
Pagi ini, suasana di kampung janda kembali dibuat heboh. Peristiwa tak terduga kembal terjadi di kampung yang jarang sekali mengalami keributan. Tapi pagi ini sejumlah polisi terlihat berdatangan ke kampung itu untuk menangkap seseorang yang menyamar sebagai tamu di kampung tersebut. Mereka tidak menyangka kalau tamu yang mereka terima adalah seorang penjahat.
Yang paling merasa syok dengan kenyataan yang terjadi saat ini adalah pria tua pemegang kekuasaan tertinggi di kampung ini. Pria yang lebih akrab dipanggil Pak kades daripada namanya sendiri itu, nampak begitu terkejut kalau salah satu tamu yang dia terima dengaan baik justru dalang dibalik penculikan yang terjadi beberapa hari yang lalu.
Selain terkejut kalau tamunya yang bernama Red adalah otak dari penculikan yang terjadi, Pak kades juga semakin dibuat syok saat mengetahui informasi kalau kedatangan Red tadi malam adalah untuk meneror warga kampung ini dan kembali melakukan kekerasan pada warganya. Laporan dari para penghuni pondok janda membuat Pak kades lebih banyak diam karena berita ini sungguh sangat mengejutkan.
Peristiwa pagi ini juga membuat Pak kades dilema. Dari penuturan para janda, semua yang terjadi pagi ini adalah berkat pertolongan Josh dan Mike. Pak kades tidak menyangka kalau orang yang telah diusir warganya, masih peduli pada keadaan kampung ini. Lalu yang menjadi pertanyaan pak kades sekarang adalah darimana dua bule itu tahu kalau kampung ini sedang dalam masalah.
Penangkapan Red pagi ini juga cukup membuat keberadaan tiga bule yang ada di sana juga merasa khawatir. Mereka semua tahu, jika sudah berurusan dengan pihak keamanan, berarti masalah akan menjadi semakin rumit dan hal ini bisa berdampak pada tujuan mereka datang ke kampung ini gagal total. Apa lagi mereka juga mendapat kabar kalau berlian yang sedang mereka incar, kini sudah berada di kantor polisi untuk digunakan pihak polisi sebagai barang bukti.
"Bagaimana ini? Kita pasti akan tertahan disini dalam waktu yang cukup lama? Belum lagi kemarahan Tuan Arnold kalau mengetahui berita ini, pasti dia akan murka," keluh Daniel nampak begitu dangat khawatir.
__ADS_1
"Kamu tenang saja, kita nanti pikirkan jalan keluarnya sama sama. Kita tidak bisa pasrah begitu saja," balas Alex mencoba tenang meski dirinya juga dilanda panik yang luar biasa.
Sementara Ken sendiri juga keadaannya tak jauh beda dengan Daniel dan Alex. Tapi dibalik rasa gelisahnya, ada rasa lega saat menyaksikan peristia pagi ini. Penghalang terbesarnya saat ini telah pergi, bahkan sampai ditangani oleh pihak polisi. Ken cukup berterrima kasih atas kecerdasan yang ada pada Josh dan Mike.
"Dimana Tuan bule sekarang?" tanya pak Kades kepada para penduduk janda yang masih berkerumun di hal;aman rumahnya meski para penjahat sudah tidak kelihatan batang hidungnya.
"mungkin mereka sedang istirahat di salah satu rumah warga, Pak. Soalnya dari semalaman, Tuan bule tidak tidur demi lancarnya rencana pagi ini," jawab salah satu janda dengan sangat antusias.
"Benar, Pak. Tadi pagi saja setelah dari kantor polisi, Tuan bule terlihat sangat lelah. Kami sih sudah meminta mereka untuk istirahat di pondok janda, tapi mereka menolak dan memilih tidur di rumah warga," janda yang lain ikut menimpali.
"Meskipun Tuan bule tidak cerita, kami tahu kalau Tuan bule tulus menolong warga kampung ini, Pak," salah satu janda kembali menjawab dengan santai dan sangat enteng. "Kalau Tuan bule memang berencana memiliki berlian yang ditemukan di kampung ini, bisa saja semalam tuan bule memilih kabur dari kampung ini."
__ADS_1
"Kenapa bisa begitu?" tanya Pak kades yang kembali merasa terkejut dengan jawaban para janda.
"Semalam kami telah menyerahkan berlian yang kami temukan pada Tuan bule. Seandainya Tuan bule berniat memiliki berlian itu, seharusnya semalam mereka kabur, bukannya lapor polisi dan memberikan berlian itu sebagai barang bukti."
Pak kades nampak manggut manggut dan kali ini dia terdiam serta hanyut dalam pemikiran yang sedang terjadi di dalam kepalanya. Namun, semakin mencerna semua ucapan para janda dan mengaitkan segalanya dengan apa yang terjadi sejak kemarin, Pak kades seketika langsung memandang ke arah dua bule yang masih berada di sana.
"Tuan apa boleh saya bertaanya?" tanya Pak kades kepada Daniel dan juga Alex.
"Bertanya tentang apa, Tuan?" balas Alex yang merasa cukup terkejut saat pak kades melempar pertanyaan.
"Apa mungkin yang kalian ceritakan tentang Josh dan Mike adalah sebuah kebohongan juga?"
__ADS_1
Deg
...@@@@@...