Cafe And Restoran

Cafe And Restoran
Chapter 123:Main sebelum nikah


__ADS_3

Beberapa menit di kamar akhirnya Ryan keluar juga dengan penampilan lebih rapi. Ryan melangkah menuju meja makan kemudian duduk di sebelah Bimo. Di meja makan sudah ada berbagai macam makanan buatan Karina.


"Maaf aku telat datangnya" ucap Ryan yang mengelus kepala Bimo.


"Tidak apa - apa paman Ryab,ayo kita mulai makan bu" jawab Bimo yang lebih dulu melahap makan malamnya.


Mereka bertiga memulai makan malam. Tidak ada pembicaraan sama sekali diantara mereka bertiga tapi mata Karina tidak bisa lepas dari wajah Ryan. Sebenarnya Karina memiliki sesuatu yang ingin dibicarakan dengan Ryan tapi belum dapat kesempatan.


Beberapa menit berlalu makan malam sudah selesai. Saat ini Ryan sedang menidurkan Bimo dan Karina sibuk mencuci piring. Karina sudah selesai mencuci piring kemudian berjalan menuju kamarnya Bimo.


Saat akan membuka knop pintu tiba - tiba saja Ryan keluar dari kamar Bimo. Karina terkejut melihat Ryan. Mereka berdua saling pandang satu sama lain.


"Kenapa? Apa kau perlu sesuatu?" tanya Ryan yang memeluk pinggang Karina.


"Ah! Ada hal yang ingin kubicarakan denganmu" jawab Karina yang memegang kedua lengan Ryan yang melingkar di pinggangnya.


"Kita sebaiknya ke kamar".


Di kamar tidur, Ryan dan Karina duduk bersebelahan di pinggir kasur. Karina agak ragu harus memulai pembicaraan dari mana karena ini merupakan hal yang memalukan.

__ADS_1


"Katanya mau bicara,mau bicarakan apa?" Ryan memutuskan untuk memulai pembicaraan.


"Aku ingin bertanya apa yang kau bicarakan dengan Andi tadi? Apa hal yang penting" Karina memegang salah satu tangan Ryan.


"Ini penting tapi kau tidak perlu mengetahuinya karena ini adalah rahasia".


"Katakan saja Ryan! Aku penasaran".


"Tidak bisa sweetie lihat saja besok".


Karina mengembungkan pipinya mendengar ucapan Ryan. Melihat wajah imut Karina, Ryan mencubit kedua pipi sang kekasih lalu memberikan kecu pan ringan.


"Ah! Aku ingin itu....".


Ryan mengangkat sebelah alisnya yang menandakan dia tidak paham dengan maksud Karina tersebut. Kemudian kedua tangan Karina memegang paha Ryan lalu membuka lebar.


"Eh?! Tu-- tunggu dulu! Jadi ini yang kau maksud?!" tanya Ryan yang panik melihat tindakan Karina.


"Iya,memangnya apalagi? Tapi bolehkan?" jawab Karina dengan wajah imutnya.

__ADS_1


"Hehhh~.... Oke kalau begitu" akhirnya Ryan dengan terpaksa membiarkan Karina melakukan apa yang ingin dia lakukan.


Setelah bermain dengan adik kecil Ryan sekarang mereka berdua melanjutkan kegiatan selanjutnya dengan permainan lebih panas lagi. Karina harus menahan suaranya agar tidak membangunkan putranya. Untungnya Ryan memahami Karina yang menutup mulutnya. Tanpa aba - aba sama sekali Ryan membungkam mulut Karina dengan mulutnya.


Mereka berdua terus melakukan permainan mereka tapi dengan berhati - hati. Ryan melihat penampilan Karina tanpa berbusana dan tampak sangat seksi sekali. Dari penampilan tersebut hasrat Ryan untuk menyantap Karina semakin besar. Karina yag berada di bawah sudah sangat kelelahan dengan permainan ini tapi tidak dengan Ryan yang semakin bersemangat melakukan kegiatan panas ini. Yahh... Karina harua bersabar saja dengan energi yang dimiliki Ryan.


Hello guyss! Ini author dan tolong jangan di skip karena author mempunyai beberapa pengumuman. Mulai besok jadwal update novelnya berubah dan author ada nulis di apk lain yang berinisial Fi tapi novel yang itu berjudul bxb. Nah jadi author bagi jadwal updatenya,ini jadwal updatenya


Senin dan Jumat jadwalnya: cafe and restoran(kalau jumat author usahakan double update).


Selasa dan sabtu jadwalnya: bunga Lily milik tuan Edward(hari sabtu author usahakan double update).


Rabu dan kamis jadwalnya: di apk Fi yang berjudul David dan Hugo(Bagi yang berminat baca bxb silakan kunjungi novel author yang ini).


Baiklah sekian terima kasih dan jadwalnya dimulai minggu depan


Makasi yang sudah mampir dan baca


To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>>

__ADS_1


__ADS_2