
"Terima kasih ya, Nona?"
Terima kasih untuk apa, Tuan?"
"Terima kasih untuk sarapannya."
"kan Tuan bule sarapan dua kali, sarapan nasi dan sarapan tubuh saya. Terima kasihnya untuk sarapan yang mana ini?"
Josh langsung saja tersenyum lebar lalu tangannya bergerak dan mengusap wanita yang baru saja dia nikmati lubang nikmatnya. Hanya dengan sedikit rayuan, wanita haus belaian itupun akhirnya bisa jatuh ke dalam pelukan Josh dan mau berbagi keringat bersama di saat orang sedang beraktifitas di pagi yang sudah menuju siang.
"Terima kasih untuk keduanya. Maaf cuma bisa main satu ronde saja, tidak lebih."
Wanita beranak satu itupun sontak tersenyum. "Tidak apa apa, Tuan. Saya juga ngucapin terima kasih karena Tuan mau main sama saya. Saya pikir Tuan orangnya pemilih, hanya mau bercinta dengan wanita cantik saja. Soalnya Tuan terlalu tampan untuk wanita biasa seperti saya."
"Hahahah ..." Josh malah terkekeh. "Tidak ada wanita jelek dimata saya, Nona. Ukuran cantik atau jelek dimata saya itu tergantrung sifatnya. Yang aku lihat Nona itu baik. bahkan Nona mau melakukan apa saja untuk putra Nona. Bukankah itu kecantikan yang sebenernya?"
__ADS_1
wanita itu mencebikkan bibirnya." Ternyata Tuan Bule bisa gombal juga. Udah sana lebih baik Tuan cepat pulang, kalau masih lama disini, nanti saya minta satu ronde lagi gimana? Emangnya Tuan mau?"
"Hahaha ... kalau kondisinya memungkinkan ya, saya pasti mau main beberapa ronde sama anda, Nona."
Si wanita kembali mendengus. "Nggak perlu ngasih harapan, Tuan. Katanya Tuan tidak mau menjalin hubungan khusus dengan wanita. Kalau Tuan berbicara seperti itu, nanti yang ada wanita yang Tuan rayu bisa jatuh cinta sama anda."
"baiklah, baiklah. YA udah saya pulung dulu ya, Nona. Semoga suatu saat nanti saya bisa mampir kesini lagi."
Wanita itu hanya mengangguk. Tak lama setelahnya Josh pun melangkah keluar dari rumah tersebut. Niat awal hanya mampir untuk numpang minum, tapi ujung ujungnya mereka berakhir diranjang setelah sarapan usai. Begitu keluar rumah, ternyata panas sudah cukup menyengat. Padahal saat olahraga tadi pagi, udara masih terasa sejuk.
"Darimana kamu, Josh? Kok nggak pakai sandal?" celetuk seseorang yang Josh kenal saat langkah kakinya menginjak pada setapak di depan salah satu rumah warga. Josh menoleh ke sumber suara dengan kening yang berkerut.
"Mike, kamu baru pulang?"
MIke lantas cengengesan. Selain Mike, terlihat di depan pintu rumah itu, seorang wanita pemilik rumah sedang tersenyum ke arah Josh dan wanita itu lantas menutup pintu setelah Mike pamitan. Dia menghampiri Josh lalu mereka pulang bersama.
__ADS_1
"Kamu ngapain saja di rumah Marina sampai siang begini?" Josh kembali bertanya.
"Ya nggak perlu kamu tanya lah, Josh. Kamu juga pasti tahu jawabannya. Lagian kalau aku pulang pagi ya mau ngapaian. Nggak ada kerjaan juga kan."
"Iya sih. Aku juga merasa suntuk. Disini kita cuma makan, tidur, dan bercinta doang. Bosen sih. Tapi kita memang tidak ada kerjaan lagi selain itu."
Mike lantas tertawa kecil. "Maka itu aku sengaja pulang lebih siang. Ini aja kita pulang mau ngapaian coba? Eh, Kamu sendiri dari mana sih?"
Josh menjawab pertanyaan Mike sekalian menceritakan apa yang dia lakukan pagi tadi sampai dia baru pulang saat ini. Mike yang mendengarnya langsung terkekeh. Karena memang keduanya tidak ada pekerjaan yang yang bisa mereka lakukan. Tidak seperti saat keduanya trnggal di negaranya.
Meski Josh dan Mike bekerja sebagai pencuri profesional, tapi dinegaranya mereka juga memiliki usaha sendiri yaitu sebuah cafe dan juga club malam. Jika tidak ada jadwal untuk beraksi, mereka akan menghabiskan wakunya di sana. Tentu saja dengan penyamaran yang sededmikian rupa agar mereka tidak dikenali oleh musuh musuh mereka.
Tapi mungkin, karena saat ini mereka berada disini, tempat usaha mereka pasti terbengkalai, walaupun ada pekerja di tempat itu, tetap saja yang mengatur segalanya kan mereka berdua. Karena dari club tersebut, Josh dan mike sering melakukan transaksi lainnya.
Saat keduanya sedang asyik ngobrol dan langkah kaki mereka sudah hampir dekat menuju tempat tinggal, Josh dan Mike dibuat tercengang dengan apa yang mereka lihat di depan rumah mereka. Tentu saja hati mereka bertanya tanya, ada apa ini?
__ADS_1
...@@@@@...