BULE NYASAR JADI REBUTAN

BULE NYASAR JADI REBUTAN
Tawaran Dari Tetangga


__ADS_3

"Kalau kamu merasa sedih dan butuh tempat bersandar, bersandarlah di bahuku, Nona. Kemarilah."


Wanita bernama Marina itu sontak terkesiap. Sejenak dia menatap wajah bule yang senyumnya sangat meresahkan hingga wanita itu langsung menunduk menyembunyikan rasa malunya.


Mike sendiri merasa heran, meski ada rasa senang juga, karena baru kali ini ada wanita yang menunjukkan sikap malu pada pria itu. Bagi Mike, ini suatu kejadian langka. Selama Mike mengenal lawan jenis dan berhubungan badan, kebanyakan wanitalah yang memasrahkan dirinya sendiri untuk Mike nikmati.


Namun untuk kali ini, untuk pertama kalinya, Mike menghadapi wanita yang menunjukkan rasa malu terlebih dahulu meski hatinya menginginkan yang lebih dari bule itu. Bahkan wanita itu semakin terkesiap dan salah tingkah saat jari jemarinya tiba tiba disentuh lalu digenggam oleh Mike. Wanita bernama Marina semakin menundukkan wajahnya.


Berbeda dengan apa yang dilakukan Mike. Di tempat terpisah, Josh malah sedang duduk sendirian di atas bangku panjang menikmati suasana kampung yang remang remang. Niat hati ingin bertandang ke pondok janda, tapi pria itu bingung, akan memakai alasan seperti apa yang masuk akal agar bisa bertandang dan menginap di pondok janda. Sambil merenung mencari alasan yang tepat, Josh terpaku di atas bangku kayu di depan tempat tinggalnya.


"Tuan Bule? Lagi ngapain?" sebuah pertanyaan meluncur dari luar pagar bambu dan suara itu cukup mengejutkan pria yang sedang melamun di sana. Si pemilik suara tersenyum melihat keterkejutan Josh. Di bukanya pintu pagar bambu dan si pemilik suara mendekat ke arah Josh berada. "Anda sedang melamun?"


Josh sontak menunjukkan senyum manisnya. "Ya seperti yang anda lihat, Nona."

__ADS_1


Si pemilik suara yang ternyata seorang wanita, sampai terpana melihat senyum Josh yang sangat menawan. Ada perasaan resah pada wanita itu karena melihat penampilan Josh yang bertelanjang dada. "Apa kedatangan saya mengganggu?"


Sejenak kening Josh berkerut, tapi tak lama kemudian pria itu kembali memamerkan senyum manisnya. "Tentu saja tidak, Nona. Justru saya sangat senang melihat Nona berada disini."


"Benarkah?" wajah si wanita langung berbinar, dan dia semakin senang saat matanya menangkap gerakan kepala Josh yang mengangguk. "Memangnya Tuan Bule yang satunya kemana, Tuan?"


"Tadi pergi sama Pak Kades," jawab Josh asal. Dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya kalau Mike sedang bermalam di rumah salah satu warga. "Apa Nona ada perlu sama dia?"


"Tidak," Wanita itu langsung membantahnya dengan tegas. "Justru saya kesini, ingin bertemu dengan Tuan."


"Dimana saja saya mau, Tuan," jawab Si wanita antusias.


"Ya sudah, di sini dulu aja ya, Nona. Silakan Nona duduk?"

__ADS_1


"Duduk? Maksud Tuan, saya duduk didekat Tuan bule?" tanya si wanita itu dengan wajah terlijat terkejut meski hatinya girang bukan main. Kapan lagi duduk bersebalahan dengan bule tampan. Melihat Josh menganggukan kepalanya, rasanya wanita itu ingin berteriak sekeras kerasnya. Dengan malu malu wanita itu mendekat dan perlahan duduk di sisi bangku yang lain tapi masih satu bangku dengan Mike.


"Apa saya terlihat seperti kotoran? Kok duduknya menepi gitu?" mendengar pertanyaan Josh, kembali membuat wanita itu terkesiap. Rasa senangnya makin bertambah, meski dia tahan dengan sikap malu malu.


"Bukan begitu, Tuan. Saya hanya merasa tidak enak saja," kilah wanita itu. Padahal di dalam hatinya, dia sangat ingin menempel dan meraba tubuh kekar bule tampan yang sedang tersenyum menatapnya. Tatapan matanya Josh saja sudah sangat menggelisahkan wanita itu, apa lagi yang lainnya.


Josh sendiri juga sebenarnya merasa heran. Bagi Josh, baru kali ini ada wanita agak jual mahal sama dia. Biasanya yang Josh alami, banyak wanita yang akan langsung bertindak agresif saat berdua bersamanya. Bahkan dalam keadaan kepepet pun, banyak wanita yang rela langsung lepas baju atau membuka kedua kakinya demi bisa dimasuki milik Josh.


"Memang Nona ada perlu apa sama saya? Sampai Nona rela datang kesini malam malam?" tanya Josh begitu si wanita sudah menggeser tubuhnya menjadi lebih dekat.


"Kan rumah saya dekat, Tuan. Tuh disana!" ucap Si wanita sambil menunjuk rumah yang letaknya memang tidak terlalu jauh. "Tadi saat saya keluar rumah, saya melihat Tuan bule, jadi saya kesini deh, karena memang ada yang ingin saya tanyakan."


"Tanyakan saja, silakan."

__ADS_1


"Tuan, apakah tuan bule mau menjadi selingkuhan saya?"


...@@@@@...


__ADS_2