BUCIN DARI KECIL

BUCIN DARI KECIL
73. Honeymoon


__ADS_3

Tidak terasa sepasang suami istri yang sedang kasmaran itu tertidur sampai sore hari, mungkin mereka masih mengalami yang namanya jetlek kali ya, kali ini Yuna terbangun terlebih dahulu, dia melihat jam yang terpajang di meja samping tempat tidurnya ternyata sudah menunjukan jam 3 sore tetapi cuaca di sini seperti masih pukul satu siang jika di jakarta.


Yuna ingin menagih janji kepada suaminya kalau sore ini suaminya akan mengajaknya jalan jalan mengelilingi taman belakang villa. Yuna merubah posisi, memiringkan badannya menghadap suaminya.


"Bee, wake up" ucap Yuna, tangannya terulur naik mengusap rahang suaminya, di usapnya dengan perlahan dari rahang sampai ke pipi suaminya.


"Hemmm" sahut Agung yang masih memejamkan matanya tetapi tangannya meraih tangan istrinya yang ada di wajahnya dan langsung membawa tangannya ke dalam palukan suaminya.


"Bee, tadi kan sudah janji mau jalan jalan sekitar villa, cepetan bangun" rengek Yuna


"Bentar lagi sayang, mas masih ngantuk" ucap Agung


"Dih curang kan tadi kan aku sudah ikutin kemauan kamu, ko sekarang kamu ingkar sih, ya sudah sana lanjutkan tidurnya tidak papa" ucap Yuna menarik tangan yang di peluk oleh suaminya, Agung belum lihat saja istrinya sudah merajuk karena posisi dia masih memejamkan matanya.


"Enak kali yah kalau jalan jalan sendiri, siapa tahu ketemu cowok seperti lionel messi yang bisa aku ajak kenalan" ucap Yuna merubah posisinya menjadi duduk di tepi tanjang dengan kaki yang sudah menjulur ke lantai, Yuna sengaja memancing suaminya agar bangun.


Mendengar Yuna mengucap nama laki laki lain, membuat Agung otomatis langsung membuka matanya dan langsung menarik tangan istrinya dan membuat Yuna menjadi terlantang kembali di ranjang, lalu Agung langsung menindih badan sang istri.


Yuna kaget tiba tiba tangannya di tarik oleh Agung dan membuat dirinya menjadi terlantang dan dengan cepat suaminya sudah menindih berada di atas tubuhnya.


"Siapa tadi yang berani mau cari cowok lain hemm, cup, sudah berani ya kamu sayang, cup, cup , cup, cup" ucap Agung lalu memberikan ke kecupan bertubi tubi di bibir manis sang istri yang sudah membuatnya candu.


"Ya lagian kamu di bangunin susah banget, tidak bangun bangun, kan kamu janji mau ajak aku jalan jalan sekitar halaman Villa" ucap Yuna


"Iya sayang, tenag saja mas gak bakalan lupa ko, ya sudah kamu siap siap dulu, mas dulu apa kamu dulu yang ke kamar mandi atau kita berdua sekalian" ucap Agung sembari menggulingkan badanya di samping sang istri dan mencoba menggoda istrinya.

__ADS_1


"Dasar mesum" ucap Yuna dan langsung turun dari ranjang dan berlari menuju kamar mandi.


"Sayang hati hati, bahaya itu"ucap Agung melihat istrinya berlari.


***


Selesai mereka bersiap kini sesuai janjinya Agung akan mengajak istrinya untuk jalan jalan sekitar villa, Agung menyiapkan 2 blazer panjang untuk diriny dan juga istrinya, walaupun di kuar cuacana panas tapi hembuskan anginnya sangat dingin, Agung tidak mau istri atau dirinya sampai sakit.



Mereka berjalan menelusuri sebuah taman yang tidak jauh dari villa, ada pohon pohon rindang yang seperti ia lihat waktu di balkon kamarnya, benar kata suaminya jika sore banyak orang yang beejalan jalan di taman.


Mengelilingi taman dengan cuaca yang masih terlihat terang oleh matahari tetapi anginnya yang begitu dingin hingga rasa panas itu tidak terasa di kulit, sesekali Agung merapikan rambut istrinya ketika rambutnya menutupi wajah cantik istrinya karena hembusan angin.




Setelah selesai menikmati suasana di taman Agung dan Yuna langsung kembali ke villa dan langsung memasuki kamarnya. Agung langsung meletakan blazer kotor punya dirinya dan juga istrinya di bangku yang terletak di kamar, ketika dia membalikkan badan niat ingin menuju kamar mandi, berjalan dengan memasukkan kedau tangannya ke dalam saku celananya dengan tiba tiba istrinya memegang kedua pundaknya dan mengecup bibirnya.


Yuna merasa kasihan dari kemarin suaminya sudah menahan hasratnya, dia menjadi tidak tega jika harus menunda nunda acara inti dari honeymoon mereka, Yuan pun sesampainya di kamar memberanikan diri untuk mencium suaminya. Agung membulatkan matanya masih belum percaya ketika tiba tiba istrinya memberi kecupan di bibirnya dan ketika dia sedang terdiam Yuna kembali mencium bibir tebal suaminya itu tapi ini bukan sekedar kecupan tetapi sebuah ciuman yang bisa membuat gairah suaminya terpancing. Agung terhanyut dalam serangan dadakan dari istrinya, dia mengikuti gerakan bibir sang istri dengan tangan yang masih di dalam saku celanya ketika Yuna ingin melepas ciuman itu Agung langsung mengeluarkan tangannya dari saku dan langsung menahan tengkuk sang istri dan semakin memperdalam ciuman mereka.



"Kalau kamu kaya gini mas gak bisa menahannya lagi sayang" ucap Agung dengan nafas yang terputus putus di tengah tengah ciuman mereka.

__ADS_1


"Kan aku sengaja memancing kamu" ucap Yuna dengan senyum menggodanya.


"Sudah mulai nakal ya" ucap Agung dan langsung mengangkat istrinya dan merebahkannya di ra jang.


Dan Agung pun langsung menyerang istrinya dengan lembut agar keduanya sama sama menikmati kegiatan mereka satu sama lain, Yuna berusaha sebisa mungkin agar tidak mengeluarkan suara khasnya yang terdengar di telinga Agung suara yang begitu seksi, Agung memang selalu punya cara agar istrinya mengeluarkan suara sexinya yang paling dia sukai.


Agung terus menggerakkan tubuhnya, memberika keindahan surga dunia bersama istrinya.


Kedua pasang suami istri yang sedang di mabuk cinta ini sedang menciptakan memori baru dalam ingatannya dengan susana baru juga, suara khas mereka berdua menggema di kamar ketika mereka melesaikan aktivitasnya.


"Terimkasih sayang, kamu selalu membuat mas melayang terbang ke awan, mungkin ini yang membuat mas selalu kangen sama kamu walaupun kita bertemu setiap hari" ucap Agung kemudian menggulingkan badannya di samping istrinya, dan langsung mendekap istrinya dengan posesif.


"Sama sam bee, maaf ya dari kemarin aku selalu menolak kamu" ucap Yuna yang sudah dalam dekapan sauaminya.


"Gak papa sayang mas ngertiin ko, kamu kan juga pasti capek apalagi kamu baru sembuh dari sakit" ucap Agung sembari mencium puncak kepala istrinnya.


"Mas berharap kita akan seperti ini terus sampai kita tua nanti, sampai kita punya anak dan cucu ya sayang, mas hanya minta satu pemintaan sama kamu, jangan pernah tinggalin mas, seperti bunda meninggalkan Ayah dan mas sewaktu mas masih kecil" ucap Agung, mendengar ucapan suaminya Yuna pun melonggarkan pelukannya dan mengelus pipi suaminya dengan menatap wajah suaminya.


"Kamu harus berjanji sayang sama mas, kamu akan menemani mas sampai tua nanti sampai maut memisahkan kita berdua, apapun masalah kita, nanti kita hadapi bersama jangan di pendam kalau mas ada salah kamu bisa tegur mas dan begitu juga sebaliknya, pokoknya jika ada yang tidak berkenan di hati masing masing kita bicarakan bersama sama jangan sampai menimbulkan kesalah pahaman yang akan berlajut panjang, mas tidak mau ujung ujungnya nanti kamu akan pergi meninggalkan mas, mas tidak bisa membayangkan kalau hidup tanpa kamu" ucap Agung sampai meneteskan air matanya, Agung berharap apa yang dia katakan akan selalu di ingat oleh istrinya.


"Aku janji bee, aku tidak akan meninggalkan kamu, kita akan terus bersama sama sampai maut memisahkan" ucap Yuna sembari menghapus air mata suaminya.


"Terima ksih sayang, mas sangat sangat mencintai kamu, kamu adalah cinta pertma dan terakhir mas" ungkap Agung langsung mendekap sang istri dan mencium puncak kepalanya berkali kali, betapa bahagianya Agung mendengar istrinya mau berjanji untuk tidak pernah meninggalkan dirinya apapun yang terjadi.


"I love You too bee" sahut Yuna lalu membalas dekapan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2