
Satu minggu berlalu Yuna sudah mulai mensibukan diri dengan kuliahnya, karena dia ingin cepat mengambil skripsi, begitu pun juga dengan Shanny dia mendengar rencana sahabatnya dia juga melakukan yang sama, mereka berdua sama sama mengambil kuliah dari pagi sampai sore.
Begitupun dengan Agung dan Krisna karena sudah terlalu lama meninggalkan kantor jadi ketika kembali ke kantor banyak sekali pekerjaan yang menanti dirinya. Yuna dan Shany yang mengerti akan kesibukan suami dan kekasih mereka, sesekali mereka ketika waktu makan siang dari kampus menempatkan diri untuk membawa makanan ke kantor jadi orang kantor semuanya sudah mengetabui kalau mereka adalah istri dan kekasih atasan mereka.
Semenjak mulai kuliah lagi Yuna tidak di izinkan untuk mengendarai mobil sendiri, setiap pagi Agung pasti menyempatkan mengantar istrinya ke kampus, sedangkan ketika pulang kadang dia sendiri atau meminta supir yang menjemput istrinya jika dirinya sedang sibuk.
***
Sedangkan si negara yang biasa orang bilang Negara sakura hari ini adalah bertepatan dengan hari pernikahannya Dimas dan Hyosi karena tepat satu bulan yang lalu keluarga Hyosi mendatangi kediaman orang tua Dimas untuk jawabkan apa yang di lakukan Dimas hingga membuat Hyosi sang putri menjadi hamil.
Flashback
Sebenarnya semenjak Dimas pulang dari singapore, Daddy Henim melihat ada perubahan dari putranya, dan setelah mencari tahu dia mengerti akan perubahan dari putranya yaitu karena masalah hubungannya telah berakhir dengan Yuna kekasihnya. Tetapi dia tidak mengetahui kalau anaknya sampai bebrbuat hal sehina itu kepada seorang gadis, apalagi gadis itubadalah anak dari sahabat istrinya.
Awal semua anggota keluarga tahu kalau Hyosi hamil karna Dimas, mereka langsung mempertanyakan kepada Dimas dan Dimas hanya mengatakan dia tidak mengingat ketika kejadian malam itu karena sedang mabuk berat, dan dari keluarga Dirgantara untuk memastikan dia meminta persetujuan dari keluarga Hyosi untuk melakukan tes DNA pada janinnya walaupun itu sangat beresiko bagi keduanya, tetapi ini jalan satu satunya untuk membuktikan kalau itu benih dari Dimas atau bukan, karena keluarga Dirgantara tidak mau ada masalah untuk kedepananya.
Akhirnya Hyosi menyetujui ide dari Daddy Henim karena memang Hyosi sangat yakin kalau anak yang di dalam kandungannya adalah anak dari Dimas karena walaupun dia seorang model dan suka berhura hura sama teman temannyan. dia pertama kali melakukan hubungan intim itu hanya sama Dimas karena saking terobsesinya dengan Dimas hingga dia merelakan kesuciannya di ranggut oleh laki laki yang selama ini selalu menolak dirinya.
3 minggu kemudian dari hari pemeriksaan tes DNA, kini hasil tes nya sudah keluar dan semua orang terasa tegang, ada Mommy Tifanny, Ada Reeko kembaran Dimas dan juga Kakak Iparnya yang tengah hamil besar, mereka duduk di ruang tengah menunghu Daddy Henim membacakan hasil dari tes DNA tersebut.
"Ingat boy, jika memang hasil ini terbukti anak yang di Hyosi adalah anak kamu, sesuai kesepakatan kita kamu harus menikahi dia, Daddy tidak pernah mengajarkan kamu yang namamnya jadi laki laki pengecut dan tidak bertanggung jawab dan Daddy juga tidak mau cucu Daddy tanpa ada setatus yang jelas ngerti" ucap Daddy Henim yang kini tengah duduk di sofa Single yang biasa di tempati dirinya setiap duduk di ruang keluarga, sedangkan di sofa samping kanan ada Reeko dan Tere, samping kiri ada Mommy Tifany dan juga Dimas.
__ADS_1
"Baik Dad" sahut Dimas, lalu Daddy Henim langsung membuka Amplop yang di dalamnya berisi tentang tes DNA tersebut dan langsung membacanya.
"Gimana Dad hasilnya?" Tanya Mommy Tifany ketika melihat suaminya sedang membaca hasil tesnya.
"Di sini menyatakan 99,9% hasilnya cocok" ucap Daddy Henim langsung melempar hasil tesnya ke atas meja, lalu satu persatu dari Mommy Tafany dan juga Reeko meraih hasil tes tersebut secara bergantian.
Sedangkan Dimas mendengar kata cocok dari bibir Daddynya langsung mengusap wajahnya dengan kasar. dia menggrutu kecerobohannya sendiri, kenapa sampai terjebak dengan perempuan yang selama ini di jodohin oleh mommynya padahal dia selalu menghindari perempuan tersebut.
"Jadi sesuai kesepakatan kamu harus tanggung jawab dan menikahi Hyosi, untuk selebihnya Mommy yang urus, Daddy jujur sangat kecewa sama kamu boy, tapi ya mau gimana lagi semuanya sudah terjadi" icap Daddy Hanim langsung berdiri dan melangkah meninggalkan ruang keluarga lalu berjalan menuju ruang kerjanya.
Flasback off
Sedangkan Agung kini sedang duduk di kursi kebesarannya di kantor memandang undangan dari pernikahan Dimas untuk besok malam yang pasti bukan undangan pribadi tetapi undangan perwakilan perusahaan, dia bingung apa dia akan memberi tahu tentang undangan itu kepada istrinya atau tidak, karena walau bagaimana pun istrinya kan mengenal pengantin prianya, bukan hanya mengenal tapi sangat mengenal sosok Dimas karena mereka berdua pernah menjalin hubungan selama 5 tahun lamanya, itu bukan waktu yang sebentar.
Agung sibuk dengan lamunannya sendiri, sembari membolak balikan kartu undangan di meja, sampai istrinya datang pun dia tidak menyadarinya.
Yuna memasuki ruangan Agung dengan mengucapkan salam tetapi tidak ada sautan dsri suaminya ternyata suaminya tengah melamun sembari swmbari menatap ke arah jendela ruangannya, lalu Yuna menghampiri Agung dari arah belakang yang kursi yang tengah di dudukin oleh Agung dan langsung menepuk kedua pundak suaminya.
“Hayo lagi ngelamunin apa?” Tanya Yuna dengan sengaja mengagetkan Agung.
Mendengar suara istrinya otomatis Agung langsung menggerakan kursinya menjadi menghadap sang istri dan meletakan undangannya dengan asal dia tas meja.
__ADS_1
“Hey sayang, kamu sudah datang ko gak telfon mas seperti biasa biar mas jemput di lobby?” Tanya Agung sembari menarik tangan istrinya hingga membuat Yuna duduk di pangkuannya.
“Coba cek dulu handphone kamu sebelum bertanya” jawab Yuna membuat Agung langung mengecek benda pipihnya dan ternyata istrinya telah menghubungi dirinya sebanyak 3 kali.
“Sudah, ada tidak panggilan telfon dari aku, aku mah di lobby nungguin orang nya mah disini sedang asyik ngelamunin cewek kayanya” sindir Yuna dengan wajah yang terlihat kesel dan tidak mau memandang wajah suaminya.
Agung tersenyum melihat wajah istrinya yang sedang mode kesal dengan dirinya, ode jailnya nya langsung on “iya sayang tadi pagi mas ngatarin cewek cantik banget tau gak” ucap Agung menjaili istrinya.
“Jadi bener kamu lagi mikirin cewek bee?” Tanya Yuna menatap wajah Agung dan Agung pun langsung menganggukkan kepalanya. “kamu jahat banget sih bee sama aku” sambung Yuna sembari mendorong dada suaminya karena dia ingin turun dari pangkuan Agung tetapi dengan Agung dengan cepat langsung menahannya.
“Mau tau gak cantiknya seperti apa nih aku kasih liat fotonya” ucap Agung lalu meraih handphonnya dan memperlihatkan foto seorang perempuan. Sedangkan Yuna hanya diam saja tiba tiba ada butiran air bening menetes di pipinya padahal dia belum lihat foto siapa yang di tunjukan suaminya.
“Hey ko nangis, mas hanya becanda sayang jangan nangis dong, lihat nih ini foto siapa, ini foto kamu sayang” ucap Agung sembari menunjukan foto istrinya yang memang tadi hendak di tunjukan kepada istrinya. Lalu tangan Agung terukur untuk menghapus air mata Yuna tetapi langsung di tepis oleh Yuna.
“Gak lucu tau gak becandanya, huuu huuu “ucap Yuna setelah itu malah mengencangkan tangisannya. Lalu Agung langsung membawa Yuna dalam dekapannya.
“Maafin mas ya sayang, lagian mana ada sih mas mikirin wanita lain selain istri mas sendiri, kalau kamu bongkar nih kepala mas itu sudah pasti isinya kamu semua, karena setiap detik setiap menit selalu mikirin kamu”rayu Agung
selamat Hari Raya Idul Fotei ya semuanya, mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏🙏
__ADS_1