BULE NYASAR JADI REBUTAN

BULE NYASAR JADI REBUTAN
Keluar Dari Kampung


__ADS_3

Seperti yang sudah direncanakan, dua bule yang kini hidup di pelosok kampung, berangkat ke kota dengan diantar oleh si pemilik mobil yang kemarin mereka sewa. Berhubung mereka tidak mengetahui jalan dan arah di daerah tersebut, dengan sangat terpaksa, mereka harus diantar oleh supir sekaligus si pemilik mobil itu. Sedangkan dua wanita yang sedari tadi bersama mereka, terpaksa memilih pulang karena tidak enak dengan penghuni pondok yang lainnya.


Setelah menempuh perjalanan yang menghabiskan waktu sekitar tiga jam, Josh dan Mike akhirnya sampai di kota terdekat dengan kampung para janda. Tempat yang mereka sambangi pertama kalinya adalah Bank yang bisa melayani transaksi internasional. Beruntung kartu yang mereka gunakan adalah kartu bank yang memiliki logo khusus dimana logo tersebut merupakan simbol kalau bank yang di gunakan Mike dan Josh adalah Bank yang bisa melakukan transaksi di seluruh dunia.


Begitu mereka mengambil beberapa uang dalam jumlah yang cukup banyak, dan tentunya sesuai dengan mata uang yang berlaku di negara ini, tempat pertama yang mereka kunjungi adalah toko pakaian. Josh dan Mike memang membutuhkan beberapa kaos, kemeja, celana dan juga yang lainnya. Cukup lama mereka berbelanja di sana. Ada beberapa toko yang masuki guna mencari barang yang cocok untuk mereka sendiri.


Setelah selesai dengan urusan pakaian, dua bule itu pergi menuju ke apotik untuk membeli beberapa obat yang mungkin dibutuhkan suatu saat nanti. Mike juga mampir sejenak ke mini market yang ada di sana guna memberi beberapa makanan ringan dan juga memborong pengaman.


Setelah semua yang mereka butuhkan sudah terbeli, Josh dan Mike mampir ke pasar, guna membeli beberapa kebutuhan pokok untuk mereka berikan ke Pak Kades dan pondok janda serta beberapa warga yang selama ini membantu mereka. Tentu saja mereka tidak sendirian dalam belanja itu semua. Josh dan Mike dibantu sang sopir yang mengantar mereka setiap mereka singgah ke beberapa toko maupun lapak jualan.


Kehadiran dua bule di pasar, tentu saja menarik perhatian hampir semua warga yang melihatnya. Bahkan banyak sekali warga yang meminta mereka untuk sekedar foto bersama. Josh dan Mike cukup tersanjung dengan keramahan para penduduk di sana. Meski mereka tidak saling kenal, tapi mereka terasa begitu akrab dengan penduduk lokal.


Sebelum pulang ke kampung, Josh dan Mike singgah sejenak di warung makan. Tenaga yang cukup terkuras banyak membuat mereka harus mengisi perut mereka yang sudah meronta.


"Semalam kamu dapat informasi apa, Josh? Selama berjaga di pondok janda?" tanya Mike di sela sela menikmati makanan daerah tersebut. Mereka sengaja ngobrol menggunakan bahasa negara asal mereka.

__ADS_1


Josh menggelengkan kepalanya bebersapa kali. "Tidak ada informasi yang penting. Kata wanita yang tadi pulang bersama saya, jangan membicarakan tentang berlian di dalam pondok janda."


"Loh? Kenapa?" Mike terlihat heran dengan apa yang Josh katakan.


"Terlalu sensitif. Katanya, gara gara berlian itu, para penghuni pondok janda saling curiga satu sama lain. Yah, kehangatan dan keakraban yang sering kita lihat ternyata palsu."


"Loh, kok bisa gitu? Terus semalam kamu ngapain saja?"


"Biasalah, menikmati janda sempit. Ada seorang wanita yang malu malu tapi mau. Unik juga wanita disini, harus ada rayuan dulu baru mau diajak berhubungan badan."


"Hahaha ... nanti malam kira kira ada nggak ya yang menemani aku tidur? Nanti malam tugas kamu, kan, yang berjaga?"


Mike sontak mengiyakan. "Apa kamu mau saya kirim wanita ke rumah?"


"Ide bagus tuh. Boleh."

__ADS_1


"Sekalian, kamu cari info tentang berlian itu. Kata Rafiya, berlian memang ada di pondok janda, dan dia mencurigai tiga orang."


"Loh? Kok bisa gitu?"


Mike lantas menceritakan kembali informasi yang dia dapatkan dari wanita yang semalam menemaninya tidur. "Nanti aku coba pancing salah satu wanita itu untuk menemani kamu, gimana?"


"Ide bagus, Mike. Begitu lebih baik."


"Oke."


Begitu semuanya sudah selesai, kedua bule itu segera saja beranjak menuju mobil untuk pulang karena hari sudah hampir petang. Disaat bersamaan, tanpa sengaja ada seseong yang terkejut melihat dua bule yang dikabarkan hilang beberapa waktu yang lalu.


"Bukankah itu Josh dan Mike? Mereka masih hidup? Tinggal dimana mereka? Wah! Sepertinya aku harus mengikutinya!"


...@@@@@...

__ADS_1


__ADS_2