dengan lesu karena suaminya tidak mengizinkan dirinya untuk ikut.
__ADS_1
"Nanti setelah baby girl nya sudah lahir, aku janji kita kan pulang ke bandung ya" bujuk Om Rangga.
"Tapi A akunkan maunya ikut liburan barang mereka semua" ucap Tante Imna
"Iya nanti setelah baby girlnya sudah lahir kita buat liburan bersama lagi ya, aku janji akan buat mereka semuanya dateng" bujuk Om Rangga, lalu Om Rangga melirik ke Agung menandakan meminta bantu untuk bujuk istrinya yang moodnya berubah ubah.
Agung melihat kode dari Omnya, diapun langsung beranjak dari duduknya mendekati tantenya dan berlutut tepat depan tantenya, hingga wajah Agung berhadapan dengan perut buncit tantenya.
"Hai baby girl" sapa Agung sembari mengelus perut buncit tantenya, "maaf ya kali ini kamu gak bisa ikut pulang ke bandung dulu, tapi nanti kalau kamu sudah lahir aku janji kita akan liburan bareng ya ke bandung" ucap Agung tepat di depan perut buncit tantenya.
'Dug' baby girl merespon ucapa Agung
"Good job baby girl" ucap Agung
"Huff " mereka semua membuang nafasnya lega karena kalau tidak di kasih pengertian seperti itu nanti ujung ujungnya tente Imna, akan nangis.
"Baiklah, aku tidak jadi ikut, tapi janji ya nanti kalau baby girl sudah lahir kita liburan bersma" ucap Tante Imna menatap suaminya.
"Iya sayang, aku janji nanti kalau mereka lagi pada sibuk langsung aku paksa mereka suruh datang, ok" ucap Om Rangga dan tante Imna oun langsung menggaukan kepalanya menandakan kalau dia setuju.
Setelah di bujuk oleh Agung akhirnya Tante Imna mau menuruti omongan suaminya untuk tidak ikut liburan ke bandung, dan mereka kini semuanya sudah masuk dalam mobil masing masing untuk pulang, Agung dan Yuna akan pulang terlebih dahulu ke mansion untuk mengambil barang2 mereka yang akan di bawa ke bandung, begitu pun juga dengan Hotman mengantar Yuri ke rumahnya dulu untuk ganti pakaian dan juga mengambil barang yang perlu di bawa untuk ke bandung.
Sesampainya di rumah Yuri Hotman pun ikut turun dari mobil dan ikut masuk ke dalam rumah calon istrinya itu, karena tidak mau terjadi fitnah dari tetangga Yuri pun meminta pak supir untuk ikut serta masuk ke dalam rumah, hingga beberapa menit kemudian Yuri sudah siap dengan pakaian santainya dan juga membawa backpack yang berisi pakaian untuk beberapa hari dan juga menentang sebuah paper bag di tangannya.
“Gak ada yang ketinggalan lagi?” tanya Hotman memastikan takut ada yang ketinggalan.
“Gak ada” jawab Yuri
“Sini aku bawain tasnya” ucap Hotman.
“Ini aja” menyerahkan backpacknya, “yang ini jangan” menujukan paper bag yang ia pegang.
“Emangnya itu paper bag isi apa beb, sini aku liat” ucap Hotman otomatis Yuri langsung memeluk paper bag yang dia pegang.
“Jangan dong ini rahasia perempuan, kamu gak boleh liat, ini mau aku kasih buat Ana” jawab Yuri
“buat kakak ipar, wah mencurigakan ini” ucap Hotman menelidik calon istrinya.
“Uda deh gak usah kepo” ucap Yuri langsung meninggalkan Hotman sendirian.
__ADS_1
“loh beb ini pintunya belum di kunci” ucap Hotman
“Oh ya lupa he hee” sahut Yuri dengan ketawa kecil.
“sini biar aku yang ngunci pintunya, kamu duluan saja ke mobil” ucap Hotman menerima kunci rumah dari calon istrinya.
“makasih ka” ucap Yuri menatap wajah Hotman dengan tersenyum
“sama sama beb” sahut Hotman dengan membalas senyum calon istrinya.
Selesai mengunci pintu Hotman pun memasuki mobil dan mereka melajukan mobilnya menuju rumah Om Rangga.
Sedangkan di mansion Salendratama juga Yuna dan Agung sedang menyiapkan beberapa pakaian yang akan mereka bawa karena kemungkinan mereka akan pulang ke singapore langsung dari bandung.
Agung duduk di tepi ranjang memperhatikan istrinya yang tengah mempecking kebutuhan mereka dengan senyum senyum sendiri.
“Kenapa sih bee, ngeliatin akunya begitu banget?” tanya Yuna curiga dengan suaminya.
“gak papa sayang” jawab Agung yang masih memperhatika istrinya.
“Ngapain itu senyum senyum sendiri jadi curiga aku”ucap Yuna menyelidik.
Bukannya menjawab pertanyaan Yuna tapi Agung malah nanaya balik ke Yuna.
“Yank beneran nanti di bandung kita honeymoon ?” tanya Agung antusias.
“Ya Allah bee, kamu dari tadi senyum senyum sendiri tuh mikirin itu?” tanya Yuna balik dan langsung di anggukin oleh Agung.
“jadi kan kita di bandung honeymoon?” tanya Agung lagi.
“Maybe yes, maybe no” jawab Yuna
“loh ko gitu yank” ucap Agung dengan wajah cemberutnya seperti anak kecil ngambek tidak di kasih permen
“kamu gak ganti baju bee, dari tadi sibuk senyum senyum sendiri” ucap Yuna sedari tadi melihat suaminya bukannya ganti baju malah senyum senyum sendiri gak jelas.
“iya ini mau ganti baju” ucap Agung langsung meninggalkan istrinya dan berjalan menuju ruang ganti.
***
__ADS_1
selamat menunaikan ibadah puasa ya bagi yang menjalankan
🙏🙏🙏