BULE NYASAR JADI REBUTAN

BULE NYASAR JADI REBUTAN
Menggalau


__ADS_3

Masih di hari yang sama, tepatnya di tempat yang berbeda, dua bule yang saat ini tinggal di kampung itu sedang duduk bersama di depan rumah yang mereka huni. Wajah mereka terlihat tak seceria seperti biasanya. Kali ini sepertinya sedang ada suatu hal yang cukup serius dan menganggu pikiran mereka berdua.


Apa yang terjadi pada mereka di hari kemarin dan juga semalam memang cukup menyita pemikiran dua bule itu. Josh dan Mike berpikir, mereka sudah semaksimal mungkin agar dalam hati para wanita yang ada disana tidak menaruh hati dan jatuh cinta pada keduanya. Tapi ternyata perkiraaan mereka salah.


Josh dan Mike sendiri masih bingung, apa yang membuat para wanita itu bisa dengan mudah jatuh cinta kepada mereka. Padahal dari awal keduanya sudah menerangkan kalau mereka tidak ingin menjalin hubungan dengan wanita manapun. Tapi yang terjadi malah diluar dugaan. Pengakuan para wanita tentang isi hati mereka begitu sangat mengejutkan bagi keduanya.


"Apa yang akan kita lakukan, Josh? Sekarang para wanita itu sudah memakai perasaaan jika bersama kita?" keluah MIke dengan tatapn mata tertuju kesemabarang arah.


"Nggak tahu. Aku sendiri juga bingung. Mau pergi dari kampung ini, rasanya nggak sopan banget," jawab Josh yang juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Mike saat ini.


"Ya terus kita harus bagaimana, Josh? Aku cukup pusing loh semalam menghadapi dua wanita yang bertengkar," keluh Mike dengan kejadian yang dia alami semalam. "Masa hanya gara gara aku memutuskan pakai pengaman dan nggak memasukkan benih ke dalam, mereka langsung ribut kembali dan saling tuduh. Mengesalkan sekali tingkah mereka.


"Hahaha ..." tawa Josh sontak menggema. "Lagian kamu, ngapain iseng banget ngajakin dua wanita main bareng?"

__ADS_1


"Ya kan aku pikir itu cara mudah buat mendamaikan mereka. Bukankah mereka sangat tertarik dengan isi celana kita? Awalnya memang aku berhasil main bareng mereka berdua dan mereka terlihat menikmatinya meski permaiannya nggak seliar saat hanya main berdua. Eh malah giliran benihku keluar tidak pada tempatnya, mereka kembali bertengkar dan saling tuduh."


"Hahaha ... ada ada aja. Bisa sampai segitunya ya?"


"Makanya Josh, sekarang kalau kamu hendak berhubungan badan, kamu hati hati dan harus pakai pengaman."


"Loh, kenapa?"


Mendengar penuturan sahabatnya, kening Josh sontak berkerut. "Jadi mereka ingin mengikat kita, jika mereka hamil anak kita?"


"Ya begitulah. Tujuan mereka seperti itu dari pengakuan Lalita dan Sansan semalam."


"Astaga!" pekik Josh sangat terkejut.

__ADS_1


Sementara itu di dalam salah satu kamar pada sebuah hotel, suara rintihan penuh kenikmatan terdengar menggema memenuhi kamar tersebut. Di sana, di atas sofa yang begitu empuk, seorang wanita tanpa mengenakan pakaian terlihat sedang bergerak naik turun diatas pangkuan seorang pria berwajah oriental. Wanita itu nampak sedang menyodok nyodok lubang nikmat miliknya dengan benda yang sangat menegang dan terlihat kekar milik si pria yang sedang memangkunya.


Si pria terlihat duduk dengan santai, menikmati gerakan wanita dipangkuannya. Kedua tangannya yang di letakkan pada pinggang si wanita, sesekali dia gerakkan untuk menggenggam dan memainkan bukit kembar milik si wanita yang bergrak indah dan menggemaskan.


Bukan hanya tangan, mulut pria bernama Ken juga sesekali menyesap pucuk bukit kembar secara bergantian dengan lahap dan rakusnya. Sama seperti dua bule yang ada di kampung, Ken juga sangat takjub dengan lubang milik wanita di kampung tersebut yang masih angat sempit.


Sudah dua kali tubuh wanita itu menegang dan meraih puncaknya sejak permaianan dimulai beberapa menita yang lalu, sedang Ken masih terliht bugar, belum ada tanda tanda kalau dirinya akan segera meraih puncak. Hingga beberapa menit kemudian, baru Ken merasakan kalau benda miliknya ingin segera mengeluarkan sesuatu.


Ken meraih tubuh Meisin dan membaringkannya di atas sofa. Lalu Ken lansung mengambil alih permainan agar miliknya cepat keluar. Dengan kecepetan yang tak biasa, Ken terus meyodokkan benda miliknya ke dalam lubang milik Meisin. Wanita itu semakin kencang mengeluarkan suara rintihan kenikmatannya. Sampai neberpa menit kemudian tubuh Ken menegang dan bergetar.


"Akhhh!" Seru Ken sangat kencang saat cairan kental milknya keluar membanjiri lubang nikmat milik Meisin. "Aakhh!"


...@@@@@@...

__ADS_1


__ADS_2