
"Katakan Mike? Apa yang tidak aku ketahui tentang Charli? Apa benar dia yang mendonorkan ginjalnya untuk ibu angkatku?" desak seorang pria berwajah oriental yang nampak tak sabar ingin mengetahui cerita selengkapnya tentang apa yan baru saja dia dengar. Matanya lekat menatap pria yang saat ini sedang mengatur emosinya.
Mike menoleh ke arah pria bernama Ken. Mike tahu pra menyebalkan itu sangat ingin mengetahui kabar mengejutkan itu. Mike kembali mengarahkan pandangannya ke arah lain. DIa menghela dalam dalam nafasnya dan menghembuskannya secara kasar. "Sebenarnya Charli yang meminta merahasiakan ini dari Josh, Ken."
Mata Ken membeliak. "Bagaimana mungkin? Jadi benar dia yang mendonorkan ginjal untuk ibu angkatku?"
Mike lantas mengangguk sembari menatap tajam pria di sebelahnya. "Dan di saat itulah kamu malah melaporkan Charli kepada Smitt hanya gara gara kamu berpikir kalau dia membawa kabur berlian yang kalian curi."
Deg!
Ken mematung, bola matanya hampir terlepas dari tempatnya. dia tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. ingin dia menyangkalnya, tapi tatapan tajam Mike yang ditujukan kepadanya, membuat Ken mengerti kalau apa yang dikatakan Mike adalah suatu fakta yang tidak terbantahkan.
__ADS_1
"Kamu ingat, saat charli menghilang selama seminggu? Di saat itulah dia sedang menjalankan operasi pendonoran untuk ibumu. Memang Charli sengaja nggak cerita karena dia tahu kamu pasti akan melarangnya dan merasa tak enak. Tapi bukankah kamu tahu saat itu ibu kamu sedang kritis?"
Tentu saja Ken masih ingat semuanya. bahkan saat dia mendengar ada donor yang cocok untuk ibunya, dia sangat senang meski sang dokter tidak mengatakan tentang identitas pendonor tersebut. Ken juga masih sangat ingat, di saat itu pula dia tidak melihat sosok Charli sama sekali. Bahkan di saat dia ingin menyampaikan kabar bahagia tentang Ibunya, Chari benar benar tidak bisa dihubungi.
Dari sanalah segala pemikiran buruk Ken muncul. Mereka yang baru saja mencuri berlian dalam acara yang diselnggarakan oleh Smiit, Ken langsung berpikir yang tidak tidak tentang rekannya karena pada saat itu berlian yang mereka curi berada di tangan Charli. Dengan segala kesaalah pahaman yang dia ciptakan, Ken meminta bantuan kepada Arnold untuk memberit tahu Smitt kalau berlian milik Smitt ada pada Charli.
Dua minggu setelah Charli dinyatakan sehat pasca operasi, dia dijebak oleh Smitt dan disanalah Charli dihabisi oleh anak buahya smitt lalu Ken menjadi anak buah Arnold. Apa hubungannya Josh dan Charli hingga Josh begitu sangat marah ketika mengetahui kalau kematian Charli ada campur tangan Ken?
"Kalau kamu butuh bukti, kamu tanyakan saja sama pihak rumah sakit yang dulu menangani ibu kamu," ucap Mike lalu dia bangkit dan beranjak menuju kamarnya. sedangkan Ken, setelah mendengar semua kenyataan yang baru saja terlontar dari mulut Mike, dia langsung terdiam dengan pikiran yang sangat berkecamuk hebat.
Di tempat lain. tepatnya di area sebuah perkebunan, Josh sendiri, kini dapat tersenyuim lebar. Kemarahan yang tadi sempat merasuki seluruh jiwanya, kini telah sirna dan berganti suara tawa ceria yang tidak ada habisnya. Josh melupakan segala amarahnya begitu saja saat dia mulai berbincang dengan seorang wanita dan mulai bercanda dengan si pemilik kebun.
__ADS_1
"Kenapa, Nona begitu berani berada di tempat seperti ini? Apa lagi akhir akhir ini, di kampung terjadi kasus penculikan?" tanya Josh saat suara tawanya mereda.
Wanita itu masih tersenyum dengan manisnya. "Ya bagaimana lagi, Tuan, ini sudah pekerjaan saya. Kalau saya tidak bekerja, saya mau dapat makan dari mana?"
Josh nampal tercenung mendengar ucapan wanita yang duduk tak jauh dari dirinya. "Apa anda belum menikah?"
wanita itu kembali tersenyum, tapi senyum yang dia tunjukkan berbeda dari yang sebelumnya. Wanita itu melempar pandangannya ke hamparan pohon sayur di hadapannya. "Entahlah, Tuan, entah saya ini punya suami atau tidak."
Kening Josh sontak saja berkerut. "Maksud, Nona?"
Wanita itu kembali tersenyum kecut. "Di saat sang suami lebih berpihak kepada keluarganya dan selalu mendukung apa yang dilakukan keluarganya daripada istrinya. Bahkan dia juga tidak percaya kepada sang istri, apa itu layak disebut suami, Tuan?"
__ADS_1
...@@@@@...