
Wanita mana yang tidak terkejut saat disuguhi pertanyaan yang menjurus ke arah ranjang. Apa lagi orang yang memberi pertanyaan belum saling kenal dan baru bertemu beberapa jam sebelumnya. Begitu juga yang dialami oleh wanita yang saat berada di dalam kamar hotel dengan seorang pria berbadan tegap dan memiliki pesona yang luar biasa.
Namun yang namanya wanita, jika sudah dirayu oleh pria tampan dan dirinya juga sangat haus akan belaian serta keadaan tempat yang sangat mendukung, wanita itu akhirnya luluh juga setelah sang pria mengeluarkan segala gombalan dan rayuan membuat wanita itu nyaman dan senang.
"Akh~~ " rintihan kenikmatan menggema dari mulut wanita yang sudah telentang pasrah diatas kasur empuk saat lubang miliknya disentuh dan dimasuki oleh batang besar milik bule bertato sedikit. Wanita itu benar benar sudah terlena dan terpesona oleh bule yang saaat ini sudah mulai menyodok nyodok lubang nikmatnya.
Hal yang sama juga terjadi pada teman dari si wanita itu di kamar yang berbeda. Bule bernama Alex bahkan terlihat lebih cepat dalam menaklukan seorang wanita yang dia tolong dari penculikan. Jika Daniel baru saja mengawali permainan nikmatnya, Alex justru sudah berjalan sejak beberapa menit yang lalu.
"Punya Tuan enak sekali," racau wanita yang saat ini sedang menggerakan tubuhnya dengan pelan secara naik turun. Alex pun tersenyum, meski dia tidak mengerti yang dikatakan oleh wanita tu, tapi Alex yakin kalau wanita yang sedang duduk dipangkuannya sangat menikmati permainan ini. Apa lagi berkali kali tubuh wanita itu menegang dan bergetar akibat sodokan milik Alex. Itu adalah bukti nyata kalau si wanita korban penculikan memang sangat menikmati.
Hingga beberapa menit berlalu, kini saatnya Alex yang sudah merasakan ada yang ingin keluar dari dalam miliknya. Alex langsung memeluk kencang tubuh wanita yang duduk dipangkuannya. Alex mengambil alih permainan dan dia mulai menggerakan pinggangnya dengan cepat, menyodok nyodok lubang milik wanita diatasnya.
"Akh~~" tubuh Alex bergetar dan mengejang bersamaan dengan menyemburnya cairan kental yang masuk di dalam lubang nikmat milik si wanita. Keduanya saling melempar senyum dan diteruskan dengan bibir yang saling menempel sebagai tanda kalau permainan mereka berakhir.
Waktu terus bergulir maju dan kini pagi telah menjelang. Di kampung janda, karena tadi malam Mike dan Josh tidak melakukan hubungan badan dengan wanita manapun, dua bule itu hari ini memutuskan menggunakan kesempatan bangun paginya untuk berolah raga. Seperti biasa setiap mereka sedang berolah raga, mereka selalu menjadi pusat perhatian mata wanita penduduk sekitar.
__ADS_1
"Ya ampaun Tuan bule! Rajin banget pagi pagi sudah olahraga," celetuk Bu kades sambil membawa nampan berisi makanan.
"Selagi kita bisa bangun Pagi Bu Kades, jadi daripada tidak ada kerjaan, lebih baik kita olahraga," jawab Josh yang baru saja menyelesaikan push up beberapa kali.
"Ya baguslah, jadi tubuhnya bugar dan sehat ya," balas Bu Kades terlihat genit dan antusias. "Kalian bisa bangun pagi, apa semalam tidak berjaga di pondok janda?"
Josh dan Mike sejenak saling pandang. "Tidak, Bu kades. Kan sekarang sudah ada Tuan Ken," balas Josh.
"Tuan Ken?" tanya Bu kades nampk terkejut. "Semalam Tuan Ken tidur di tempat saya kok."
"Tidak! Ya sudah tidak perlu dipikirkan. Ini sarapan buat kalian ya?"
Kedua bule mengangguk dan tak lupa juga mengucapkan kata terimakasih. Bu kades masuk ke dalam rumah dua bule untuk menaruh makanan, sedangkan dua bule itu kembali melnajutkan olahraganya. Dua bule itu berencana akan berlari lari kecil menuju lapangan yang ada di dekat sekolah.
Hingga beberapa waktu berlalu, saat bule selesai berolaharaga dan sedang menuju ke arah rumah, mereka dikejutkan dengan beberapa penghuni pondok janda yang sudah berada di depan rumah mereka. Dengan penuh tanda tanya, dua bule itu terus melangkah sampai para janda menyadari kedatangan mereka.
__ADS_1
"Loh, Tuan bule, darimana?" tanya salah satu janda begitu Mike dan Josh hampir mendekati para janda.
"Kami habis olahraga di lapangan, kenapa?"
"Semalam ada dua orang yang datang ke sini tidak?"
"Dua orang? Siapa?" balas Mike.
"Semalam kami memerintahkan dua orang datang kesini untuk menemui Tuan bule, tapi tadi kami menemukan tempat makanan dan isinya berserekan dijalan tak jauh dari pondok. Kami khawatir terjadi apa apa sama mereka, makanya kami kesini untuk memastilkan."
"Tidak, tidak ada wanita yang datang kesini."
"Astaga! Lalu mereka kemana?"
...@@@@@...
__ADS_1