
Ryan terdiam diberi pertanyaan seperti itu tapi dia harus menjawabnya. Beginilah jawaban Ryan,
"Tentu saja bisa! Paman bisa menjadi ayah keduamu namun paman ingin Bimo tidak melupakan ayah pertamamu. Juga waktu untuk menjadi ayahmu sepertinya memakan waktu yang cukup lama,apakah Bimo menunggu?".
"Bisa paman! Bimo akan menunggu. Jika paman memiliki pertanyaan mengenai ibu,paman bisa menghubungi Bimo kapan saja" Bimo merasa sangat senang mendengar jawaban Ryan.
Ryan menanggapinya dengan tawa saja. Keduanya kembali melanjutkan kegiatam masing - masing. Kemudian bunyi suara notifikasi pesan masuk dari ponsel Ryan. Dia pun melihat isi pesan tersebut.
"Besok berkumpul di markasku, Ryaiden yang menjemputmu" pesan ini berasal dari boti kesayangan kita yaitu Andi.
Ryan bisa melihat keseriusan Andi ingin mendapatkan data tersebut. Tapi dia memiliki pertanyaan besar di dalam otaknya yaitu untuk siapa data tersebut? Kenapa Andi sangat menginginkannya?. Ya sudahlah di chapter - chapter selanjutnya pasti ketahuan.
...****************...
__ADS_1
Keesokan harinya Ryan sudah dijemput oleh sang adik. Ryan meminta Tio untuk menjaga restorannya sebentar karena dia memiliki urusan. Kakak beradik itu sudah di dalam mobil dan langsung melaju ke markas Andi
Saat ini Ryan dan Ryaiden sedang berada di markas rahasia milik Andi. Ryan terpukau melihat kekuatan posisi Andi yang dimana wilayah yang tidak tercatat map online meniadi markasnya sekarang. Jadi tujuan Andi mengundang mereka berdua karena mereka berdua adalah manusia serba bisa.
Ryan dan Ryaiden menontoni Andi yang berusaha memasang layar monitor di dinding. Andi tampak mengalami kesulitan dalam mengangkat layarnya.
"Kalian berdua ayo bantu aku! Ini sangat berat" ucap Andi yang berusaha memasang layat monitor.
"Makanya olahraga bukannya olahraga bermain ran jang dengan pria lain" jawab Ryan yang sibuk memakan krepik yang disediakan.
"Heh! Aku colok nanti matamu itu" Ryan mengambil sebuah colokkan charger ponsel.
Andi menghiraukan Ryan dan kembali memasang layar tersebut. Setelah perjuangan yang cukup lama layar tersebut sudah dipasang. Andi mulai membahas rencana pencurian data besok.
__ADS_1
"Baiklah! Mari kita mulai membahas rencana pencurian data besok! Pertama - tama kita harus menyiapkan alat dan barangnya".
"Kedua kita harus berhati - hati masuk ke gedung tersebut karena tingkat keamanannya sangat tinggi. Jadi kit--- AHHH!!! APA - APAAN TADI ITU?!" belum selesai Andi berbicara sudah ada bom meledak yang tidak jauh dari markas.
Bom tersebut meledak di dekat tembok markasnya Andi. Untungnya bom tersebut tidak memberikan kerusakan apapun dan masih aman - aman saja. Kemudian selanjutnya ada empat orang berpakaian hitam menculik Andi.
"Hei! Apa yang kau lakukan?! Turunkan aku! Lepaskan aku!" Andi memukul - mukul punggung penculik tersebut.
Agar tidak memberikam efek melawan penculik yang lain menyuntikkan obat tidur dan terangsang di tubuh Andi. Lalu Ryan dan Ryaiden juga terkena suntikkan dengan obat tidur selama dua belas jam. Keduanya langsung jatuh tersungkur di lantai.
Empat penculik tersebut berhasil membawa Andi pergi. Ternyata empat penculik tersebut datang menggukam helikoptet. Tali tangga diturunkan untul empat penculik tersebut. Yang pertama diangkat adalah Andi. Setelah Andi diangkut baru empat penculik tersebut naik ke helikopter.
Alasan empat penculik tersebut bisa masuk karena semua penjaga yang menjaga berhasil ditaklukan dan sekarang semuanya sudah terkapar pingsan.
__ADS_1
MAKASI YANG SUDAH MAMPIR DAN BACA
To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>