BULE NYASAR JADI REBUTAN

BULE NYASAR JADI REBUTAN
Ken Yang Menyebalkan


__ADS_3

Setelah mengusap wajahnya beberapa kali karena rasaa frustasi, Mike kembali bergabung dengan yang lain untuk melanjutkan pekerjaannya. Tentu saja gerak gerik Mike menjadi perhatian Ken dan Josh yang ada di tempat yang sama saat ini. Mereka menerka nerka sendiri tentang apa yang dibicarakan oleh Mike dengan wanita yang sudah pergi dengan wajah yang terlihat marah dan kecewa.


"Wanita tadi kenapa, Mike?" tanya Josh yang sekarang sudah berpindah duduk di dekat Mike. karena rasa penasaran yang membuncah, dia sampai rela berpindah tempat duduk di sebelah Mike, menyingkirkan seorang penduduk yang ada di sana untuk bergeser. "Sepertinya tadi dia marah?"


"Yah, kamu kayak nggak tahu aja, Josh. Kamu tahu kan wanita tadi itu siapa?" balas Mike sembari terus melanjutkan pekerjaannya yaitu menakar beras. Di saat Josh akan mengeluarkan suaranya, mereka dikejutkan dengan datangnya Ken yang ada diantara mereka secara tiba tiba.


"Kamu ngapain disini?" protes Josh langsung menunjukkan raut wajah tak sukanya.


"Penasaran aja dengan apa yang kalian bicarakan. Apa ini ada kaitannya dengan wanita tadi? Apa dia pacar kamu, Mike?" cecar Ken tanpa peduli kalau kedua pria yang dia ajak bicara menujukan raut wajah yang tidak senang.


"Kamu kurang kerjaan banget ya, Ken. Sampai mau ikut campur urusan kami segala?" sungut Mike.

__ADS_1


Ken hanya cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Sedangkan Josh memilih bangkit dan kembali berpindah duduk ke tempat semula karena kesal dengan datangnya Ken. Meski dia sebenarnya masih penasaran apa yang Mike lakukan kepada Marina.


"Kalian ternyata sudah dianggap istimewa yah di kampung ini, sampai penduduk sangat akrab dengan kalian," ucap Ken yang masih tidak peduli dengan ketidak sukaan Mike saat ini.


"Semua itu karena buah dari apa yang kita tanam. Memangnya kamu, datang kemari cuma janji doang mau memberi bantuan, tapi mana? cuma mulut doang yan keluar tapi tindakannya nol," cibir Mike.


Ken hanya mendengus dan dia tidak bisa membalas perkataan pria bule itu. Biarkan Bagaimanapun apa yang dikatakan oleh Mike cukup menyinggung perasaannya. Sampai detik ini aksinya untuk memberi bantuan memang belum terlihat, padahal Ken sudah memberi tahu Pak kades tentang bantuan yang akan dia berikan sejak beberapa hari yang lalu. Namun sampai saat ini, bantuan yang Ken janjikan belum turun juga.


Hingga waktu terus bergulir, tugas membagi sembako pun berjalan dengan sangat lancar. para warga yang kebanyakan dari kalangan tidak mampu, merasa senang menerima bantuan yang sangat sederhana itu. Mereka bahkan mendoakan kebaikan untuk Mike dan Josh. Begitu acara berbagi sembako selesai, dua bule itu memilih kembali ke rumah mereka. Tentu saja di sana ada Ken juga.


"Bukan begitu, Josh. Aku hanya tidak ada teman untuk ngobrol. Sedangkan disini yang pandai berbahasa inggris cuma kalian dan pemimpin kampung ini," balas Ken apa adanya, karena apa yang dikatakan Ken memang benar, Ken kesepian berada disini.

__ADS_1


"Sudah tahu disini tidak ada lawan bicara, ngapain kamu maksa untuk tinggal disini? Merepotkan saja," Josh masih menunjukkan rasa kealnya. begitulah Josh, dia terlihat lebih mudah emosi jika brtemu dengan Ken. Entah apa yang terjadi d masa lalu, yan pasti Josh akan selalu terlihat kesal jika berhadapan dengan Ken.


Apa yang Josh ucapkan memang benar. Seharurnya Ken kesini membawa teman yang bisa berbahasa negara ini, agar bisa berinteraksi dengan warga lokal. "Baiklah, Josh, terima kasih atas arannya. Saya akan kembali ke kota dan akan membawa seseorang untuk kesini.," balas Ken sambil berlalu dan terlebih dulu masuk ke alam rumah yang Josh tempati.


"Dasar tidak tahu malu," umpat Josh merasa kesal.


"Sepertinya malam ini, aku harus menginap di rumah Marina," ucap Mike yang lebih memilih membahas yan lainnya daripada membahas sikap Ken.


"Kenapa? Apa dia minta jatah isi celana kamu?" tanya Josh. Keduanya kini sedang melanjutkan langfkah pelan mereka menuju ke dalam rumah.


"Yah, seperti yang kamu lihat tadi. sepertinya dia marah karena aku hanya fokus menjaga para janda. Apa yang Marina katakan memang ada benarnya sih, kita hanya fokus menjaga janda tapi tidak memikirkan penduduk yang lain. Dengan kejadian semalam tentang penyusup yang ada di pondok janda, warga yang lain pasti kembali merasa ketakutan."

__ADS_1


Josh yang mmendengar ucapan Mike sontak saja membenarkan ucapan temannya. Josh pun tampak berpikir mencari jalan keluar untuk ini. Hingga beberapa saat kemudian saat matanya menangkap sosok Mike, josh langsung menemukan ide. "Kita manfaatkan dia aja, gimana?" ucap Josh sambil menunjuk ke arah Ken yang sedang terbaring di atas kursi.


...@@@@@@...


__ADS_2