BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
51. Drama Bangun Tidur


__ADS_3

Agung tadinya ingin tertawa tetapi tidak jadi, ketika mendengar isak tangis istrinya menjadi panik sendiri, istrinya salah paham akan si lux yang dia maksud.


"sayang, sayang dengerin mas dulu, jangan nagsi dulu" ucap Agung menenangkan istrinya dengan memeluk istrinya dari belakang tetapi tangannya langsung di tepis oleh Yuna.


"kamu jahat mas, aku benci sam kamu hiks.., kenapa kamu ngelakuin itu sama aku hiks.." ujar Yuna dengan isak tangisnya.


Yuna sudah parno duluan dia teringat kan ucapan Yuri, dia takut suaminya akan melakukan itu kepada wanita lain untuk melampiaskan hasratnya.


"lah mas jahat kenapa, perasaan mas gak lakuin apa apa sama kamu" ucap Agung dia menjadi merubah posisinya dengan duduk di ranjang dan menghadap ke arah sang istri yang masih membelakanginya.


"kamu tega selingkuh dari aku bee, hiks.., hikss" ucap Yuna sembari sesegukan


"hey sayang siapa yang selingkuh sih, boro boro selingkuh dari kamu, naklukin istri aku aja susahnya minta ampun , ini di bilang selingkuh, gak pernah ada terbesit di pikiran mas sedkit pun untuk selingkuh dari kamu sayang" jelas Agung mengusap wajahnya frustasi kenapa istrinya tiba tiba menuduh dirinya selingkuh.


"sudah lah bee gak usah ngelak lagi, itu tadi kamu bilang sendiri kamu ngelakuin itu dengan perempuan yang siapa tadi namanya, pake di perjelas lagi ngelakuinnya di kamar mandi" ungkap Yuna


Agung mencerna baik baik omongan istrinya, sekarang Agung mengerti yang di maksud istriny siapa, Agung jadi ingin tertawa ketika menyadari istrinya cemburu sama si lux.


"wak haa haa" akhirnya ketawa Agung pecah dia sudah tidak bisa menahan tawanya lagi mendengar ucapan istrinya.


"tuh malah ketawa lagi, uda tahu istrinya lagi nagis juga" ucap Yuna menengok ke arah suaminya.


seketika tawa Agung langsung berhenti.


"hey dengerin mas dulu sayang, kamu mau tahu siapa si lux" ucap Agung ingin menjelaskan kepada istrinya siapa itu lux.


"pake di sebut lagi namanya, terserah aku gak mau tahu" ucap Yuna langsung menutup seluruh badannya dengan selimut.


"hey dengerin mas dulu makanya" ucap Agung berusaha tangannya membuka selimut yang menutupi wajah cantik istrinya tetapi di tahan sekuat tenaga oleh Yuna.


"si lux itu nama sabun sayang bukan nama orang" jelas Agung seketika Yuna langsung membuka selimutnya dan langsung menatap wajah suaminya.


"uda deh mas jangan mengelak pake bilang si lux itu nama sabun uda kamu jujur aja sam aku" ucap Yuna yang masih belum percaya dengan suaminya.


"kamu gak percaya sama mas, hei dengerin mas baik baik ya, si lux yang di maksud mas itu nama sabun bukan nama orang, mas kalau lagi pengen untuk menuntaskan hasrat mas, mas melakukannya di kamar mandi bersolo karir dengan di bantu sabun lux , mas main sendiri di kamar mandi" jelas Agung


mendengar ucapan suaminya seketika Yuna langsung berhenti menangis dan ikut merubah posisinya menjadi duduk menghadap ke arah suaminya.


"jadi mas gak selingkuh?" tanya Yuna dengan mentap wajah suaminya lekat lekat.


" Ya allah sayang buat apa ku selingkuh, aku punya kamu aja sudah sangat bersyukur punya istri cantik, baik, pengertian, perhatian dan yang paling penting dalah sayang dan cinta sama mas, kamu sayang cinta sama mas gak?" ucap Agung memegang kedua tangan istrinya, mendengar ungkapan suaminya Yuna menjadi terharu dan merasa bersalah karena sudah menuduh suaminya seligkuh.


Yuna hanya menganggukan kepalanya mendengar pertanyaan suaminya "maafin aku ya bee, aku sudah berprasangka buruk sama kamu" ucap Yuna lirih sembari menundukan kepalanya.


"gak papa sayang, I love You my wife" ungkap Agung sembari menatap wajah cantik istrinya dengan penuh cinta.


"love you More Hubby" balas Yuna membalas tatapan suaminya, lalu Agung memberikan kecupan di bibir sang istri.


"cup"


"sudah kita lanjut tidur lagi yuk" ajak Agung


"iya mas" sahut Yuna, lalu mereka berdua sama sama membaringkan badanya dan Agung langsung membawa istrinya dalam pelukannya.


" good night sayang, cup" ucap Agung dengan mencium puncak kepala istrinya.


"good night bee" balas Yuna lalu langsung membenamkan wajahnya di dada Agung dan menutup matan.


***


Hotman dan Yuri setelah selesai makan malam mereka berbincang bincag sebentar sebelum pulang, Mereka saling tanya kapan tepatnya mereka saat mereka berdua mulai suka dan punya rasa satu sama lain.


Hotman menceritakan dia suka dan mulai tertarik dengan Yuri pada saat pertama kali Hotman bertemu dengan Yuri ketika Hotman di minta sama Ayah kangta untuk mengambil pesannan dari tante boa di butiknya, dalam perjalanan menuju butik Hotman tiba tba hampir nabrak seseorang gadis yang membawa motor tiba tiba berhenti di depan mobilnya, nah gadis tersebut ternyata Yuri.


Sedangkan Yuri bercerita kalau dia mulai mengagumi Hotman dan suka sama ka Hotman ketika dia tertidur di dalam pesawat lalu ketika mau turun dari pesawat Hotman membangunkannya, walaupun kita belum kenal satu sama lain.

__ADS_1


Setelah mereka berbincang bincang, kini Yuri dan juga Hotman pergi meningalkan restoran tersebut da bergegas berjalan menuju mobil dengan senyum yang terus mengembang dari keduanya dan tangan Yuri pun masih tetap setia di genggam oleh sang kekasih.


Kini mereka berdua telah berada di mobil, Hotman mengendrai mobilnya dengan kecepatan yang rendah supaya bisa lebih lama lagi beduaan dengan sang kekasih


Sesekali Hotman selalu melihat ke arah gadis di sampingya yang kini sudah resmi jadi kekasihnya, Hotman menyetir dengan menggunakan 1 tangan dan tangan satunya masih tetap menggenggam tangan Yuri.


“ka ko bawa mobilnya pelan banget sih” protes Yuri


“sengaja” sahut Hotman


“hah maksudnya sengaja?” tanya Yuri.


“ ya sengaja bawa mobilnya pelan supaya aku bisa lebih lama lagi berduan sama kamu” jelas Hotman.


”ada ada jan kamu tuh, uda fokus saja ke depan orang lagi nyetir tuh jangan liat kesini mulu, ngapain sih liatin kesini mulu” protes Yuri


“lebih menarik yang di samping aku sih dari pada liat jalan di depan” ucap Agung


“ apaan sih uda fokus nyetirnya nanti nabrak lagi” ucap Yuri langsung mengalihkan pandangannya dari Hotamn.


“habisnya kamu cantik sih beb malam ini” ucap Hotman fokus dengan menyetirnya.


“oh jadi aku cantiknya cuman malam ini aja nih” sindir Yuri kembali melirik ke arah kekasihnya.


“gak dong baby, kamu setiap hari juga kelihatan cantik tapi malam ini kamu lebih lebih cantik lagi” gombal Hotman


“gombal” sahut Yuri


“beneran loh beb dari hati aku paling dalam ini” ucap Hotman.


“oh ya ka kata om kangta waktu itu kamu jago masak yah?” tanya Yuri


“gak jago sih bab, cuman masak itu sudah menjadi hobi buat aku dari SMP, kan dulu kita bertiga tinggal di bandung hanya bertiga cowok semua seisi rumah, walaupun ada bibi juga Ayah semenjak tidak ada bunda katanya selalu masak sendiri” jelas Hotman.


“wah hebat ya, berarti om kangta dan ka Agung juga jago masak?” Tanya Yuri dan di angguki oleh Hotman.


“siap ratuku, apa sih yang gak buat kamu beb” ucap Hotma sembari mencium punggung tangan Yuri.


“cup”


Yuri tersipu malu wajahnya sudah seperti tomat, setiap mendengar panggilan baru dari kekasihnya itu dan diperlakukan begitu istimewa oleh pria tampan yang sangat amatbia cintai.


Tidak terasa kini mobil yang di kendarai mereka telah sampai di depan rumah Yuri.


“ah sudah samapi aja padahal nih mobil jalannya sudah paling lambat, aku masih kangen sama kamu dan dan masih ingin berduaan sama kamu beb” ucap Hotman sembari menggemggam tangan kekasihnya.


“lebay kamu mah, kan besok besok juga bisa ketemu ka” ujar Yuri.


“uda ah aku mau turun dulu ya” pamit Yuri


Lalu Hotman membukakan pintu mobilnya untuk Yuri dan mengantarnya sampai depan pintu rumah.


“kakak gak di tawarin mampir nih bab” canda Hotman


“maaf ya ka, uda malam soalnya gak enak sama tetangga”ucap Yuri


“kakak juga becanda sayang, bisa bisa kita berdua dikira berbuat mesum terus di grebeg sama warga terus di nikahin deh, tapi bagus juga sih jadinya kita nikah kalau di grebeg warga” ucap Hotman denga becanda.


“huss, ngomingnya loh, lagian aku mah gak mau menikah karena di grebeg warga ya” protes Yuri


“ya sudah kakak pulang gih” ucap Yuri untuk meminta kekasihnya pulang.


“oh ya aku da sesuatu buat kamu tunggu” ucap Hotman langsung berbalik menuju mobilnya


Agung kembai lagi ke Yuri dengan menyerahkan paper bag yang di kasih oleh Hotman

__ADS_1


“apa ini ka?” tanya Yuri ketika menerima paper bag dari kekasihnya.


“buka aja bab” pintah Hotman


Ketika membuka paper bagnya Yuri sampai kaget melihat isi papar bag tadi adalah drass yang Hotman pesan di boa butik yang kemarin dia buat sendiri,Yuri tidak percaya kalau dress ini untuk dirinya karena Hotman bilang kalu drass ini buat orang yang spesial, berarti orang spesial itu adalah dirinya sendiri dan dia sempat cemburu denagn dirinya sendiri.


“itu untuk kamu pakai di acara wisuda kakak besok ya” ucap Hotman.


“tapi ka aku malu sama keluarga kamu pasti keluarga kamu pada dateng kan” ucap Yuri.


“gak papa bab, gak usah malu orang Ayah aja sudah tahu ko kalau aku akan meminta kamu untuk menjadi pacar aku, malah ayah ingin bertemu sama akamu” ucap Agung.


“tapi ka, aku kan bukan bagian dari keluarga kali...” ucapan Yuri terheenti ketika Hotman meletakan jari telunjuknya tepat di bibir Yuri


“huss, pokoknya kakak gak mau tahu besok kamu harus hadir di hari wisuda kakak, kalau tidak datang kakak akan marah nih sama kamu” ancam Hotman.


“baiklah aku akan datang” ucap uri ahirnya menyetujui perminta kekasihnya.


“nah gitu dong, nanti biar besok supir yang akan jemput kamu ya” ucap Hotman


“iya ka” sahut Yuri


“ya sudah aku pamit dulu ya” pamit Homan


“iya ka hati hati ya bawa mobilnya” ucap Yuri


“ sudah kamu masuk rumah dulu, baru kakak pergi” pintah Hotma meminta sang kekasih untuk masuk ke dalam rumah.


“ya sudah aku masuk dulu ya, bye..assalamualaikum


“iya jangan lupam kunci pintunya ya” ucap Hotman megingatkan kekasihnya.


“hemm, jama lupa kabarin kalu sudah sampai” ucap Yuri, dan Hotmanpun langsung masuk ke dalam mobil dan melajkan mobilnya pulang ke apartement.


***


Yuna bangun ketika azdan subuh sudah berkumandang. Ketika membuka matanya pertama kali yang ia lihat adalah wajah tampan suaminya, lalu tangannya bergerak membelai wajah tampan suaminya dari mata turun ke pipi dan berhenti tepat di bibir suaminya dan berakhir Yuna memberi kecupan tepat pada bibir suaminya.


'Cup'


"Bee, bangun" ucap Yuna sembari mengelus pipi suaminya


"Euh.." suara khas bangun tidur, bukannya bangun Agung malah menarik istrinya kedalam pelukannya.


"Bee bangun, uda subuh ini" ucap Yuna lagi masih di dekap oleh suaminya.


"Tunggu sebentar sayang, mas masih ngantuk" sahut Agung semakin memeper erat pelukannya.


Melihat suaminya tidak kunjung bangun lalu Yuna berfikir untuk membanhunkan suaminya dengan cara bagaimana, dan terbesat ide jail Yuna yang dia yakini pasti suaminya akan bangun.


"Aduh bee, perut aku.." ucap Yuna yang maaih dalam dwkapan suaminya sembari memegang perutnya pura pura sakit


Sebenernya Agung sedari istrinya membelai wajahnya dia sudah terbangun tetapi dia ingin melihat apa lagi yang akan di lakukan istrinya lagi ketika dia masih memejamkan matanya.


Mendengar suara istrinya seperti kesakitan Agung pun langsung melepas pelukan pada sitrinya dan terbangun dari tidurnya mengubah posisinya menjadi duduk menghadap ke arah istrinya dengan wajah yang panik.


"Kamu kenapa sayang, mana yang sakit?" Tanya Agung khawatir menatap sang istri yang masih terbaring di ranjang.


Yuna menahan tawanya ketika melihat ekspresi panik suaminya, ketika Yuna sudah terlepas dari pelukan suaminya bukannya menjawab pertanyaan suaminya Yuna langsung ter bangun dan turun dari ranjang.


"Tapi bohong" ucap Yuna lalu mencium pipi suaminya dan langsung lari ke kamar mandi.


'Cup'


"Kamu ngerjain mas ya, awas kamu yank" ucap Agung sembari tersenyum menggelengkan kepalanya melihat kelakuan istrinya yang menurut dia sangat mengat menggemaskan.

__ADS_1


Setelah drama bangin tidur tadi selesai mereka melaksanakan ibadahnya, Yuna turun ke bawah untuk membuat sarapan sedangkan Agung langsung menuju gym yang ada di mansion, ketika Agung memasuki ruan gym melihat sang kakak ipar juga ada disitu.


__ADS_2