
"Ayolah Hans! Kau pasti bisa melupakan dia" Ryan menggendong Bimo.
"Aku akan berusaha terima kasih Hans, aku permisi dulu" Hans beranjak pergi dari wilayah gereja sana.
Ryan melambaikan tangannya kepada Hans yang berjalan pergi menjauh. Bimo merasa kasihan kepada Hans. Setelah semua perjuangan yang selama ini telah dilakukan oleh Hans untuk menggapai Andi dengan mudahnya dihancurkan oleh satu wanita. Andi mulai tidak percaya Hans setelah semua kejadian ini tapi apa boleh buat? Semua sudah terlanjur...
...****************...
Persiapan pesta pernikahan terus berlanjut hingga ada satu masalah muncul. Masalah itu adalah tiba - tiba saja Hiro mendapat panggilan proyek ke luar negri saat hari pernikahannya. Hiro sudah menjelaskan hal ini kepada kliennya tapi si klien ngotot minta hari itu juga. Ya karena tidak ada pilihan lain terpaksa hari pernikahan Hiro dan Andi dimajukkan satu hari.
Ryan dan Andi saat ini sedang berada di bar nya Andi. Mereka membahas tentang hubungan masing - masing. Dimulai dari Ryan yang sedang berusaha memperjuangkan sang pujaan hati agar mendapat kepercayaannya dan Andi dalam masa down sekarang ini.
"Ryan!".
"Hm? Ada apa?".
"Apa kau tahu penyebab aku sial selama ini?".
"Tidak tahu! Mungkin.... Takdir? Entahlah".
__ADS_1
"Tapi kenapa takdirku harus begini?! Jadi homo! Kalau menjalin hubungan selalu sial! Dibuang! Diselingkuhi! Diabaikan! Jadi bahan pelampiasan! Aku harus bagaimana Ryan?!".
"Percuma saja kau mengeluh Andi.... Yang namanya hubungan pasti ada rintangannya jika tidak ada rintangannya maka, hubungan yang kita jalin selama ini akan merasa bosan. Kalau kau terus mengeluh seperti ini sama saja kau tidak mensyukuri apa yang kau dapat sekarang".
"Bagaimana aku bisa bersyukur?! Jika semua nasibku seperti ini! Akhhh!!!".
"Tenangkan dirimu bro! Bukan kau saja yang mengalami hsl seperti ini namun orang lain juga".
"Aku tahu! Tapi aku ingin mengubah takdirku! Aku harus bagaimana?".
"Jalani saja hidupmu seperti biasa dan syukuri apa yang kau dapat bukan berarti jika kau terkena musibah kau harus bersyukur namun kau harus bisa intropeksi diri. Sepertinya penyebab kau mendapatkan takdir seperti ini karena kau terlalu murahan".
"Lihat saja masa lalumu! Saat hubunganmu berakhir kau pasti langsung dapat yang baru sebab itulah aku memanggilmu murahan".
"Jika aku tidak mendapatkan yang baru menurutku itu hal yang aneh tapi...
perkataanmu ada benarnya juga".
"Biarkan masa lalu itu terkubur diingatanmu yang perlu kau lakukan sekarang adalah fokus tentang rumah tanggamu dan jangan bermain api".
__ADS_1
"Aku tahu Ryan! Terima kasih atas saranmu".
"Tidak perlu kata terima kasih yang aku inginkan adalah kakakmu saja".
Andi terkekeh pelan mendengar permintaan Ryan tersebut. Ryan tahu permintaannya ini termasuk sulit diwujudkan tapi dia akan terus berusaha apapun caranya. Andi memberikan segelas ang gur racikan dia sendiri kepada Ryan.
"Untukku?" tanya Ryan yang melihat isi gelas tersebut.
"Tentu saja! Itu resep baru dan belum dipasarkan. Coba kau minum" jawab Andi yang mengelap gelas lain di tangannya.
Ryan meneguk sedikit racikan baru Andi tersebut. Saat sampai di lidah, Ryan bisa merasakan sensai yang berbeda saat dirinya meminum ang gur. Rasa yang muncul di lidah Ryan adalah rasa manis dari kayu manis,anggur yang difiltrasi, dan ada satu rasa yang tidak bisa dijelaskan. Ryan sedikit bingung dengan rasa angg ur tersebut.
"Minuman ini enak namun aku tidak bisa memahami rasanya, apa kau bisa menjelaskannya?" Ryan meneguk habis minuman tersebut.
"Rasa ini aku ciptakan saat diriku merasa sedih. Saat aku merasa sedih tapi berusaha menutupinya dari rana publik itulah rasa yang aku buat di minuman itu" Andi meletakkan gelas yang dia lap tadi rak.
Ryan bisa memahami maksud ucapan Andi. Sekarang ini banyak orang yang berusaha menutupi kesedihannya melalui senyum palsu atau kebahagiaan palsunya. Jika para readers merasa demikian maka kalian sama seperti Andi,pesan author cuman yang sabar aja namanya juga hidup.
MAKASI YANG SUDAH MAMPIR DAN BACA
__ADS_1
To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>