BULE NYASAR JADI REBUTAN

BULE NYASAR JADI REBUTAN
Suara Mengejutkan


__ADS_3

Detik demi detik waktu terus bergulir. Malam yang kini semakin larut terus menghembuskan udara dinginnya, menelusup ke seluruh ruangan melalui berbagai celah yang bisa dilalui oleh angin. Udara yang cukup dingin itu membuat seorang wanita sedikit menggigil sambil marapatkan kain untuk menutupi tubuhnya.


Apa yang dilakukan wanita itu cukup menarik perhatian pria yang sejak beberapa menit yang lalu ada dalam satu ruang bersamanya. Pria itu sesekali mengernyitkan keningnya melihat tingkah si wanita, tapi kadang senyumnya juga terkembang jika tingkah wanita yang sedang bersamanya terlihat menggemaskan.


Dialah Mike, pria yang sedang bertugas menjadi penjaga para wanita di sebuah tempat tingal khusus untuk para wanita yang sudah berpisah dari suami mereka dengan berbagai alasan. Setelah mengobrol cukup lama dengan sekumpulan wanita yang berstatus janda, Mike memutuskan untuk beristirahat di kamar yang memang telah disediakan. Agar mike tidak merasa jenuh, dipilhlah satu wanita untuk menemaninya.


"Apa udaranya sangat dingin sampai kamu menggigil seperti itu, Nona?" tanya Mike kepada wanita yang menemaninya.


Wanita bernama Melan itu bukannya menjawab tapi dia malah menunjukkan rasa herannya kepada Mike. "Apa Tuan tidak merasakan kalau malam ini udara lebih dingin dari biasanya?"


Mendengar pertanyaan seperti itu, sontak saja Mike langsung menggeleng. "Tidak, malah saya merasa gerah dan ingin melepas baju saya," balas MIke sambil melepas kaos yang dia pakai.


Mata Melan sontak saja langsung membelalak, lalu dia berpaling memandang ke arah lain. mike yang sudah cukup hafal dengan sikap malu malu wanita di sini hanya bisa menyunggingkan senyumnya. Sudah bisa ditebak, nanti akan berakhir seperti apa. Begitu kaos terlepas dari tubuhnya, Mike langsung saja bergeser agar bisa lebih dekat dengan wnita yang sedng malu menatap dirinya.


"Tuan mau ngapain?" tanya Melan semakin terkejut karen Mike mendekat.


"Memberi kamu kehangatan. Sudah tidak perlu takut atau mikir macam macam. Bukankah kamu juga menginginkannya?" ucap Mike tanpa basa basi. dia langsung menarik kain yang menutup tubuh Melan dan menarik wanita itu agar mau merebahkan tubuhnya bersama.


Tebakan Mike memang benar, Melan memang menginginkan hal itu terjadi. Tanpa terlalu banyak drama, Melan langsung saja menuruti ajakan Mike untuk berbaring bersama. Mike benar benar memberi kehangatan pada wanita itu. Dia menenggelamkan kepala Melan ke dalam pelukannya. Melan sendiri langsung diserang rasa gelisah saat ini. Meski ada sisi hati yang merasa bahagia, tapi dia tidak menyangka akan secepat ini berada dalam pelukan seorang pria yang menjadi impian bagi hampir seluruh wanita yang ada di kampung itu.

__ADS_1


"Gimana? lebih hangat tubuh saya atau kain itu?" tanya mike sambil membelai lembut wanita yang sedang dia dekap.


"Lebih hangat tubuh anda, Tuan." jawab Melan dengan suara yang agak bergetar.


Senyum Mike lantas terkembang. "Eh, tapi aku belum mandi loh, Nona nggak jijik, kan?"


"Tidak. Aku malah senang bau badan pria yang belum mandi, Tuan."


"Benarkah?"


Melan langsung mengiyakan. "Dulu saat saya masih bersuami, saya sering melarang suami saya untuk mandi sore. Setiap saya mau tidur, saya selalu mencium ketiaknya hingga saya terlelap."


"Tidak, malah saya dulu sering marah kalau tubuh suami saya bau wangi. Aneh sih, tapi itu kenyataannya."


"Lalu sejak kapan Nona berpisah dengan suami Nona?"


"Cukup lama, Tuan, hampir lima tahun. Pernikahanku tidak bertahan lama, belum genap satu tahun menikah, kami malah bercerai.


"Alasannya? Padahal Nona cukup cantik loh?"

__ADS_1


"Yang jelas karena ekonomi dan kdrt menjadi faktor utama yang menyebabkan saya memilih menjadi janda, Tuan."


"Bukan perselingkuhan?"


"Bukan. Sebenarnya suami saya tipe pria yang setia, cuma ya dia pemalas. Selain enggan bekerja, dia juga suka sekali berjudi. Tiap kalah judi selalu saya yang jadi korban kemarahannya. saya juga tidak menyangka, wajah aslinya baru saya ketahui ketika usia pernikahan saya berjalan tiga bulan."


"Loh, kok bisa gitu?


"Aku juga ngak nyangka tuan, kami menjalin hubungan selama enam bulan. Salah aku juga mungkin yang dibutakan cinta saat itu, jadi memutuskan untuk menikah. padahal awalnya orang tua juga melarang karena saat itu dia juga belum bekerja. Mungkin memang sudah nasib saya, semua sifat asli dia terbuka setelah kami menikah."


"Apa kamu menyesal?"


"Sudah pasti, makanya saya memutuskan tinggal di rumah ini daripada kembali ke rumah orang tua. Saya merasa nggak enak dan malu sama mereka."


Mike nampak mengangukkan kepalanya beberapa kali sebagai tanda kalau dia mengerti dengan apa yang dirasakan wanita itu. Di saat Mike akan kembali membuka suaranya, tiba tiba terdengar suara yang cukup kencang dan mengejutkan mereka.


Brak!


"Suara apa itu?"

__ADS_1


...@@@@@...


__ADS_2